Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Taman Budaya Embung Giwangan: Simfoni Budaya dan Alam di Jantung Yogyakarta Selatan Bisnis
  • Bandara Internasional Yogyakarta Siap Layani Arus Penumpang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ekonomi
  • Wings Air Buka Rute Bandung–Yogyakarta, YIA Perkuat Konektivitas Jawa Barat–DIY Bisnis
  • Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Dari Yogyakarta, Gerakan Kembali pada Keseimbangan Hidup Nasional
  • Pengurus IWOI dan Ratusan Jamaah Masjid Al-Huda Antarkan Fatma Udin Berangkat Haji Daerah
  • Lurik Gender Fluid, Rizz Ashar Angkat Semangat Wanita Modern dalam 14 Karya Fashion
  • DPD IWO Indonesia Sleman Jalin Silaturahmi dengan Kepala Kominfo Sleman Daerah
  • Ecoprint Bazaar Festival 2025 Hadirkan Perpaduan Fashion dan Alam di Yogyakarta Daerah

Menggiling Rasa, Menyeduh Cinta Kisah Kopi Klotok dan Warung Desa yang Merawat Jiwa

Posted on Juni 23, 2025Juni 23, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Menggiling Rasa, Menyeduh Cinta Kisah Kopi Klotok dan Warung Desa yang Merawat Jiwa

NASIONALTERKINI. Pagi ini bermula dari ajakan sederhana: kumpul dan ngopi. Tempatnya sudah ditentukan—bukan di kafe kekinian, tapi di warung kopi yang namanya sudah akrab di telinga para penikmat suasana: Kopi Klotok. Siang itu, bukan hanya secangkir kopi yang menghangatkan, tapi juga sebuah perjumpaan yang memberi makna baru tentang hidup dan usaha.

Sri Handayani”Owner Kopi Klotok & Kopi Bukan Luwak

Sosok Sri Handayani yang akrap di panggil Bu Yani pemilik Kopi Klotok dan juga penggagas Kopi Bukan Luwak, menyambut kami dengan wajah teduh penuh wibawa. Dalam setiap gestur dan ucapannya, terpancar ketulusan dan filosofi hidup yang dalam. “Usaha itu nggak perlu muluk-muluk,” ujarnya lembut, “menu cukup sederhana, yang penting kita hadirkan rasa, keramahan, dan niat yang lurus. Jangan hitung-hitungan terlalu rumit. Kalau kita baik kepada sesama, rezeki akan datang dengan sendirinya.”

Falsafah sederhana itu bukan sekadar omongan. Ia hidup dalam setiap sajian dan suasana di warung miliknya. Di samping Ibu Yanni, duduk juga Agus Budi Rachman, seorang mentor pemerhati seni budaya dan pariwisata di Yogyakarta. Ia turut mengamini bahwa tempat seperti Kopi Klotok adalah contoh nyata bagaimana warung sederhana bisa menjadi destinasi wisata yang otentik—menawarkan pengalaman, bukan sekadar produk.

Di tengah laju zaman yang serba cepat, Kopi Klotok mengajak kita untuk menepi sejenak. Mengingatkan kembali bahwa hidup tidak melulu soal kecepatan, tapi tentang rasa, tentang kehadiran. Di sini, kopi bukan sekadar minuman, tapi bagian dari ritual jiwa.Paparnya

Kopi Klotok—dimasak di atas tungku kayu, dalam panci sederhana, hingga mendidih dan mengeluarkan suara klotok-klotok—bukan hanya menyajikan aroma, tapi juga kenangan. Suaranya seolah menjadi mantra, membangkitkan ingatan tentang dapur nenek, suara kayu terbakar, dan tangan ibu yang sibuk di pagi hari.

Namun, kekuatan warung ini tak hanya pada kopinya. Ada sepiring Lodeh Tempe Lombok Ijo, Lodeh Kluwih, Lodeh Terong, dan Sambal Dadak yang semua dibuat dari bahan segar, disiapkan dengan cinta, dan disajikan dengan hati. Makanan-makanan desa ini bukan sekadar hidangan, tapi cerita tentang tanah, musim, dan tangan-tangan pekerja keras di belakangnya.Tutur:Agus

Dan tentu saja, nasi hangat mengepul menjadi pelengkap yang sempurna. Apakah itu nasi putih biasa atau Sego Megono—nasi dengan urap nangka muda dan kelapa parut—semuanya menyatu dalam harmoni rasa dan kesederhanaan yang tulus.Jelas:Agus

Tempat ini bukan sekadar tempat makan, tapi ruang untuk merasakan kembali apa itu “cukup”. Dari arsitektur joglo yang terbuka, aroma tanah setelah hujan, hingga tawa anak-anak yang berlarian di pekarangan—semua mengajak kita kembali ke akar, ke hal-hal yang esensial.

Bagi siapa pun yang ingin membuka usaha kuliner, kisah Ibu Yanni adalah bukti bahwa modal utama bukanlah besar-kecilan tempat, bukan pula canggihnya alat, tapi ketulusan niat dan kejelian membaca rasa manusia. Usaha kuliner yang sukses tak selalu dimulai dari modal besar, tapi dari keberanian menyajikan sesuatu yang jujur dari hati.

Kopi Klotok mengajarkan kita: bahwa dalam kesederhanaan, ada kekuatan. Dalam keaslian, ada nilai. Dan dalam keramahan, tersembunyi kunci rezeki.

Jadi, jika kamu ingin memulai usaha kuliner, jangan tunggu sempurna. Mulailah dari yang kamu punya. Hadirkan rasa, pelihara cinta, dan biarkan waktu yang menyeduh keberhasilanmu.Pungkas:Bu Yani(Tyo)

Bisnis, Kuliner, Nasional, Pendidikan, Umum

Navigasi pos

Previous Post: KLAMB 10 Tampilkan Koleksi Denim Batik Ramah Lingkungan di Galeria Mall
Next Post: Perkuat Literasi Digital dan Ketahanan Siber Lewat Kolaborasi Internasional Taman Pintar, UGM, dan UiTM Malaysia

Related Posts

  • Festival Sinema Prancis 2025 Dibuka di Yogyakarta, Putar Film “13 Jours, 13 Nuits” Nasional
  • Shibuya Pet Crossing Hadir di Pakuwon Mall Jogja, Surga Pecinta Anabul Bernuansa Jepang Nasional
  • Syawalan Bareng BPD HIPMI DIY: Memperkuat Iman, Amal, dan Etika dalam Dunia Usaha Daerah
  • Festival Kuliner Tjap Legende Kembali Hadir di Sleman City Hall: Sajian Legendaris dari Sabang sampai Merauke Daerah
  • Bank Sleman Perkuat Ekonomi Lokal Tabungan Mutiara dan Digitalisasi Kalurahan Bisnis
  • Sri Sultan Harapkan Sinergi Bank Indonesia dan Pemda DIY Semakin Kuat Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Dari Yogyakarta, Gerakan Kembali pada Keseimbangan Hidup Nasional
  • Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan Nasional
  • PENUTUPAN JOGJA CULTURAL WELLNESS FESTIVAL (JCWF) 2025SAMBUTAN KETUA JCWF 2025 – GKR BENDARA Nasional
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja Nasional
  • Warga Grojogan Gotong Royong Tambal Jalan Demi Kenyamanan Mudik dan Takbir Keliling Daerah
  • Lewat Lomba dan Pameran Foto, Disperindag Sleman Gaungkan Wajah Baru Pasar Godean Bisnis
  • Wedang OD, Hangat yang Menjaga Ingatan Nusantara Di Omah Duwur Bisnis
  • Wabup Sleman Tinjau Pelayanan Publik Pasca Lebaran, Pastikan Layanan Kembali Normal – Copy Bisnis

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme