NASIONALTERKINI. Di tengah riuhnya gelaran Fashion on the Street 2025 yang digelar Sabtu sore ini, salah satu koleksi yang menyedot perhatian para penikmat fashion adalah koleksi bertajuk “Kangen Jogja” karya Elkana Gunawan Tan asal Semarang. Koleksi ini menjadi perwujudan rindu akan Jogja—sebuah kota di mana budaya lokal bertemu dengan gaya hidup global, dan semuanya dikemas dalam nuansa fashion yang berani, kreatif, dan berkesinambungan.Jum’at:22/08/2025

Padu Padan Etnik dan Urban: Batik Semarang, Soft Denim, dan Perca Bali

Koleksi ini tampil mencolok dengan paduan bahan soft denim yang nyaman dan modern, serta batik Semarang yang penuh karakter. Uniknya, Elkana menyisipkan sentuhan patchwork dari perca batik Bali, yang diolah dengan teknik paper piecing. Ini bukan sekadar estetika, tapi juga bentuk nyata dari kepedulian terhadap lingkungan—mengolah limbah kain menjadi bagian integral dari busana yang bernilai tinggi.

“Fashion bukan hanya soal gaya, tapi juga tanggung jawab. Dengan mengolah perca menjadi detail artistik, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa terlihat indah dan bermakna,” ujar Elkana.

Unisex dan Mudah Dipadupadankan

Menariknya, semua potongan dalam koleksi ini dirancang dengan pendekatan unisex—siap dipakai oleh siapa saja tanpa batas gender. Gaya global yang diusung hadir dalam bentuk jaket pendek, kimono outer, kemeja lengan pendek, dan blazer oversize yang dipadukan dengan celana pendek, celana gemes, hingga celana panjang. Semua potongan memancarkan kesan santai tapi tetap tajam dalam gaya, sesuai dengan semangat anak muda urban masa kini

Nuansa Warna Natural yang Hangat

Koleksi “Kangen Jogja” didominasi oleh palet warna coklat, hitam, dan putih—mewakili kehangatan budaya, kekuatan urban, dan kesederhanaan yang elegan. Warna-warna ini tidak hanya memberi kesan tenang, tapi juga mudah dipadupadankan untuk berbagai suasana, dari kasual harian hingga semi-formal.

Tas Rajut Handmade sebagai Pelengkap Gaya

Sebagai pemanis tampilan, koleksi ini juga menampilkan tas rajut handmade karya Ekkyta, juga dari Semarang. Aksesori ini memperkuat karakter koleksi—unik, lokal, dan tetap fungsional.

Terinspirasi oleh Jogja: Titik Temu Budaya dan Gaya

“Jogja selalu punya tempat di hati saya. Kota ini seperti panggung terbuka, tempat bertemunya berbagai budaya lokal dan gaya hidup global. Dari sanalah ide koleksi ini tumbuh,” jelas Elkana. Tidak heran jika koleksi ini terasa begitu personal namun tetap universal—bisa dikenakan siapa saja, di mana saja.

Tersedia di Galeri Kreatif Semarang

Bagi yang tertarik memiliki koleksi ini, “Kangen Jogja” akan tersedia di Galeri Industri Kreatif, Jl. Garuda No. 1, Kotalama, Semarang. Informasi lebih lanjut dan pemesanan dapat menghubungi langsung desainer Elkana Gunawan Tan.


Fashion on the Street 2025 bukan sekadar ajang pamer busana, tapi ruang untuk melihat bagaimana fashion bisa menjadi jembatan antara warisan budaya dan masa depan yang berkelanjutan. Dan lewat “Kangen Jogja”, Elkana Gunawan Tan sukses memperlihatkan bahwa rindu pada kota bisa diterjemahkan menjadi karya penuh makna.Pungkas:Elkana(Tyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *