
foto=Karya Helen Fransiska brand Hawasaliha
NASIONALTERKINI.COM. YOGYAKARTA. Nuansa Ramadan yang hangat berpadu dengan sentuhan gaya hadir dalam perhelatan fashion bertajuk “Modest in Style to Ramadan.” Acara kolaborasi antara House of LMAR dan Grand Diamond Hotel Yogyakarta ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di area lounge hotel tersebut.

Panggung ini menjadi ruang apresiasi bagi para desainer modest fashion untuk menampilkan karya terbaru mereka dalam atmosfer Ramadan yang elegan, modern, dan penuh karakter. Perpaduan fashion show, musik, dan suasana silaturahmi menjadikan acara ini bukan sekadar peragaan busana, tetapi juga pengalaman gaya hidup yang inspiratif.

Sejumlah brand turut menampilkan koleksi terbarunya, di antaranya Sogan X Batika, Li Scarf, Hawasaliha X Kalu Bags, serta Ayyalana. id. Masing-masing brand membawa interpretasi berbeda tentang modest fashion—mulai dari eksplorasi wastra tradisional, permainan tekstur kain, hingga siluet kontemporer yang tetap santun namun stylish.

Menurut Lia Mustafa yang bertindak sebagai Project Officer, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem modest fashion di Yogyakarta. Ia menilai ruang kreatif seperti ini penting untuk mempertemukan desainer, pelaku industri, dan pecinta fashion dalam satu panggung yang inspiratif.

“Modest fashion hari ini bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi identitas gaya yang berkembang secara global. Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin memberi ruang bagi desainer untuk berekspresi sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota kreatif di bidang fashion,” ujarnya.


foto:Helen Fransiska
Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam perhelatan ini adalah Helen Fransiska, yang kini mulai merambah dunia desain melalui brand Hawasaliha. Selama ini ia lebih dikenal sebagai model di berbagai panggung fashion show, namun perlahan ia menapaki jalur baru sebagai desainer dengan karakter gaya yang kuat.

Dalam koleksi terbarunya, Helen menghadirkan busana muslimah dengan palet deep tone atau warna-warna gelap yang elegan. Hijab dan gamis dipadukan melalui teknik mix and match yang cermat, menghasilkan tampilan syar’i yang tetap modis, sopan, sekaligus nyaman dikenakan.
Seluruh koleksi menggunakan bahan premium seperti kain dengan teknologi UV protection serta natural fabric yang ringan untuk aktivitas sehari-hari. Konsep yang diusung bertajuk “Back to Basic”, menampilkan busana muslimah yang longgar, sederhana, tetapi tetap memancarkan rasa percaya diri.

“Koleksi ini terinspirasi dari gaya muslimah di Eropa yang cenderung memilih busana basic, longgar, dan tidak terlalu banyak aksen. Simpel, tetapi tetap terlihat elegan,” ungkap Helen.
Dalam kesempatan tersebut, ia menampilkan 6 louck busana yang dipersiapkan selama beberapa bulan, menghadirkan eksplorasi modest fashion yang minimalis namun tetap memiliki karakter kuat.

Melalui panggung “Modest in Style to Ramadan”, karya Helen Fransiska menunjukkan bagaimana pendekatan desain yang sederhana dapat tetap tampil elegan dan relevan dengan gaya hidup muslimah modern. Koleksi ini sekaligus menegaskan langkah barunya di dunia desain, setelah sebelumnya dikenal luas sebagai model di berbagai panggung fashion.Tutup:Helen(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
