
NASIONALTERKINI. Sekelompok mahasiswa mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta untuk mengenal lebih dekat konsep edukasi interaktif yang ditawarkan tempat wisata pendidikan unggulan ini. Dalam kunjungan tersebut, mereka mendapat penjelasan langsung dari Pengelola Taman Pintar, Agus Budi Rachman.Rabu:25/06/2025 di TEPI Caffee Taman Pintar Yogyakarta
Agus menjelaskan bahwa Taman Pintar didirikan sebagai sarana edukatif bagi anak-anak, guna memperkaya pembelajaran yang mungkin belum didapatkan di sekolah formal. “Anak-anak yang datang ke Taman Pintar bisa belajar langsung melalui berbagai wahana edukatif yang dirancang menyenangkan. Tidak hanya sebagai tempat belajar, Taman Pintar juga menyediakan area bermain,” ujarnya.
Menurutnya, pengunjung Taman Pintar berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA. “Untuk anak-anak TK, biasanya langsung diarahkan ke area bermain, seperti kolam air dan wahana perahu. Namun, semua wahana tetap mengandung unsur edukasi,” tambah Agus.

Ia juga menyebutkan bahwa banyak rombongan pelajar datang dalam rangka studi banding atau kegiatan pembelajaran luar kelas. “Kami menekankan bahwa kunjungan ke Taman Pintar bukan hanya untuk rekreasi, tetapi harus mengandung nilai edukatif yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa.”
Agus menuturkan, pengalaman belajar di Taman Pintar sering kali memberi dampak positif bagi siswa. “Ada yang awalnya kesulitan memahami pelajaran matematika, setelah mencoba wahana interaktif di sini jadi lebih mudah mengerti. Dari pengalaman bermain sambil belajar inilah motivasi belajar bisa tumbuh,” jelasnya.
Taman Pintar terus berkomitmen menjadi ruang belajar menyenangkan yang mencerdaskan generasi muda Indonesia.Pungkas:Agus Rachman(Tyo)
