Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Sleman Bukan Sekadar Seremoni Daerah
  • Awal 2026, IWOI Aceh Siap Lakukan Peremajaan Total Kepengurusan Daerah
  • Hipnoterapi Jadi Metode Utama Terapi Masalah Makan Anak, Pasien Datang hingga dari Luar Negeri Nasional
  • Sleman Siap Gelar Fun Run Perdana Bersama Bupati Daerah
  • Wakil Wali Kota Apresiasi ROTR 2026, Time Rally Makin Diminati Lintas Generasi Olah Raga
  • GKR Bendara Dorong Sinergi Wellness Dan Pariwisata di JCWF 2025 Nasional
  • Wabup Sleman Ajak Jaga Persatuan Lewat Dialog Kerukunan Umat Beragama Daerah
  • Lurik Gender Fluid, Rizz Ashar Angkat Semangat Wanita Modern dalam 14 Karya Fashion

Borobudur dan Perjalanan Menemukan Diri

Posted on Mei 7, 2025Mei 7, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Borobudur dan Perjalanan Menemukan Diri

NASIONALTERKINI.Borobudur bukan sekadar bangunan batu yang menjulang dalam kesunyian, bukan pula semata monumen arkeologis yang dibangun berabad-abad lalu. Ia adalah medan spiritual—ruang hening yang mengundang manusia untuk menyelami dirinya sendiri, menapaki makna yang tersembunyi di balik kehidupan sehari-hari. Dalam diamnya, Borobudur berbicara. Ia menyampaikan pesan yang tak dapat ditangkap hanya lewat penglihatan, melainkan harus dirasakan lewat hati yang bening dan pikiran yang sunyi.

Agus Budi Rahman, seorang pemerhati Pariwisata dan Budaya mengatakan bahwa Borobudur mengandung pesan transendental yang mendalam. Menurutnya, pencarian sejati dalam hidup ini tidak selalu harus bermuara pada penemuan atau jawaban. Justru, dalam kesadaran untuk berhenti mencari, manusia bisa menemukan kedamaian sejati. Borobudur, dalam hal ini, bukan hanya tempat yang dikunjungi, tetapi perjalanan itu sendiri—sebuah proses membebaskan diri dari keinginan untuk ‘menemukan’, dan mulai menerima apa adanya.Rabu:07/05/2025 di Yogyakarta

Struktur Borobudur yang terbagi dalam tiga tingkatan utama—Kamadatu, Rupadatu, dan Arupadatu—merupakan simbolisasi yang sarat makna. Kamadatu menggambarkan dunia nafsu dan keterikatan; Rupadatu merepresentasikan dunia bentuk dan kesadaran akan keindahan; sementara Arupadatu adalah puncak, dunia tanpa bentuk, tempat kesadaran murni melampaui batas-batas materi. Perjalanan menaiki Borobudur tidak hanya menapaki batu demi batu, tetapi juga membimbing batin melewati tahapan demi tahapan menuju pencerahanUngkapnya.

Angka-angka sakral 3, 6, dan 9 yang tercermin dalam struktur Borobudur bukanlah kebetulan. Angka-angka ini menggambarkan pola evolusi spiritual yang tidak berjalan lurus, tetapi spiral. Dalam spiral ini, setiap putaran membawa kita ke dalam lapisan kesadaran yang lebih dalam, lebih luas, lebih merdeka. Perjalanan spiritual tidak linear—ia penuh belokan, jeda, dan pengulangan yang mendewasakan.Paparnya

“Borobudur bukan tempat tujuan, tapi ruang perenungan,” ujar Agus Budi Rahman. Ia mengajak setiap peziarah untuk melepaskan segala beban ego dan konsep-konsep tentang diri. Dalam keheningan, ia berkata, kita dapat mengalami kesatuan yang tak terlukiskan—sebuah rasa menyatu dengan semesta yang tidak membutuhkan kata, tidak pula membutuhkan definisi. Saat kita menaiki undakan demi undakan, kita sebenarnya sedang menanggalkan satu per satu lapisan diri yang semu. Hingga pada akhirnya, yang tersisa bukan lagi ‘aku’ yang mencari, melainkan kesadaran yang hadir sepenuhnya—utuh dan bebas.

Kesadaran yang lahir dari pengalaman di Borobudur bukanlah sesuatu yang perlu dirayakan atau dijelaskan panjang lebar. Ia muncul dalam diam, hadir dalam kejernihan, dan terasa dalam kebebasan sejati—bebas dari bentuk, bebas dari konsep, bebas dari keinginan untuk memahami. Borobudur tidak mengikat, ia membebaskan. Ia tidak menawarkan jawaban, melainkan menyediakan ruang batin yang luas, tempat segala pertanyaan melebur menjadi satu: keheningan.Di sanalah, dalam ruang hening itulah, kedamaian sejati bermula.Tutup ;Agus(Tyo)

Daerah, Nasional, Pariwisata, Seni Budaya

Navigasi pos

Previous Post: Borobudur dan Peta Jiwa Wisata Religi Menyusuri Keheningan yang Mencerahkan
Next Post: Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2025 Festival Diplomacy untuk Masa Pariwisata Global

Related Posts

  • Candi Borobudur Peta Kosmis Kesadaran Nasional
  • Bekali Diri Menuju Ramadan 1447 H, Loman Park Hotel dan Hayfala Gelar Tarhib Akbar Daerah
  • Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Dari Yogyakarta, Gerakan Kembali pada Keseimbangan Hidup Nasional
  • Warga Siap Padati Titik Nobar, Dukung PSS Sleman Rebut Gelar Juara Nasional
  • Menyatu Dalam Hening Menemukan Diri di Kaki Gunung Slamet Daerah
  • Aileen Gallery, Art Vintage & Antique.Resmi Dibuka Januari 2026 Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Yogyakarta Kembali Jadi Pusat Kreativitas Pelajar Melalui Kontes Roket Air 2025 Daerah
  • Sadar Risiko, Siap Layanan: Keamanan dan Profesionalisme dalam Pariwisata DIY Daerah
  • Aileen Gallery, Art Vintage & Antique.Resmi Dibuka Januari 2026 Nasional
  • Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026 Nasional
  • Ketua Umum AWMI Sekaligus Dewan Pembina Pemuda Batak Bersatu: Mari Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Nasional
  • Kompetisi Roket Air: Lintasan Prestasi Anak Bangsa Menuju Masa Depan Uncategorized
  • Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana Dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum HAM Internasional UGM Nasional
  • Pendidikan Kompetensi dan Sertifikasi Kunci Daya Saing Mahasiswa di Dunia Kerja Nasional

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme