
Foto:Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyerahkan langsung piagam
NASIONALTERKINI. Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menunjukkan konsistensinya dalam memberikan layanan informasi publik. Pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik DIY 2025, Sleman kembali meraih predikat tertinggi “Informatif” untuk kategori Kabupaten/Kota se-DIY. Dengan raihan ini, Sleman tercatat sudah lima tahun berturut-turut—sejak 2021—mempertahankan predikat tersebut.Penghargaan diserahkan di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis:27/11/2025
Pemkab Sleman Kembali Sandang Predikat “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi DIY 2025
Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menunjukkan konsistensinya dalam memberikan layanan informasi publik. Pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik DIY 2025, Sleman kembali meraih predikat tertinggi “Informatif” untuk kategori Kabupaten/Kota se-DIY. Dengan raihan ini, Sleman tercatat sudah lima tahun berturut-turut—sejak 2021—mempertahankan predikat tersebut.Penghargaan diserahkan di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis:27/11/2025
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) DIY, Erniati, dalam laporannya menyampaikan bahwa anugerah ini merupakan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap 534 badan publik di seluruh DIY. Monev tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik dalam pelaksanaan keterbukaan informasi sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan transparansi ke depan.
“Dalam proses monev, KID DIY melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, LSM, aktivis media, hingga peneliti BRIN. Total SDM yang terlibat mencapai ratusan orang,” ujarnya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti kesungguhan Pemkab Sleman dalam memberikan layanan informasi yang terbuka dan dapat diakses masyarakat.
“Penghargaan ini kami jadikan pemacu agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik,” kata Danang.
Dalam acara yang sama, sejumlah BUMD dan OPD berprestasi juga menerima penghargaan. Bank Sleman meraih skor tertinggi kategori BUMD se-DIY. Sementara BKPP Sleman dan Bappeda Sleman mendapat predikat Informatif untuk kategori OPD Pemerintah Kabupaten/Kota. Pemkab Sleman juga menerima penghargaan khusus sebagai PPID/PLID berprestasi. penghargaan kepada Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) DIY, Erniati, dalam laporannya menyampaikan bahwa anugerah ini merupakan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap 534 badan publik di seluruh DIY. Monev tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik dalam pelaksanaan keterbukaan informasi sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan transparansi ke depan.
“Dalam proses monev, KID DIY melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, LSM, aktivis media, hingga peneliti BRIN. Total SDM yang terlibat mencapai ratusan orang,” ujarnya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti kesungguhan Pemkab Sleman dalam memberikan layanan informasi yang terbuka dan dapat diakses masyarakat.
“Penghargaan ini kami jadikan pemacu agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik,” kata Danang.
Dalam acara yang sama, sejumlah BUMD dan OPD berprestasi juga menerima penghargaan. Bank Sleman meraih skor tertinggi kategori BUMD se-DIY. Sementara BKPP Sleman dan Bappeda Sleman mendapat predikat Informatif untuk kategori OPD Pemerintah Kabupaten/Kota. Pemkab Sleman juga menerima penghargaan khusus sebagai PPID/PLID berprestasi.Tutup:Danang(Tyo)
