NASIONALTERKINI.Padukuhan Grojogan, Tamanan, Bantul — Suasana malam di Padukuhan Grojogan tampak berbeda dari biasanya. Di bawah cahaya lampu jalan dan senter warga, semangat kebersamaan terpancar dari aksi gotong royong yang digelar untuk menambal jalan berlubang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Grojogan, Roy Hermawan, yang mengajak warganya bergotong royong demi kenyamanan bersama menjelang Lebaran.Jum’at :21/03/2025 Jam :20.00WIB di Kampung Grojogan Tamanan Bantul Yogyakarta

Kegiatan tambal jalan ini bukan tanpa alasan. Menurut Pak Dukuh Roy, perbaikan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran jalur mudik serta mendukung pelaksanaan takbir keliling yang digelar warga Kelurahan Tamanan malam sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Kita siapkan jalur, pertama untuk pemudik yang akan pulang kampung ke Grojogan, dan yang kedua untuk karnaval atau festival takbir keliling yang diadakan oleh PHBI Kelurahan Tamanan. Jalannya harus aman dan nyaman dilewati, terutama malam hari,” ujar Pak Dukuh Roy.


Sejumlah titik jalan yang berlubang dan rusak ringan menjadi fokus utama dalam kegiatan malam itu. Para warga bahu-membahu menambal lubang menggunakan campuran semen dan batu yang disediakan secara swadaya. Dana kegiatan ini sebagian besar berasal dari program Swasembada Masyarakat, serta hasil iuran dan donasi warga, baik berupa uang,l, maupun tenaga.
“Alhamdulillah, beberapa warga sudah memberikan support, baik berupa bahan material seperti semen dan pasir, maupun makanan ringan untuk para relawan malam ini. Semua itu sangat berarti untuk kelancaran kegiatan kita bersama,” imbuhnya.
Tak hanya kaum pria yang turun tangan, para ibu juga turut berpartisipasi dengan menyediakan konsumsi untuk para pekerja, sedangkan anak-anak tampak antusias menyaksikan suasana penuh semangat kebersamaan ini. Gotong royong yang dilakukan malam ini bukan hanya tentang memperbaiki jalan, tapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kegiatan tambal jalan ini diharapkan bisa memberikan dampak positif tidak hanya bagi warga Grojogan, tetapi juga bagi para tamu dan pemudik yang akan melintas di wilayah tersebut. Keamanan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama, terlebih saat malam takbir yang biasanya dipadati arak-arakan dan iring-iringan Takbir kliling
“Ini bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama. Semoga kegiatan ini bisa jadi inspirasi buat dusun-dusun lain, bahwa persiapan Lebaran bukan cuma soal baju baru atau kue kering, tapi juga tentang rasa saling memiliki dan membantu satu sama lain,” Papar:Pak Dukuh.
Dengan semangat guyub rukun yang kental, warga Grojogan membuktikan bahwa gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa dan menjaga tradisi. Sebuah langkah kecil yang bermakna besar demi menyambut hari kemenangan:Pungkas :Roy(Tyo)

