
foto=General Manager Plaza Ambarrukmo, M. Ferra Devi, dalam konferensi pers
NASIONALTERKINI. COM. Dua dekade bukanlah perjalanan singkat. Sejak berdiri pada 5 Maret 2006, Plaza Ambarrukmo telah tumbuh melampaui fungsi pusat perbelanjaan. Ia menjelma menjadi ruang temu lintas generasi—tempat warga dan wisatawan berbagi cerita, merayakan momen, serta menikmati denyut budaya Kota Gudeg.
Memasuki usia ke-20, mal yang akrab disapa Amplaz ini mengusung tema “Swarnacitta”, berasal dari bahasa Sanskerta: Swarna (emas) dan Citta (jiwa). Maknanya, jiwa yang bernilai emas—simbol ketulusan, kehangatan, dan semangat kebersamaan yang terus bersinar dari waktu ke waktu. Rangkaian perayaan digelar pada 4–14 Maret 2026, memadukan atraksi budaya, hiburan, fesyen, hingga program belanja spesial yang dirancang untuk memperkuat daya tarik pariwisata Yogyakarta.
General Manager Plaza Ambarrukmo, M. Ferra Devi, dalam konferensi pers “Swarna Citta 20th Anniversary” yang digelar Kamis (26/2/2026) di Balcony Plaza Ambarrukmo, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni usia

“Dua puluh tahun adalah perjalanan penuh cerita. Kami ingin Plaza Ambarrukmo terus menjadi ruang publik yang hidup, hangat, dan relevan bagi masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan,” ujarnya.
Wayang 20 Jam Nonstop, Bidik Rekor MURI
Perayaan dibuka dengan pagelaran 20 Jam Nonstop Wayang Kulit pada 4–5 Maret 2026 di Roof Space, mulai pukul 14.00 WIB hingga 10.00 WIB keesokan harinya. Sebanyak 20 dalang, 20 sinden, dan 20 lakon akan tampil tanpa jeda. Agenda ini didaftarkan ke Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan tajuk “Pagelaran Wayang Kulit Nonstop Terlama di Pusat Perbelanjaan.”
Langkah ini menjadi simbol komitmen Amplaz dalam merawat budaya Jawa di ruang modern—menciptakan pengalaman wisata belanja yang sarat nilai tradisi.
Grebeg 5.306 Gunungan Legomoro
Masih pada 5 Maret 2026, kemeriahan berlanjut lewat Grebeg 5.306 Gunungan Legomoro di Alun-Alun Ambarrukmo, lengkap dengan kirab bergodo. Angka 5.306 merepresentasikan tanggal berdirinya Plaza Ambarrukmo: 5 Maret 2006. Sajian legomoro ini juga didaftarkan ke MURI sebagai “Sajian Legomoro Terbanyak.”
Momentum ini diproyeksikan menjadi daya tarik wisata berbasis budaya yang mampu mengundang partisipasi masyarakat sekaligus wisatawan domestik.
Idgitaf hingga Rizky Febian
Malam puncak 5 Maret akan dimeriahkan penampilan Idgitaf pukul 20.00 WIB, dilanjutkan dengan 500 Balloon Drop Celebration di Main Atrium. Ratusan balon berisi voucher belanja, elektronik, merchandise, hingga voucher menginap dari jaringan Ambarrukmo Group akan dijatuhkan serentak.
Rangkaian ulang tahun kemudian ditutup pada 14 Maret 2026 dengan penampilan Rizky Febian, menghadirkan magnet hiburan yang diyakini mampu menarik kunjungan wisatawan muda.
Modest Fashion dan Kolaborasi Nasional
Dari sektor fesyen, perayaan ini menghadirkan Modest Style Runway pada 6–7 Maret 2026 di Main Atrium, berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Yogyakarta serta Matahari Department Store.
Perwakilan IFC Yogyakarta, Sutardi, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum strategis memperkuat ekosistem modest fashion di Yogyakarta. “Plaza Ambarrukmo menjadi ruang penting bagi desainer lokal dan nasional untuk bertemu pasar,” ujarnya.
Kolaborasi lain hadir melalui Glam Meet Up Festival bersama Elzatta pada 8 Maret 2026. Acara ini menghadirkan kajian Islami, peragaan busana, serta penampilan Marcell Siahaan, menghadirkan nuansa inspiratif dalam balutan wisata belanja.
Diskon hingga Undian Motor dan Emas
Tak hanya budaya dan hiburan, program belanja turut menjadi magnet utama. Mulai dari The Tasty Twenty (Buy 1 Get 1 Free), Late Night Celebration dengan diskon hingga 50 persen, hingga undian Ambarrukmo ShopFest 2026 dengan hadiah motor, emas murni, dan berbagai gawai.
Assistant Manager Arya menuturkan, seluruh rangkaian dirancang agar setiap generasi dapat merasakan kemeriahan. “Kami memadukan budaya tradisional, hiburan modern, dan promo belanja dalam satu perayaan yang inklusif,” katanya.
Melalui Swarnacitta, Plaza Ambarrukmo tidak sekadar merayakan usia ke-20. Ia menegaskan diri sebagai destinasi wisata urban—ruang bersama tempat budaya, kreativitas, dan ekonomi bertemu dalam satu semangat: jiwa yang bernilai emas.Pungkas:Arya(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
