
NASIONALTERKINI. Semangat pengabdian tak selalu hadir dalam rupa senjata dan seragam. Di Hari Bhayangkara ke-79 ini, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta memilih untuk turun langsung menyapa rakyat lewat program Kick Off Bakti Sosial, yang resmi dimulai hari ini, Jumat (13/6/2025), dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2025 mendatang.

Tak kurang dari empat bentuk pengabdian nyata menjadi fokus kegiatan ini: penyaluran bantuan sosial, bedah rumah, bakti religi, serta pembangunan fasilitas air bersih—sebuah refleksi menyentuh tentang bagaimana institusi Polri ingin hadir sebagai mitra kehidupan, bukan sekadar penjaga keamanan.
Kegiatan dimulai dengan penyaluran 3.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, digelar di halaman Mapolda DIY. Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini ditujukan kepada berbagai elemen masyarakat, mulai dari panti asuhan, panti jompo, pedagang kaki lima, pemulung, buruh harian, hingga nelayan.

Kami ingin memastikan bahwa Polri bukan hanya hadir saat masyarakat butuh rasa aman, tetapi juga ketika mereka sedang berjuang untuk bertahan hidup,” tegas Brigjen Eddy Djunaedi.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menjadi simbol empati dan ikatan sosial yang dibangun antara Polri dan masyarakat. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran polisi bukanlah menakutkan, melainkan menenangkan.
Tak berhenti di bantuan sembako, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. juga menambahkan bahwa pihaknya menyelenggarakan Bakti Kesehatan gratis, seperti operasi katarak, operasi bedah minor, pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi online dan penyandang disabilitas, serta khitanan massal. Semua ini dilakukan tanpa pungutan, murni sebagai bentuk kasih dan tanggung jawab sosial.
Kami ingin menjangkau mereka yang selama ini mungkin belum terlayani dengan baik. Kesehatan adalah hak semua warga,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima, mulai dari buruh hingga pelaku seni dan pariwisata. Sorak semangat menggema saat Wakapolda mengibarkan bendera start, sebagai tanda dimulainya distribusi bantuan ke seluruh wilayah DIY secara serentak.
Di akhir acara, Kombes Pol Ihsan berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi momentum yang bisa menguatkan tali silaturahmi dan solidaritas antara Polri dan masyarakat.
Semoga bantuan ini menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, kita tidak pernah sendiri. Selalu ada tangan yang siap menolong,” pungkasnya.(Tyo)
