Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Embung Giwangan Masih Jadi Favorit Warga Jogja untuk Joging Pagi dan Sore Olah Raga
  • Fashion Show Semarakkan Pembukaan JIBB 2025 di Royal Ambarrukmo Hotel Fashion
  • Wisata Panen Raya di Sleman Filosofi Padi dan Peran Perempuan Tani Daerah
  • Armesia Rosaliem”Dari Dapur Rumah hingga Jadi Inspirasi” Lewat Chéri Patisserie & Brasserie Yogyakarta Bisnis
  • Loman Park Hotel Gelar Palakrama Asmara #2: 8 Konsep Wedding dalam Satu Malam Liifestyle
  • Konser Lintas Generasi “Let’s Poppin! YK” Siap Digelar di Sleman City Hall Daerah
  • Pekan WIRABANGSA Liburan ke Yogyakarta Sekaligus Merayakan Jiwa Nusantara Daerah
  • Integrasi Falsafah Jawa dalam Transformasi Pariwisata Berkelanjutan Yogyakarta Daerah

Gamelan Menjaga Harmoni Jagat: Yogyakarta Gamelan Festival ke-30 Resmi Dibuka

Posted on Juli 21, 2025Juli 21, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Gamelan Menjaga Harmoni Jagat: Yogyakarta Gamelan Festival ke-30 Resmi Dibuka

NASIONALTERKINI. Di bawah langit senja yang hangat dan semilir angin Taman Embung Giwangan, denting gamelan membelah sunyi, membuka perayaan 30 tahun Yogyakarta Gamelan Festival (YGF30). Sebuah momentum istimewa, bukan sekadar festival tahunan, tetapi perayaan panjang dedikasi budaya yang terus menyala dalam ruh masyarakat Yogyakarta.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutan yang dibacakan olehDian Lakshmi Pratiwi, Kepala Dinas Kebudayaan DIY
menyampaikan pesan mendalam:Senin:21 07/2025 di Taman Embung Giwangan Yogyakarta

Gamelan adalah lebih dari sekadar perangkat musik. Ia adalah napas kebudayaan,” ujarnya, mengutip mendiang maestro karawitan Sapto Raharjo, yang menyebut gamelan sebagai “an object, the instrument, just the medium”.

Sultan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para seniman karawitan, komunitas, kelurahan budaya, serta panitia yang telah menjaga nyala api tradisi hingga sampai pada titik ke-30 tahun ini.

YGF30 bukan hanya merayakan usia, tetapi memperdengarkan simfoni kebersamaan. Lebih dari 400 penabuh gamelan tampil membawakan tiga karya besar: Wirang, Mars YGF, dan sejumlah gending ciptaan Sapto Raharjo, Narto Sabdo, serta Hari Rusli.


Dalam semangat “Kaum Gamelan”, YGF30 menghadirkan wajah baru festival: lebih segar, lebih inklusif Founder YGF30 Ari Wulu, menyebut bahwa gamelan hari ini hadir tidak hanya sebagai pusaka masa lalu, tetapi sebagai medium kreatif yang relevan untuk anak muda.

Ini bukan semata selebrasi tahunan. Ini dedikasi. Kami mempersembahkan diri atas nama semangat komunitas. Gamelan tidak harus berada di panggung agung — ia bisa hidup di ruang-ruang digital, video mapping, hingga musik kontemporer,” ujarnya.

YGF30 menampilkan program-program inovatif, termasuk:

Video Mapping “15 Visual 15 Gending” di Graha Budaya, dengan partisipasi 15 visual artist dari berbagai daerah di Indonesia.

Konser “Aku Anak Muda Main Musik Sekali Itu” pada 24 Juli, menampilkan kolaborasi gamelan dengan elemen musik anak muda.

Instalasi seni dari komunitas Tempuyungan Gunungkidul, yang mengusung isu ruang dan realitas sosial.

Ari Wulu menegaskan bahwa gamelan harus hadir dalam ruang keseharian masyarakat modern, bahkan di tengah tekanan kapitalisasi ruang-ruang budaya.


Gamelan sebagai Jalan “Hamemayu Hayuning Bawono”

Dalam akhir sambutannya, Gubernur DIY menekankan bahwa merawat gamelan bukan hanya soal pelestarian warisan, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keseimbangan dunia — lahir dan batin.

Mari kita rawat gamelan bukan hanya sebagai warisan, tetapi sebagai jalan untuk hamemayu hayuning bawono — menjaga harmoni jagat, lahir dan batin,” ujarnya, sebelum secara resmi membuka Yogyakarta Gamelan Festival ke-30 dengan membaca basmalah dan salam budaya.

Festival ini adalah suara zaman. Ketika anak muda masih memukul saron, meniup suling, dan menggema bersama gong, maka Jogja tidak akan kehilangan jati diri.


Yogyakarta Gamelan Festival ke-30 berlangsung selama sepekan ke depan di berbagai titik budaya di Yogyakarta. Festival ini adalah bukti: selama gamelan masih bergema, budaya takkan pernah padam.(Tyo)

Nasional, Seni Budaya, Umum

Navigasi pos

Previous Post: “Lebih dari Sekadar Destinasi: Merancang Pariwisata yang Penuh Energi, Karakter, dan Makna”
Next Post: SMKN 3 Yogyakarta Gelar Gladi Ketarunaan Angkatan ke-4 Cetak Generasi Muda Berkarakter

Related Posts

  • Mengenal lebih dekat Lia Mustafa Dalam Membangun House of L’MAR Sebagai Rumah Kreatif Desainer Jogja Fashion
  • PRAMBANAN JAZZ FESTIVAL 2025: “SEBELAS SELARAS”, PERPADUAN MUSIK, ALAM Daerah
  • Menembus Lorong Waktu Mataram Islam, Loman Park Hotel Ajak Wisatawan Jelajahi Kotagede Daerah
  • Berburu Harta Karun Lawas di Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta Bisnis
  • Pemkab Sleman Siapkan Skema WFH, Pelayanan Publik Tetap Jalan Daerah
  • Batik Segoro Amarto Filosofi Keistimewaan Yogyakarta dalam Lembaran Batik Fashion

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Kalurahan Condongcatur Salurkan BLT-DD Bulan Keempat kepada 70 KOM Daerah
  • Realisasi PBB-P2 Sleman Lampaui Target, SPPT Tahun 2026 Resmi Disampaikan Daerah
  • Pariwisata dan tranformasi berkelanjutan di DIY Ekonomi
  • Peringati Hari Batik Nasional, Loman Park Hotel Gelar Acara Membatik Bersama dan Pameran Inovatif Daerah
  • Litto Jogja Hadirkan Hikari no Matsuri, Malam Tahun Baru Penuh Cahaya Bernuansa Jepang Nasional
  • Sinergi Keluarga, Koperasi, dan Anak Jadi Pilar Pembangunan Sleman Daerah
  • SMKN 4 Yogyakarta Rayakan 50 Tahun dengan Kirab Budaya Nusantara Nasional
  • Sambut Hari Ibu ke-97, Geler Senam Massal dan Bazar UMKM KWT Pari Merapi Sembada Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme