Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Panen Jagung di Lereng Merapi, Sleman Perkuat Ketahanan Pangan Bisnis
  • Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026 Nasional
  • Kemnaker Siapkan 15 Skema Sertifikasi Kompetensi, Lulusan MagangHub Kian Siap Masuki Dunia Kerja Nasional
  • Kolaborasi LMAR dan Grand Diamond Hotel Yogyakarta Hadirkan Panggung Kreatif bagi Desainer Muda Daerah
  • Irun Maulana, Desainer Pesantren yang Merajut Spiritualitas dalam Fashion Fashion
  • Pemkab Sleman dan RSU Queen Latifa Resmikan RP3, Dorong Perlindungan Menyeluruh bagi Pekerja Perempuan Daerah
  • Lirik Lurik LerekKain Tradisional Menjadi Kisah dalam Mode Kontemporer Show IFC Fashion
  • SMKN 1 Gunung Agung Lampung Kunjungi Doni Tata Sport Plaza: Menimba Ilmu dan Semangat Baru di Dunia Balap Motor Nasional

Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran Babak Baru Mobilitas & Wisata Jogja Selatan

Posted on November 19, 2025November 19, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran Babak Baru Mobilitas & Wisata Jogja Selatan
Sumber Foto: Setpres

NASIONALTERKINI. Bantul. Suasana di pesisir selatan Yogyakarta pagi itu terasa berbeda. Ratusan warga dari Bantul hingga Kulon Progo memadati area jembatan baru yang selama ini mereka nantikan. Tepat di atas Sungai Progo, Presiden Prabowo Subianto menekan tombol sirene pertanda Jembatan Kabanaran resmi beroperasi. Tepuk tangan pun pecah, menandai lahirnya ikon infrastruktur baru di selatan Jogja.Rabu:19/11/2025

Sumber Foto: Setpres

Dari Pandansimo ke Kabanaran: Nama Baru, Identitas Baru

Sebelumnya dikenal dengan nama Jembatan Pandansimo, jembatan megah ini akhirnya diresmikan dengan nama Kabanaran. Pergantian nama ini bukan tanpa alasan.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menjelaskan bahwa 80 persen struktur jembatan berada di wilayah Kulon Progo, dan nama “Kabanaran” memiliki jejak sejarah dari sebuah padepokan tua di kawasan tersebut. Penamaan ini juga dinilai lebih mencerminkan karakter geografis dan budaya sekitar.

Keputusan itu disambut baik banyak pihak. Alih-alih memicu perdebatan, nama Kabanaran justru dipandang sebagai jembatan simbolis yang menghubungkan dua kabupaten dengan sejarah yang sama kuat.

Megah, Modern, dan Tetap Berjiwa Lokal

Membentang sekitar 675 meter di atas Sungai Progo dan terhubung dengan ruas jalan sepanjang 2,3 kilometer, Jembatan Kabanaran menjadi salah satu infrastruktur terbesar yang pernah dibangun di wilayah selatan DIY.

Strukturnya menggunakan baja corrugated modern dan fondasi tahan gempa — sebuah keharusan mengingat kawasan ini termasuk daerah rawan aktivitas tektonik.

Namun yang paling mencuri perhatian adalah sentuhan budayanya:Ornamen motif batik,elemen gunungan,serta aksen arsitektur tradisional.

Jembatan ini bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga “galeri budaya” yang membentang di atas sungai.Diuji Publik, Dilalui Ribuan Warga.

Sebelum peresmian, jembatan ini telah menjalani masa uji coba. Sejak 29 September 2025, ribuan kendaraan sudah melintas untuk merasakan langsung pengalaman menyeberang di atas jembatan modern ini. Petugas pun menerapkan aturan ketat, termasuk larangan berhenti untuk berfoto — meski tak sedikit pengendara yang tergoda oleh panorama sunset di sisi barat jembatan.

Evaluasi menyeluruh dilakukan oleh Satker PJN dan forum lalu lintas untuk memastikan jembatan benar-benar siap beroperasi penuh tanpa kendala.

Harapan Besar untuk Ekonomi, Wisata, dan Mobilitas

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi untuk kesejahteraan rakyat.

Dari sisi pemerintah daerah, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyatakan bahwa jembatan ini akan menjadi pengungkit wisata baru di kawasan pantai selatan. Pemandangan laut dari atas jembatan dinilai mampu menarik wisatawan, bahkan digadang-gadang bisa dikembangkan untuk aktivitas wisata ekstrem seperti parasailing.

Para pelaku usaha lokal juga menyambut antusias. Akses lebih cepat berarti peluang ekonomi baru:Jalur distribusi hasil bumi lebih efisien,

wisatawan lebih mudah menjangkau pantai-pantai di Bantul dan Kulon Progo,UMKM setempat diperkirakan akan ikut terdongkrak.

Investasi Besar untuk Perubahan Besar

Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp863 miliar, sebagian besar berasal dari APBN. Biaya besar itu ditopang dengan tuntutan keamanan dan keberlanjutan. Audit keselamatan, rambu lalu lintas, hingga fasilitas pedestrian dirancang agar jembatan bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.

Peresmian Jembatan Kabanaran bukan sekadar pembukaan jalur baru. Bagi warga Bantul dan Kulon Progo, jembatan ini adalah simbol harapan — harapan akan ekonomi yang bergerak lebih cepat, wisata yang lebih hidup, dan konektivitas yang tak lagi terhalang oleh aliran Sungai Progo.

Setelah bertahun-tahun menunggu, hari ini mereka tidak hanya melihat jembatan berdiri megah, tetapi juga melihat masa depan mereka ikut terbentang bersama jembatan itu.(Tyo)

Ekonomi, Pariwisata

Navigasi pos

Previous Post: Ojol DIY Junjung Komitmen Damai Mengantar Harapan ke Jakarta, Menjaga Keistimewaan Yogyakarta
Next Post: Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia

Related Posts

  • Litto Jogja Hadirkan Hikari no Matsuri, Malam Tahun Baru Penuh Cahaya Bernuansa Jepang Nasional
  • Pameran Alutsista TNI-Polri Hiburan Spektakuler dan Edukasi Patriotik untuk Masyarakat Ekonomi
  • Panen Padi Organik Sembada Merah Jadi Daya Tarik Agrowisata Sehat di Sleman Daerah
  • Donor Darah di Orang Utan Resto Kolaborasi Sosial dan Pariwisata untuk Semangat Borobudur Daerah
  • Retret Jurnalis IWO Indonesia Sleman di Wonosobo Hangatnya Kebersamaan di Lereng Gunung Kledung Nasional
  • Dari Kejayaan hingga Keruntuhan: Kisah Ottoman dalam Perjalanan Agus Budi Rachman Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • GKR Bendara: Indonesia Harus Mandiri dan Berakar pada Budaya untuk Menangkan Industri Wellness Global Nasional
  • Prawirotaman Fashion on The Street: Galang Prita Dewi Hadirkan Koleksi “RAUT RIMBA” dari DENAYU Fashion
  • Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Tegaskan Peran Strategis Pers Online Nasional
  • Kompetisi Roket Air 2026 Labiaba Indonesia, Pelajar Jakarta hingga Bandung Barat Dominasi 6 Besar Nasional
  • Karya Terbaru Griya Ageman by Linda Susanti Gaun Batik Lukis dalam Tema “SANGKARA” Fashion
  • Pengurus IWOI dan Ratusan Jamaah Masjid Al-Huda Antarkan Fatma Udin Berangkat Haji Daerah
  • Mengenal lebih dekat Lia Mustafa Dalam Membangun House of L’MAR Sebagai Rumah Kreatif Desainer Jogja Fashion
  • Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Dari Yogyakarta, Gerakan Kembali pada Keseimbangan Hidup Nasional

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme