
Pekan Dewantara 2026 akan berlangsung pada 25 April hingga 3 Mei 2026
NASIONALTERKINI.COM.Dibalik perjuangan Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional, terdapat sosok perempuan tangguh yang turut mewarnai perjalanan sejarah pendidikan Indonesia. Ia adalah Raden Ajeng Sutartinah atau yang dikenal sebagai Nyi Hadjar Dewantara, perempuan berdikari yang tidak hanya mendampingi, tetapi juga turut berjuang membangun pendidikan dan pemberdayaan perempuan.
Ketua Pelaksana Pekan Dewantara 2026, Febry Fajar, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini secara khusus mengangkat keteladanan Nyi Hadjar Dewantara sebagai figur perempuan yang mandiri dan berpengaruh dalam perjalanan pendidikan nasional.
“Pekan Dewantara 2026 mengangkat keteladanan Nyi Hadjar Dewantara sebagai perempuan berdikari di balik sejarah pendidikan. Sosoknya bukan sekadar istri Ki Hadjar Dewantara, tetapi juga tokoh perempuan yang aktif dalam pendidikan, gerakan sosial, dan pemberdayaan perempuan,” ujar Febry Fajar.Selasa:21/04/2026 Lewat sambungan telpon

Menurutnya, perjalanan hidup Nyi Hadjar Dewantara menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang untuk berperan aktif dalam masyarakat. Sutartinah tidak hanya hadir dalam peran domestik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Semangat tersebut diangkat dalam Pekan Dewantara 2026 yang mengusung tema “Bukan Sekadar Istri, Berdikari seperti Sutartinah (Fase-Fase Kehidupan Nyi Hadjar Dewantara)”. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sosok Nyi Hadjar Dewantara dan nilai-nilai perjuangannya.Papar:Febry
Febry Fajar menjelaskan, melalui tema tersebut generasi muda diharapkan dapat memahami perjalanan hidup Sutartinah yang sarat nilai kemandirian, pengabdian, dan komitmen terhadap pendidikan serta pemberdayaan perempuan. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah dinamika kehidupan modern saat ini.
Selain itu, Pekan Dewantara 2026 juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keberadaan Museum Dewantara Kirti Griya sebagai ruang edukasi sejarah pendidikan, sekaligus mendorong diskusi mengenai tantangan pendidikan masa kini.
Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Budaya
Pekan Dewantara 2026 akan berlangsung pada 25 April hingga 3 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan edukatif dan budaya yang terbuka bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pameran perjalanan hidup Nyi Hadjar Dewantara yang berlangsung sepanjang 25 April hingga 3 Mei 2026. Pameran ini menghadirkan kisah perjalanan Sutartinah sebagai pendidik, tokoh perempuan, serta figur penting dalam gerakan perempuan Indonesia. Pameran juga membuka submisi karya seni dari masyarakat.Jelas:Febry
Selanjutnya Febry menyampaikan Lomba dan Dolanan Anak akan digelar pada 28 April 2026 bagi siswa TK hingga SD di kawasan Tamansiswa. Kegiatan ini meliputi lomba baca puisi, menggambar, mewarnai, hingga permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, congklak, dan kartu aksara. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada acara puncak 3 Mei 2026.
Pada 29 April 2026, Workshop Merangkai Bunga akan digelar di Pendopo Tamansiswa. Kegiatan ini terinspirasi dari kegemaran Nyi Hadjar Dewantara dalam merangkai bunga yang mencerminkan nilai kelembutan, kreativitas, dan kemandirian perempuan.
Sementara itu, Seminar atau Gelar Wicara dijadwalkan pada 30 April 2026. Seminar ini akan membahas perjuangan perempuan sejak Kongres Perempuan 1928 hingga relevansinya dengan kondisi sosial masa kini, sekaligus mengenalkan peran Nyi Hadjar Dewantara dalam gerakan perempuan Indonesia.
Kegiatan Napak Tilas akan digelar pada 2 Mei 2026 dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah, seperti Pura Pakualaman, Rumah Pertama Ki Hadjar, Rumah Ketiga Ki Hadjar, Taman Wijaya Brata, dan Museum Dewantara Kirti Griya. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dengan kuota terbatas.
Sebagai penutup, acara puncak Pekan Dewantara 2026 akan digelar pada 3 Mei 2026 di Pendopo Tamansiswa. Acara ini akan diisi dengan penyerahan hadiah lomba, pentas seni anak, serta pertunjukan seni yang terbuka untuk masyarakat umum.Ungkapnya
Melalui Pekan Dewantara 2026, nilai-nilai perjuangan Nyi Hadjar Dewantara diharapkan dapat kembali dikenalkan kepada masyarakat sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berdikari, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.Pungkas:Febry(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
