
foto=Suasana Pondok Pesantren Minggir milik Gus Muwafiq
NASIONALTERKINI.COM. Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti Pondok Pesantren Minggir milik Gus Muwafiq di Jalan R. Ngabei Djiwoto, Sidomulyo, Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Sleman, Jumat malam (24/4/2026), dalam gelaran “Refleksi Pergerakan: Dari Panggung Jalanan ke Panggung Akademik & Mimbar Dakwah.”

Acara yang dikemas sebagai tasyakuran sekaligus reuni para sahabat seperjuangan itu menjadi momentum syukur atas capaian sejumlah tokoh akademik, termasuk Prof. Dr. Rozaki yang kini menyandang gelar guru besar, serta beberapa sahabat lain yang baru meraih gelar doktor.
Pengasuh Pondok Pesantren Minggir, Gus Muwafiq, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan ruang refleksi untuk mengenang proses panjang yang pernah dilalui bersama.
“Ini tasyakuran, ada teman dulu jadi guru besar Profesor Doktor Rozaki, terus ada beberapa yang baru doktor. Ini sawangan untuk mengenang bahwa kita pernah bersama, pernah berproses bersama, lalu hari ini ada yang menjadi doktor, ada yang menjadi guru besar,” ujar Gus Muwafiq saat ditemui awak media
Menurutnya, perjalanan para sahabat tersebut menjadi pesan penting bagi generasi muda bahwa kesungguhan dalam menempuh ilmu akan melahirkan hasil.
“Ini untuk memotivasi adik-adik semua, bahwa apa yang diusahakan itu pasti ada hasil,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pertemuan ini juga lahir dari semangat lintas kampus dan jejaring lama yang kembali dipertemukan dalam suasana syukur dan kebersamaan.
“Ini seperti reuni, kangen-kangenan, sekaligus syukuran,” imbuhnya.
Mengangkat tema “Dari Panggung Jalanan ke Panggung Akademik & Mimbar Dakwah,” acara ini menggambarkan transformasi perjalanan para aktivis dan intelektual yang dulu berproses di ruang-ruang gerakan, kini memberi kontribusi melalui dunia akademik maupun dakwah.
Di lingkungan pesantren yang akrab dengan diskusi dan perenungan, malam refleksi itu terasa lebih hidup. Bukan hanya merayakan capaian personal, tetapi juga menegaskan bahwa prestasi akademik adalah buah dari perjuangan kolektif, persahabatan, dan ikhtiar panjang.
Bagi para peserta yang hadir,tampak hadir Gus Pleret yang akrap di panggil Endro Pleret tampak hadir bersama rombongan, dan acara ini banyak di hadiri generasi muda, pertemuan ini menjadi inspirasi bahwa perjalanan ilmu selalu dimulai dari proses, dan setiap perjuangan yang dirawat dengan tekun akan menemukan panggungnya sendiri.Tutu:Gus Muwafiq(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
