
NASIONALTERKINI. Yogyakarta, 3 Juli 2025 — Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, Prambanan Jazz Festival 2025 kembali digelar pada 4–6 Juli 2025 di situs warisan dunia UNESCO, Candi Prambanan, Yogyakarta. Dengan mengusung tema “Sebelas Selaras”, festival ini merayakan harmoni antara musik, alam, dan budaya dalam satu panggung yang magis dan berkelas dunia.Dalam konferensi pers yang berlangsung di Artotel Suites Bianti Yogyakarta pada Kamis 03/07/2025

CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, atau yang akrab disapa Anas menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar konser, tetapi sebuah diplomasi budaya strategis yang mempertemukan kekuatan musik modern dengan kearifan warisan nenek moyang bangsa.
“Sebelas tahun kami berproses. Prambanan Jazz Festival bukan hanya soal menghadirkan musisi internasional, tapi bagaimana musik bisa menjadi medium menyatukan budaya, alam, dan manusia,” ujar Anas
Tahun ini, Prambanan Jazz akan kembali menghadirkan Kenny G, ikon musik jazz dunia yang pernah tampil di edisi perdana festival ini pada 2015. Kehadirannya menjadi simbol perjalanan panjang dan konsistensi Prambanan Jazz sebagai salah satu festival musik paling bergengsi di Asia Tenggara.
Tak hanya itu, penyanyi dan penulis lagu berdarah Korea-Amerika, eaJ (Jae Park), juga akan memeriahkan panggung. Kehadirannya diharapkan bisa menginspirasi generasi muda dalam membangun ekosistem musik dan industri kreatif Tanah Air.
Selain musisi internasional, panggung Prambanan Jazz juga akan diisi oleh nama-nama besar dari kancah musik nasional, mulai dari legenda hingga talenta muda yang tengah naik daun, menegaskan keberagaman dan dinamika kreatif dalam festival ini.
Untuk memperkuat konsep “Sebelas Selaras”, Prambanan Jazz 2025 berkolaborasi dengan seniman kontemporer Yogyakarta, Indieguerillas. Mereka akan menampilkan instalasi seni bertajuk “Hayat” yang berpadu harmonis dengan lanskap Candi Prambanan, merepresentasikan hubungan manusia dengan alam dan spiritualitas leluhur.
Tak hanya hiburan musik, festival ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal melalui penyediaan stand kuliner, kerajinan, hingga produk-produk kreatif. Hal ini menjadi bentuk nyata dukungan Prambanan Jazz terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Kami ingin Prambanan Jazz Festival menjadi festival yang tumbuh bersama masyarakat, tidak eksklusif. Ini bukan hanya soal musik, tapi tentang warisan budaya dan gerakan ekonomi,” lanjut Anas
Ribuan pasang mata akan menjadi saksi bagaimana musik, ruang budaya, dan masyarakat bersinergi menciptakan atmosfer yang megah dan menyentuh jiwa. Prambanan Jazz Festival kini telah menjelma sebagai destinasi budaya, bukan sekadar perayaan musik.
Tiket festival tersedia melalui aplikasi Traveloka dan juga dapat dibeli langsung di lokasi (On The Spot) selama persediaan masih ada.Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi dan kanal media sosial Prambanan Jazz Festival.Pungkas:Anas(Tyo)
