Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Ageman Menyulam Makna, Menyapa Zaman dari Babaran Segara Gunung Liifestyle
  • Harga Perak Global Melonjak, HS Silver Kotagede Kurangi Produksi Ekspor Bisnis
  • Royal Darmo Malioboro Hotel Tawarkan Promo Spesial Ramadan dan Lebaran 2025 Daerah
  • Meriahkan HUT Ke:1 Taman Budaya Embung Giwangan Gelar Pameran Komunitas Bertajuk “Srawung Rasa Nuswantara” Daerah
  • PT Garuda Mitra Sejati Gelar Buka Puasa Bersama 100 Awak Media Bisnis
  • TP PKK Sleman Didorong Sosialisasikan Batik dan Lurik Lokal Daerah
  • Lirik Lurik Lerek dalam Balutan “Lembah Manah”, Dina Rosaria Ajak Kembali pada Hati yang Tenang Fashion
  • Komunitas Kopi Nusantara Hadirkan Pop Up Slow Bar di Mutiara Malioboro Concept Store Kuliner

Borobudur yang Berbicara Menggeliatkan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Posted on Agustus 29, 2025Agustus 29, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Borobudur yang Berbicara Menggeliatkan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya


NASIONALTERKINI. Sekretaris Umum DPD PUTRI DIY dan Wakil Ketua Bidang Objek Daya Tarik Wisata dan Event DPD GIPI DIY. Borobudur berdiri bukan hanya sebagai monumen, tetapi sebagai aksara batu yang terus berbisik pada generasi kini. Relief-reliefnya adalah narasi tentang kosmologi, spiritualitas, dan identitas Nusantara yang telah melintasi abad. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi dan komodifikasi budaya, muncul pertanyaan mendasar: apakah warisan ini sekadar untuk dikagumi, ataukah ia dapat dihidupkan kembali sebagai energi penggerak ekonomi bangsa?

Ekonomi Kreatif: Data yang Bicara

Sektor ekonomi kreatif kini terbukti menjadi tulang punggung baru. Kontribusinya pada PDB Indonesia mencapai Rp 1.300 triliun pada 2022, setara 7,49% PDB, dan terus meningkat hingga 8,03% pada 2024. Serapan tenaga kerja melonjak dari 14 juta orang pada 2013 menjadi 26,47 juta pada 2024—lonjakan 89% dalam satu dekade. Bahkan, ekspor produk kreatif pada 2023 menembus US$ 23,96 miliar.

Tiga subsektor dominan adalah kuliner (±41%), fashion (±17%), dan kriya (±15%). Sementara subsektor yang tumbuh pesat meliputi film, animasi, seni pertunjukan, dan desain komunikasi visual. Data ini menegaskan satu hal: ekonomi kreatif bukan sekadar pelengkap, melainkan masa depan.

Borobudur: Laboratorium Peradaban dan Ekonomi

Di hadapan data tersebut, Borobudur memiliki posisi strategis. Ia bukan hanya magnet wisata, melainkan laboratorium peradaban yang bisa mengilhami inovasi ekonomi. Dari kriya berbasis relief, kuliner lokal, pertunjukan seni yang berakar pada filosofi candi, hingga ekowisata naratif—Borobudur adalah lahan subur bagi lahirnya culturepreneur.

Namun, ada tantangan filosofis yang tak kalah penting: bagaimana memastikan kreativitas tidak mereduksi makna Borobudur menjadi sekadar souvenir tanpa ruh? Bagaimana menjaga keseimbangan antara ekonomi dan makna, antara komodifikasi dan filosofi?

Generasi Muda: Penentu Arah

Edhie Baskoro Yudhoyono, dalam Forum Borobudur Culturepreneur, menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi pelaku utama dalam transformasi ini. Mereka memiliki energi, teknologi, dan keberanian untuk mengolah warisan menjadi inovasi. Tetapi, keberanian itu harus disertai kedalaman refleksi: bahwa setiap produk, festival, atau platform digital yang lahir dari Borobudur, adalah representasi dari identitas bangsa.

Agenda Strategis

  1. Festival Kreatif Berbasis Warisan – Menggabungkan tradisi dengan ekspresi kontemporer.
  2. Inkubator Budaya & Ekonomi – Kolaborasi universitas, komunitas, dan pelaku industri kreatif.
  3. Digitalisasi Borobudur – Platform interaktif yang menghidupkan kisah relief dan narasi lokal.
  4. Perlindungan Hak Budaya – Sertifikasi, HKI, dan sistem promosi global yang adil dan etis.

Borobudur adalah warisan yang tidak hanya meminta kita untuk menjaga, tetapi juga untuk menghidupkan. Ia menuntut generasi kini menjadikannya bukan sekadar monumen diam, melainkan sumber energi ekonomi dan spiritual.

Maka pertanyaannya bagi generasi muda adalah: beranikah kita menjadi “culturepreneur”—pengusaha budaya yang tidak hanya mengejar angka, tetapi juga menghidupkan makna. Pungkas:Aguss(Tyo)

Nasional, Pariwisata, Uncategorized

Navigasi pos

Previous Post: Fashion on The Street: NIXLY.ID dan BUCINI SHOES Usung Semangat “Retrovense Vanguard”
Next Post: Wisata Rasa di Tirta Lie’s Bakmi Festival Terbesar dan Terakhir di Sleman City Hall

Related Posts

  • Festival Kebaya di Candi Prambanan Kebaya Adalah Warisan Budaya Liifestyle
  • Rapat Koordinasi DPW-DPD IWO DIY Daerah
  • Wamenaker Dorong Serikat Buruh Terlibat Aktif dalam Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3 Nasional
  • HABIS GELAP TERBITLAH TERANG Ingsun II: RUPA DATU by Ayu Ghia Sugandhi Tampil di Kartini Tanpa Batas 2025 Fashion
  • Wabup Sleman Tinjau Pelayanan Publik Pasca Lebaran, Pastikan Layanan Kembali Normal Uncategorized
  • Dukungan 1O1 URBAN Heritage LYNN Prawirotaman Fashion on the Street 2025 Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Andong Masih Jadi Primadona Wisatawan untuk Menikmati Suasana Jogja Daerah
  • Aileen, Pelukis Cilik Kotagede yang Sudah Gelar Lima Pameran Tunggal di Usia 11 Tahun Nasional
  • 30 Finalis Dimas Diajeng Sleman 2025 Menuju Grand Final Daerah
  • Kirab Budaya Nusantara Tandai Usia Emas 50 Tahun SMKN 4 Yogyakarta Nasional
  • Kolaborasi LMAR dan Grand Diamond Hotel Yogyakarta Hadirkan Panggung Kreatif bagi Desainer Muda Daerah
  • ARTJOG 2025 Resmi Dibuka, Zulfa Faiz”Ibu Rumah Tangga “yang Menembus Panggung Seni Nasional Nasional
  • Eksplorasi Warna dalam Lapisan Waktu“Interval Palimpsest” Hadir di Artotel Suites Bianti Yogyakarta Daerah
  • Wisata Kesadaran dalam Orbit Energi 369: Membaca Dimensi Tersirat Borobudur Nasional

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme