Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • CHESA by Lanny Amborowati Tampilkan Elegansi Artistik di Jogja Fashion Week 2025 Fashion
  • Royal Darmo Malioboro Suguhkan Malam Tahun Baru 2026 yang Meriah Daerah
  • Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana Dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum HAM Internasional UGM Nasional
  • Festival Budaya Ndeso Kluthuk 2025 Napas Tradisi dari Desa Bejiharjo untuk Indonesia Daerah
  • Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional 2025 Mengorbitkan Semangat Inovasi Anak Bangsa Daerah
  • Syukuran Ulang Tahun Ke-2 Loman Park Hotel “Ora Loman Ora Oman” Jadi Semangat Kebersamaan Nasional
  • HUT ke-2 Loman Park Hotel Seharian Penuh Keseruan di Jogjavaganza Carnival Vol. 4 Daerah
  • Pemkab Sleman Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Gelar Rakor dan Asistensi Bersama Kemendagri Bisnis

Pelestarian Pusaka Harus Inklusif dan Responsif terhadap Perubahan Zaman

Posted on Agustus 6, 2025Agustus 6, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Pelestarian Pusaka Harus Inklusif dan Responsif terhadap Perubahan Zaman

NASIONALTERKINI. Pelestarian pusaka budaya Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai dasar yang inklusif dan responsif terhadap perubahan zaman. Kesadaran kolektif dari setiap wilayah menjadi kunci dalam menjaga warisan budaya agar tetap relevan dan hidup di tengah masyarakat modern.

Hal ini disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XI Tahun 2025 di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, Rabu (6/8/2025).

Dengan tema “Resiliensi Kawasan Cagar Budaya Guna Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan,” Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah kegiatan yang berlangsung dari 3 hingga 9 Agustus 2025. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 delegasi dari berbagai daerah anggota JKPI.

Merawat Pusaka Bukan Sekadar Melestarikan Masa Lalu

Dalam sambutannya, Sri Sultan HB X menekankan bahwa pelestarian pusaka tidak hanya soal merawat objek fisik semata, tetapi juga menjaga nilai-nilai hidup yang terkandung di dalamnya.

Kita bukan hanya penjaga pusaka, tetapi juga penggerak yang mampu menempatkan warisan budaya sebagai sumber daya nilai untuk membentuk masa depan kota yang cerdas, beretika, dan kontekstual,” tegas Sri Sultan.

Ia menambahkan, tantangan pelestarian pusaka saat ini jauh berbeda dibanding satu dekade lalu. Perubahan sosial, budaya, ekonomi, serta pola hidup manusia terjadi sangat cepat, menuntut pendekatan yang lebih adaptif dan terbuka terhadap dinamika.

Rakernas JKPI ini bukan hanya ajang bertukar praktik baik, melainkan ruang refleksi yang jujur dan mendalam tentang relevansi pendekatan kita selama ini,” ujarnya.

Sri Sultan juga mengajak seluruh peserta Rakernas untuk memastikan bahwa pelestarian pusaka bukan hanya simbolis, administratif, atau seremonial, melainkan benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat. Menurutnya, kota pusaka harus menjadi kota yang hidup, bermakna, dan menghidupi warganya.

Peran Strategis JKPI dalam Menjaga Warisan Budaya

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menyampaikan bahwa setiap anggota JKPI memiliki karakteristik unik yang menjadi kekuatan untuk saling bertukar pengetahuan, advokasi, perlindungan pusaka, hingga pengusulan warisan budaya ke tingkat nasional dan internasional.

Mari terus perkuat kerja sama dan dukungan antaranggota dalam melestarikan budaya. Ini adalah langkah penting agar warisan budaya kita berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin sekaligus Ketua Presidium JKPI, H. Muhammad Yamin HR, mengapresiasi peran aktif JKPI dalam menjaga pusaka sejarah, khususnya di tengah tekanan pembangunan yang semakin masif.

Forum ini menjadi ruang saling berbagi, memperkuat, dan mendorong program strategis keanggotaan. Setiap daerah yang memiliki pusaka wajib merawat dan mengangkat nilainya,” katanya.

Yamin juga mencontohkan Yogyakarta sebagai kota dengan sejarah panjang dalam merawat pusaka dalam berbagai bentuk, yang tidak hanya berdampak budaya, tetapi juga ekonomi.

Menuju Kota Pusaka sebagai Pilar Masa Depan

Wali Kota Semarang, Agustina Wijeng Pramestu,menyampaikan bahwa Rakernas JKPI XI ini merupakan bagian dari upaya besar dalam melestarikan warisan budaya nenek moyang. Ia meyakini bahwa pusaka tradisi dan kebudayaan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kami juga mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Kota Yogyakarta yang telah menjadi tuan rumah dengan suasana yang berbudaya dan hangat,”Pungkas:Agustina(Tyo)

Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Seni Budaya

Navigasi pos

Previous Post: Tumpengan JFW 2025 Doa Bersama untuk Kesuksesan Dua Dekade Jogja Fashion Week2025
Next Post: “Threads of Tomorrow”: Jogja Fashion Week 2025 Resmi Dibuka,20 Tahun Perjalanan Fashion Lokal yang Mendunia

Related Posts

  • “Kartini Tanpa Batas” Generasi Muda Meriahkan Hari Kartini Fashion
  • Royal Darmo Malioboro Hadirkan Malam Nataru Bertema Hawaiian Night Party Kuliner
  • Perum BULOG Yogyakarta Salurkan 12,8 Ton Beras Bantuan Pangan di Kapanewon Minggir Sleman Ekonomi
  • TK dan SD Model Sleman Terima Hibah Bus Sekolah Daerah
  • Sogan Batik Rejodani X KainHalal”Tampil di Pehelatan Akbar Modest Style Runway 2026 Fashion
  • Borobudur Silver Bawa Perak Jogja Tampil di Dua Pameran Internasional Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Zulfa Faiz, Ibu Rumah Tangga yang Mewakili Suara Seni di ARTJOG 2025 Nasional
  • Wabup Danang Dukung Program Waste to Energy di Rakornas Pengelolaan Sampa Daerah
  • UMKM Sleman Makin Cuan Transaksi Capai Rp205 Miliar, Mbizmarket Jadi Andalan Bisnis
  • Pemkab Sleman Kembali Sandang Predikat “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi DIY 2025 Daerah
  • Peken Klangenan Kotagede Menyatu dengan Tradisi Merangkai Masa Lalu dan Masa Kini Daerah
  • Pengurus IWOI dan Ratusan Jamaah Masjid Al-Huda Antarkan Fatma Udin Berangkat Haji Daerah
  • Sayembara Karya Jurnalistik Sultan HB II Dibuka, Ajak Insan Pers Menapak Jejak Sang Raja Pejuang Nasional
  • Angkringan Loman Park Hotel Hadirkan Cita Rasa Khas Jogja di Musim Libur Nataru Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme