
foto=Istimewa
NASIONALTERKINI.COM.Upacara,1 Maret berlangsung di stadion Mandala Krida Yogyakarta. Sejak pukul 07.00 WIB, ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan memadati stadion kebanggaan warga Yogyakarta.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi dimulai dengan laporan komandan upacara, dilanjutkan penghormatan kepada Sang Merah Putih dan pengibaran bendera diiringi lagu “Indonesia Raya”. Pembacaan Pancasila dan UUD 1945 menambah kekhidmatan suasana.Minggu:01/03/2026 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Barisan peserta berdiri tegak di bawah langit pagi yang cerah. Di tribun, masyarakat menyaksikan jalannya upacara dengan tertib. Momen ini menjadi penanda penting bagi Yogyakarta, kota yang memiliki jejak sejarah kuat dalam perjalanan republik.
Dalam amanatnya, Sultan mengingatkan kembali arti penting Serangan Umum 1 Maret 1949. Peristiwa tersebut, meski hanya berlangsung sekitar enam jam, menjadi bukti kepada dunia internasional bahwa Republik Indonesia masih ada dan berdaulat.
Peringatan 1 Maret di Mandala Krida bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia menjadi ruang refleksi atas perjuangan para pendahulu sekaligus pengingat bahwa kedaulatan harus terus dijaga. Upacara ditutup dengan doa bersama, sebelum pasukan dibubarkan secara tertib.
Dari stadion itu, Yogyakarta kembali menegaskan posisinya dalam sejarah bangsa—sebagai kota perjuangan yang tak lepas dari tonggak penegakan kedaulatan negara.Tutup :Sri Sultan(Aan)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
