Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Bupati Sleman Resmikan Kantor Baru Bank Sleman Cabang Godean Bisnis
  • Kemnaker Salurkan 93 Hewan Kurban, Iduladha Wujud Kepedulian Sosial dan Semangat Pengabdian Nasional
  • AWMI dan Perbakin kolaborasi perkuat pembinaan atlet muda lewat kawasan sentral fasilitas mini stadium lengkap shoothing indoor. Nasional
  • Yang Perlu di Waspadai Bahaya Tersembunyi Kayu Manis dalam “Obat Herbal”Kemasan Umum
  • Pekan Dewantara 2026 Angkat Keteladanan Nyi Hadjar Dewantara, Perempuan Berdikari di Balik Sejarah Pendidikan Nasional
  • Kapolri Hadiri Apel Srawung Agung, Sinergi Jaga Warga Diperkuat di Yogyakarta Daerah
  • ARTOTEL Wanderlust Resmi Dukung Prambanan Jazz Festival 2025: Musik, Pariwisata, dan Kreativitas Jadi Satu Irama Daerah
  • Lia Mustafa Tampil di Australia, Bawa Sarung ke Panggung Dunia Fashion

Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2025 Festival Diplomacy untuk Masa Pariwisata Global

Posted on Mei 7, 2025Mei 7, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2025 Festival Diplomacy untuk Masa Pariwisata Global

NASIaoNALTERKINI— Yogyakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai episentrum budaya dan kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2025. Mengangkat tema Festival Diplomacy, ajang ini menyoroti peran strategis festival sebagai alat diplomasi budaya, penggerak ekonomi kreatif, dan katalis investasi pariwisata berkelanjutan.

Digelar selama dua hari, JFFE 2025 menghadirkan rangkaian acara berkelas internasional, mulai dari simposium global, talkshow interaktif, forum diskusi, business matching, pameran mini festival, hingga peluncuran inisiatif strategis seperti Jogja Festivals Studies Centre dan Deklarasi Yogyakarta sebagai City of Festivals.

Momen puncak hari pertama ditandai dengan deklarasi resmi “Yogyakarta City of Festivals” oleh Wali Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Jogja di panggung global:
Dengan semangat kolaborasi, mari kita majukan Kota Yogyakarta melalui festival. Semoga langkah ini menjadi energi baru untuk memperkuat posisi Jogja di panggung dunia.”

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem festival yang inklusif dan berkelanjutan:
Jogja adalah kota dengan semangat festival yang tinggi. Kita perlu membangun branding sebagai Kota Festival. Pemerintah akan terus memberi ruang dan menjamin keberlanjutan tanpa membebani pelaku. Intinya, kita ‘nyengkuyung bareng’ agar lebih nyawiji.”ujarnya dalam acara jumpa pers:Rabu;07/05/2025 di
VRTX Café and Space Jalan Margo Utomo 38 Yogyakarta

Dalam simposium, sejumlah pemimpin nasional turut menyoroti festival sebagai kekuatan strategis dalam diplomasi budaya dan daya saing ekonomi. Irene Limar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, menyampaikan:
Festival adalah engine of growth yang memperkuat daya saing Indonesia di mata dunia. Investasi budaya adalah investasi untuk kesejahteraan. Festival membawa kekuatan diplomasi yang mengangkat nilai keberagaman.”

Perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, Gofar Ismail, mengungkapkan bahwa melalui 134 kedutaan dan konsulat di seluruh dunia, Indonesia terus aktif mempromosikan budaya dan festival ke panggung internasional.

Sementara itu, Kadri Ranggono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, menyatakan bahwa kebijakan kota festival telah menjadi bagian integral dari RPJMD 2025–2029.

Rizki Handayani, Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf, menambahkan:
Festival harus menjadi kendaraan utama untuk menarik investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Indonesia berpotensi menjadi pusat festival internasional.”

Edinburgh berkembang dari 34 menjadi 3.000 festival karena kolaborasi global. Yogyakarta punya potensi serupa. Festival adalah jembatan diplomasi budaya dan ruang tumbuhnya talenta. JAFF, misalnya, menjadi medium Indonesia berbicara tentang keberagaman dan inklusi di panggung Asia dan dunia.”

Talkshow juga menghadirkan inisiatif dari Jogja Disability Arts, British Council Indonesia, dan Jogja Tea Festival yang membahas inovasi festival ramah lingkungan, inklusif, dan berbasis advokasi kebijakan hijau.

Salah satu terobosan penting dalam JFFE 2025 adalah peluncuran pusat studi festival pertama di Indonesia, dengan dua program unggulan:

Festival Research Hub – Wadah riset kolaboratif antara akademisi dan komunitas festival.

Festival Academy – Platform pelatihan untuk mencetak generasi baru pengelola festival profesional.

Dengan penyelenggaraan JFFE 2025, Yogyakarta tidak hanya memperkuat posisinya sebagai kota festival, tetapi juga menegaskan peran penting festival dalam membentuk masa depan ekonomi kreatif dan diplomasi budaya dunia.(Tyo)

Daerah, Pariwisata, Seni Budaya

Navigasi pos

Previous Post: Borobudur dan Perjalanan Menemukan Diri
Next Post: Dinas Pariwisata Sleman Dorong Peran Aktif Dimas Diajeng dalam Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Related Posts

  • Ngayogjazz 2025 Resmi Digelar Imogiri Bergetar dengan Tema “Jazz Diundang Mbokmu” Nasional
  • Sri Sultan Hamengku Buwono X Pengelolaan Sampah Harus Jadi Gerakan Bersama Daerah
  • Wabup Sleman Ajak Jaga Persatuan Lewat Dialog Kerukunan Umat Beragama Daerah
  • TEPI Hub Tour & Travel Hadirkan Eduwisata Wellness Berbasis Budaya Jogja Nasional
  • Bupati Sleman Ikuti Penanaman Jagung Serentak di Kepuharjo Daerah
  • Yoga dan Meditasi “Harmoni Alam dan Jiwa” di Candi Ijo Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • 30 Finalis Dimas Diajeng Sleman 2025 Menuju Grand Final Daerah
  • Joko Paromo, General Manager Royal Darmo MalioboroWellness Tourism adalah Potensi Besar yang Perlu Pemahaman Merata Pariwisata
  • Rayakan 1 Tahun Operasional, Ramada by Wyndham Yogyakarta Luncurkan “Kampung Ramadan” dan Aksi Sosial Bisnis
  • 4 Rumah Dinas Baru Polsek Tepus Diresmikan,di Kawasan Pantai Selatan Daerah
  • Helen Fransiska Tampilkan 6 Look “Back to Basic” yang Elegan di Panggung Modest in Style to Ramadan Fashion
  • Borobudur dan Peta Jiwa Wisata Religi Menyusuri Keheningan yang Mencerahkan Nasional
  • Sleman Kirim Armada Atlet Target Juara di PORDA XVII & PEPARDA IV DIY 2025 Daerah
  • Peken Klangenan Kotagede Menyatu dengan Tradisi Merangkai Masa Lalu dan Masa Kini Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme