Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Rantonika, Inspirasi Generasi Muda untuk Berkarya dan Berwirausaha di Kulonprogo Bisnis
  • Wapres Gibran Hadiri Sarasehan Bersama HIPMI DIY, Bahas Sinergi Ekonomi dan Inovasi Daerah Nasional
  • Pekan WIRABANGSA Liburan ke Yogyakarta Sekaligus Merayakan Jiwa Nusantara Daerah
  • Langkah Cara Rizeqi Biar Kembali Bangkit Nasional
  • Sentuhan Tepat, Badan Kembali Nikmat: Sarasehan hingga Ritual Doa Warnai Pembukaan Wellness Center di Jogja Nasional
  • Dewan Pendidikan DIY Resmi Dukung Najwa Fitria Menuju Puteri Indonesia Daerah
  • Kalurahan Banyuraden Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional pada Puncak Hari Desa Nasional 2026 Nasional
  • Edukasi Stunting dan Pengobatan Gratis di Condongcatur Daerah

Sosialisasi Standar Usaha Jasa Pariwisata Resiko Menengah-Tinggi’Dukung Kemajuan Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata

Posted on Mei 19, 2025Mei 19, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Sosialisasi Standar Usaha Jasa Pariwisata Resiko Menengah-Tinggi’Dukung Kemajuan Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata

NASIONALTERKINI. Dinas Pariwisata DIY menggelar kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan bagi para pelaku ekonomi kreatif melalui Sosialisasi Standar Usaha Jasa Pariwisata Berisiko Menengah-Tinggi. Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap standar usaha yang sesuai regulasi, sekaligus memperkuat kualitas layanan dan keamanan di sektor pariwisata.Senin:19/05/2025 di Pendopo Wisata Desa Gamplong Sleman Yogyakarta. Jam:10.00WIB

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain:

Yan Kurnia Kustanto, Anggota Komisi B DPRD DIY

Agus Budi Rahmanto, Wakil Ketua Bidang ODTW GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia)

Destha Titi Raharjana, Peneliti dari Pusat Studi Pariwisata UGM (Puspar UGM)

Dalam sambutannya, Yan Kurnia Kustanto menyatakan bahwa DPRD DIY, khususnya Komisi B, siap mendukung para pelaku pariwisata. “Kami mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata dan pertanian. Jika ada kendala atau kebutuhan, silakan sampaikan langsung, termasuk jika ada anak-anak yang berpotensi putus sekolah, kami siap bantu lewat jalur pendidikan,” ujarnya.

Yan juga menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan pelaku wisata, terutama di wilayah Sleman bagian barat, untuk mendorong kemajuan daerah secara merata.

Sementara itu, Destha Titi Raharjana dari Puspar UGM menjelaskan bahwa kegiatan ini membahas usaha jasa pariwisata berisiko menengah hingga tinggi, yang mencakup 35 jenis usaha. “Risiko dibagi menjadi empat tingkatan dan mencakup aspek kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. Contohnya adalah hotel berbintang, kolam renang, hingga wisata alam seperti sungai dan gunung,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan standar minimal pada usaha-usaha tersebut. “Contohnya hotel berbintang lima wajib memiliki kamar mandi ramah difabel dan sistem air bersih yang stabil, terutama di musim kemarau,” tambahnya.

Agus Budi Rahmanto dari GIPI berbagi pengalaman dari pengelolaan dua destinasi wisata yang berada di Kota Yogyakarta: Taman Pintar dan Taman Embung. Ia menyoroti tantangan manajemen destinasi dengan jumlah pengunjung yang tinggi. “Kami menerima 3.000–5.000 pengunjung per hari, bahkan bisa mencapai 1,2 juta pengunjung per tahun,” ungkapnya.

Agus menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik sebagai bagian dari SOP (Standard Operating Procedure) usaha wisata. “Kami menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri—mulai dari pemilahan sampah organik, plastik, hingga kardus. Dari pengelolaan ini, kami bisa memperoleh penghasilan tambahan hingga belasan juta rupiah per bulan dari hasil daur ulang,” katanya.

Acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan bekal praktis bagi para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata dalam menerapkan standar yang sesuai dengan tingkat risiko usahanya. Dengan demikian, kualitas pariwisata DIY bisa meningkat secara berkelanjutan serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal.(Tyo)

Daerah, Pariwisata

Navigasi pos

Previous Post: “Moody & Creamy”: Komik Karya Anak-Anak Olifant School
Next Post: Sadar Risiko, Siap Layanan: Keamanan dan Profesionalisme dalam Pariwisata DIY

Related Posts

  • Pemkab Sleman Kembali Sandang Predikat “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi DIY 2025 Daerah
  • Finalis Dimas Diajeng Jogja 2025 Tunjukkan Greget dan Gagasan Segar untuk Pariwisata DIY Daerah
  • Wali Kota Yogyakarta: Air Minum Mandiri adalah Kunci Kedaulatan Pangan dan Energi Bisnis
  • Sholat Idul Fitri di Mapolda DIY Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan yg Daerah
  • Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Integrated Eco Management di Destinasi Wisata Daerah
  • Festival Budaya Ndeso Kluthuk 2025 Napas Tradisi dari Desa Bejiharjo untuk Indonesia Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi Bisnis
  • “Menutup Pekan, Membuka Kesadaran Refleksi Makna Wellness Bersama GKR Bendara di JCWF 2025” Nasional
  • “My Dream” oleh Tulinprasetyo Busana sebagai Medium Ekspresi Jiwa dan Keberanian Diri Fashion
  • Menyelaraskan Jiwa di Pagi Hari: Wedaran Wellness Ki Sutikno tentang Harmoni Cipta, Rasa, dan Karsa Umum
  • “Dari Konflik Global ke Kesadaran Kolektif: Refleksi Suwung dan Non-Dualitas dalam Era Krisis” Wellness
  • Festival Budaya Lereng Merapi 2024 Dengan Seribu Penari Dan Seribu Hidangan Daerah
  • Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80 Ziarah Kenang Jejak Pahlawan Daerah
  • Semangat Kartini Mengaspal, Lady Bikers Jogja Gelar “Ngawiji” di Taman Embung Giwangan Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme