Libur Sekolah Dorong Kunjungan Wisata Sleman Tembus 921.851 Orang

NASIONALTERKINI.COM.Sleman.Kabupaten Sleman mencatat lonjakan kunjungan wisata selama masa libur sekolah. Berdasarkan hasil monitoring Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, jumlah kunjungan wisatawan pada periode 15 Juni hingga 13 Juli 2026 mencapai 921.851 kunjungan.

Wisatawan nusantara masih mendominasi dengan 906.021 kunjungan atau sekitar 98,28 persen dari total kunjungan. Sementara itu, wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 15.830 kunjungan atau 1,72 persen.

Puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan. Pada Sabtu, 4 Juli 2026, jumlah kunjungan mencapai 69.831 wisatawan, kemudian disusul Minggu, 5 Juli 2026, dengan 68.099 wisatawan. Data tersebut menunjukkan bahwa periode libur sekolah menjadi salah satu musim puncak (peak season) bagi sektor pariwisata di Kabupaten Sleman.

Berdasarkan jenis destinasi, wisata alam menjadi pilihan utama wisatawan dengan 362.929 kunjungan. Selanjutnya, wisata budaya mencatat 191.221 kunjungan, sedangkan wisata buatan mencapai 171.708 kunjungan.

Untuk destinasi favorit, kategori wisata alam dipimpin Merapi Adventure, kategori wisata budaya didominasi Candi Prambanan, sedangkan kategori wisata buatan menjadi daya tarik utama bagi wisata keluarga melalui Family Recreation Park.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menilai tingginya mobilitas wisatawan selama libur sekolah menunjukkan kuatnya daya saing destinasi wisata di wilayah tersebut. Kawasan Merapi tetap menjadi magnet utama, didukung kekayaan wisata budaya, rekreasi keluarga, serta beragam aktivitas yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Peningkatan kunjungan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah, mulai dari sektor perhotelan, restoran, transportasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di kawasan destinasi wisata.

Data monitoring ini menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Sleman, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Monitoring Kunjungan Wisata Libur Sekolah Periode 15 Juni–13 Juli 2026.(Tyo) Redaksi=
Terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Nasional, Pariwisata | Tinggalkan komentar

Wujud Kepedulian Lingkungan, Kalurahan Tamanan Tebar Benih Ikan untuk Pulihkan Ekosistem Sungai

foto=Pemerintah Kalurahan Tamanan bersama tokoh masyarakat menggelar kegiatan penebaran benih ikan di aliran Sungai

NASIONALTERKINI.COM. Bantul. Pemerintah Kalurahan Tamanan bersama tokoh masyarakat menggelar kegiatan penebaran benih ikan di aliran Sungai Dam Donoloyo hingga Pintu Air Dam Bibis, Padukuhan Grojogan, Selasa:14/7/2026

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem sungai sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi sumber daya air bagi masyarakat.

Kegiatan diikuti Carik Kalurahan Tamanan Ratri Erfiana, Ulu-Ulu Kalurahan Novia Kusuma Ningrum, staf kalurahan, Bhabinkamtibmas, Dukuh Grojogan, Dukuh Glagah Kidul, serta perwakilan tokoh masyarakat Kampung Donoloyo.

Penebaran benih ikan dilakukan setelah proses normalisasi sungai melalui pengangkatan endapan sedimen dan tanaman liar oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantul. Langkah tersebut mengembalikan fungsi dam sebagai tampungan air sekaligus mendukung program restocking populasi ikan yang sempat berkurang selama proses pengerukan.

Carik Kalurahan Tamanan, Ratri Erfiana, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Semoga kegiatan ini dapat terus dilestarikan seiring upaya kita menjaga alam. Benih ikan yang ditebar diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat, baik bagi para pemancing maupun sebagai sarana rekreasi keluarga untuk menikmati keindahan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Ulu-Ulu Kalurahan Tamanan, Novia Kusuma Ningrum, mengatakan bahwa aliran sungai tidak hanya berfungsi sebagai sumber irigasi pertanian, tetapi juga memiliki potensi menjadi ruang publik yang memberi manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pemulihan fungsi sungai merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat.

Upaya normalisasi aliran sungai telah lama diperjuangkan oleh Dukuh Grojogan, Roi Hermawan, mengingat sebagian besar warga di wilayah tersebut menggantungkan kebutuhan irigasi dari aliran sungai tersebut.

Ia menjelaskan, kendala utama sebelumnya berkaitan dengan kewenangan pengelolaan. Namun, setelah melalui koordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Banguntapan, aspirasi para petani mendapat respons positif dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantul yang kemudian melakukan pengangkatan sedimen dan tanaman liar penyumbat aliran.

Perwakilan tokoh masyarakat Kampung Donoloyo, Bambang Nurdiansyah, menyampaikan bahwa dirinya telah beberapa kali melakukan penebaran benih ikan secara mandiri. Namun, kali ini kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan Pemerintah Kalurahan Tamanan sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Dengan adanya penebaran benih ikan ini, kami berharap masyarakat, termasuk para pemancing, dapat ikut merasakan manfaatnya sekaligus bersama-sama menjaga kelestarian sungai,” katanya.

Pemerintah Kalurahan Tamanan menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan fungsi Dam Donoloyo dan Dam Bibis tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun Dinas Pekerjaan Umum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Seluruh warga, khususnya para petani yang memanfaatkan aliran sungai, diharapkan turut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan agar fungsi dam sebagai penampung air serta habitat perairan tetap terpelihara secara berkelanjutan.Pungkas:Roi(Tyo)

Redaksi=

terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Daerah, Umum | Tinggalkan komentar

Tahun ini INACRAFT Festival 2026 Digelar di Yogyakarta

INACRAFT Festival 2026 siap digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 15–19 Juli 2026

NASIONALTERKINI.COM. Yogyakarta. INACRAFT Festival 2026 siap digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 15–19 Juli 2026. Mengusung tema Hamemayu Hayuning Bawana, pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat industri kreatif, memperluas pasar produk kerajinan, sekaligus mendorong daya saing UMKM di tingkat nasional maupun global.

Menjelang pembukaan, Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bersama PT Mediatama Binakreasi (FERACO) selaku penyelenggara menggelar konferensi pers di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (14/7/2026) pukul 16.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus ASEPHI, PT FERACO, mitra strategis, sponsor, serta puluhan jurnalis dari media nasional dan daerah.

Ketua Umum BPP ASEPHI menegaskan, penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026 merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat ekosistem industri kerajinan nasional di tengah dinamika ekonomi global. Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki kekuatan budaya, tradisi kriya, serta ekosistem ekonomi kreatif yang berkembang pesat.

Mengangkat filosofi Jawa Hamemayu Hayuning Bawana, INACRAFT Festival 2026 mengajak seluruh pelaku industri kreatif untuk menjaga harmoni antara manusia, budaya, alam, dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Tema tersebut sekaligus merepresentasikan semangat inovasi, kolaborasi, dan pelestarian warisan budaya melalui karya-karya kerajinan Nusantara.

Selama lima hari penyelenggaraan, ratusan peserta dari berbagai provinsi akan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra, batik, tenun, perhiasan, furnitur, dekorasi rumah, kerajinan kulit, anyaman, hingga produk berbasis material ramah lingkungan. Pameran juga menghadirkan berbagai program pendukung seperti workshop, demonstrasi kerajinan, business matching, talkshow industri kreatif, fashion show, serta temu bisnis yang mempertemukan perajin dengan buyer domestik maupun mancanegara.

Dalam konferensi pers tersebut, Bank Mandiri menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026 sebagai bagian dari komitmen memperkuat ekosistem UMKM Indonesia. Regional CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2, Iwan Tri Imawan, menjelaskan bahwa dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan transaksi digital yang memudahkan pelaku UMKM selama pameran berlangsung, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi perajin untuk meningkatkan kapasitas produksi, inovasi produk, dan ekspansi pasar.

Menurutnya, sektor kerajinan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi nasional karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar internasional.

INACRAFT Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi bisnis, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif, pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas dalam membangun industri kerajinan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Pameran akan berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) mulai 15 hingga 19 Juli 2026, dan terbuka bagi masyarakat, pelaku usaha, kolektor, hingga pembeli internasional yang ingin melihat langsung kekayaan kriya Nusantara sekaligus menjalin peluang kerja sama bisnis.(Redaksi)
Terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Bisnis, Ekonomi, Nasional | Tinggalkan komentar

Baru 1,23 Persen Perusahaan Miliki Daycare, Kemnaker Perkuat Tempat Kerja Ramah Keluarga

foto:Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri,

NASIONALTERKINI. COM. Jakarta. Kementerianr Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat penerapan konsep Family Friendly Workplace (FFW) atau tempat kerja ramah keluarga sebagai bagian dari penguatan Hubungan Industrial Pancasila. Langkah ini dinilai mendesak karena baru sekitar 1,23 persen perusahaan di Indonesia yang menyediakan fasilitas penitipan anak (daycare).

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menegaskan bahwa penerapan FFW tidak berarti setiap perusahaan harus membangun daycare sendiri. Model layanan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas perusahaan, mulai dari penyediaan daycare bersama di kawasan industri atau perkantoran, pemberian subsidi atau voucher, hingga menjalin kemitraan dengan daycare komunitas.

“Fasilitas kesejahteraan pekerja, termasuk penitipan anak, harus dipahami sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan produktivitas nasional,” ujar Indah dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker, Selasa (14/7/2026).

Data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan per 31 Mei 2026 menunjukkan, dari lebih dari 262 ribu perusahaan yang terdaftar, hanya 3.222 perusahaan atau sekitar 1,23 persen yang telah menyediakan fasilitas penitipan anak. Angka tersebut mencerminkan masih besarnya ruang pengembangan kebijakan tempat kerja ramah keluarga di Indonesia.

Menurut Indah, keberadaan daycare memberikan manfaat yang luas, tidak hanya membantu pekerja menjalankan peran sebagai orang tua, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan loyalitas karyawan, memperluas partisipasi perempuan di dunia kerja, menekan tingkat pergantian tenaga kerja, serta mendukung tumbuh kembang anak sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang.

Ia menambahkan, pengembangan layanan pengasuhan anak merupakan bagian dari strategi pembangunan nasional yang selaras dengan amanat Pasal 100 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, RPJPN 2025–2045, serta arahan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

“Kita ingin membangun hubungan industrial yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia. Daycare bukan sekadar fasilitas kesejahteraan pekerja, melainkan investasi strategis bagi produktivitas, daya saing perusahaan, dan kualitas generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,Pungkas:Indah.(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Nasional, Umum | Tinggalkan komentar

Menaker Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial dan Masa Depan Dunia Kerja

foto=Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli menghadiri Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026.

NASIONALTERKINI.COM.Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli menghadiri Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026. Pertemuan para menteri ketenagakerjaan negara anggota BRICS tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama sekaligus membahas berbagai tantangan ketenagakerjaan di tengah transformasi dunia kerja.

LEMM BRICS 2026 akan membahas empat agenda utama, yakni penguatan jaminan sosial dan formalisasi pasar kerja, peningkatan partisipasi perempuan serta inklusi angkatan kerja, kerja sama dalam pemetaan dan pengembangan keterampilan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja, serta pemanfaatan teknologi digital bagi seluruh pekerja, termasuk pekerja gig dan pekerja platform digital.

Menaker Yassierli menegaskan, partisipasi Indonesia dalam forum tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas kemitraan internasional sekaligus memperkuat kolaborasi dalam merespons dinamika ketenagakerjaan global.

“Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Indonesia dapat bertukar pengalaman, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja,” ujar Yassierli dalam siaran pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, dunia kerja saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari transformasi pasar kerja, perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja, hingga perluasan perlindungan sosial bagi para pekerja. Oleh karena itu, kerja sama antarnegara dinilai menjadi kunci dalam merumuskan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

“Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam setiap pembahasan serta berbagi praktik baik yang telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui LEMM BRICS, negara-negara anggota diharapkan dapat memperkuat kesamaan visi dalam menghadapi perubahan dunia kerja sekaligus memperluas kolaborasi untuk merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.Pungkas:Yassierli(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Nasional, Umum | Tinggalkan komentar

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

foto=Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor bersama delegasi selama kunjungan kerja ke Jepang pada 8–12 Juli 2026

NASIONALTERKINI.COM. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga kerja Indonesia dengan kebutuhan dunia usaha di negara tersebut. Pemetaan tersebut dilakukan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor bersama delegasi selama kunjungan kerja ke Jepang pada 8–12 Juli 2026.

Selama kunjungan, Wamenaker bersama delegasi berdialog dengan KBRI Tokyo, lembaga pelatihan dan penempatan, sejumlah perusahaan penerima tenaga kerja Indonesia, serta Sekretariat Asian Productivity Organization (APO). Dari rangkaian pertemuan tersebut, Kemnaker memperoleh gambaran mengenai kebutuhan industri Jepang, kesiapan tenaga kerja, serta aspek perlindungan yang perlu terus diperkuat.

Wamenaker Afriansyah Noor mengatakan, Jepang masih memiliki peluang yang besar bagi tenaga kerja Indonesia, terutama pada sektor otomotif, transportasi, konstruksi, pertanian, caregiving, dan sektor lain yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

“Peluang kerja di Jepang harus kita siapkan dengan tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Penyiapan SDM tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa, pemahaman budaya kerja, dan kesiapan beradaptasi,” ujar Wamenaker melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, mitra Jepang memberikan penilaian positif terhadap tenaga kerja Indonesia karena dinilai memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Namun, kualitas tenaga kerja tetap perlu diperkuat, terutama pada keterampilan praktik, kemampuan bahasa Jepang, penguasaan istilah teknis, keselamatan kerja, disiplin, serta pemahaman budaya kerja agar semakin sesuai dengan standar perusahaan Jepang.

Salah satu temuan penting dari kunjungan tersebut adalah perlunya pelatihan yang semakin mendekati kondisi kerja nyata di perusahaan Jepang. Pada sektor otomotif, misalnya, perusahaan menekankan pentingnya penguasaan praktik perawatan kendaraan, inspeksi dasar, keselamatan kerja, serta menjaga kualitas dan kerapian area kerja. Selain itu, kemampuan berkomunikasi dan menjalankan prosedur kerja secara disiplin juga menjadi perhatian.

Kemnaker juga mencatat bahwa penguasaan bahasa Jepang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan tenaga kerja Indonesia. Karena itu, pembekalan tidak hanya mencakup kemampuan berbahasa sehari-hari, tetapi juga bahasa teknis yang digunakan di lingkungan kerja, termasuk istilah keselamatan dan komunikasi operasional.

Wamenaker menegaskan, masukan langsung dari perusahaan Jepang menjadi bekal penting bagi Kemnaker untuk terus menyempurnakan penyelenggaraan pelatihan vokasi di Indonesia.

“Kita ingin memastikan pelatihan vokasi benar-benar menjawab kebutuhan industri. Masukan langsung dari perusahaan di Jepang menjadi penting untuk memperbaiki kurikulum, meningkatkan kualitas instruktur, dan memperkuat pembelajaran berbasis praktik,” kata Wamenaker.

Selain peningkatan kompetensi, kunjungan tersebut juga membahas penguatan perlindungan tenaga kerja Indonesia di Jepang, mulai dari pendampingan dan layanan pengaduan hingga pembekalan kesiapan mental, kemampuan adaptasi, serta budaya kerja Jepang, seperti kedisiplinan, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan komunikasi di lingkungan kerja.

Pertemuan dengan Sekretariat APO juga membahas peluang penguatan kerja sama di bidang produktivitas, termasuk pengembangan kapasitas SDM, penguatan sertifikasi produktivitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Hasil pemetaan kebutuhan industri Jepang tersebut menjadi masukan bagi Kemnaker dalam menyelaraskan program pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan penyiapan tenaga kerja agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta perkembangan pasar kerja global.

“Hasil kunjungan ini menjadi masukan penting bagi Kemnaker untuk memperkuat penyiapan tenaga kerja Indonesia, mulai dari pelatihan, sertifikasi, penempatan, hingga perlindungan. Harapannya, tenaga kerja Indonesia semakin siap bersaing dan memperoleh peluang kerja yang berkualitas,”Pungkas:Atrianyah(Tyo)

Redaksi=

terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Nasional, Umum | Tinggalkan komentar

Bupati Sleman Lantik Dua Pejabat Administrator Dukcapil, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Layanan Publik

foto:Pelantikan yang berlangsung di Aula Bima Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP)

NASIONALTERKINI.COM.Pemerintah Kabupaten Sleman kembali memperkuat reformasi birokrasi melalui pelantikan dua Pejabat Administrator di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.Senin:13/07/2026

Pelantikan yang berlangsung di Aula Bima Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Funtu Rahmatu dilantik sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil setelah sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil. Sementara posisi Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil kini diemban oleh Rini Dwi Astuti.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menegaskan bahwa penataan birokrasi merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk membangun pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, penerapan sistem merit menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap aparatur ditempatkan sesuai kompetensi dan kinerja.

“Garis besarnya adalah kepatuhan penuh terhadap sistem yang berjalan. Kita ingin penataan birokrasi yang jauh lebih baik,” ujar Harda.

Ia menjelaskan, proses penempatan pejabat dilakukan melalui evaluasi berbasis kinerja yang dipadukan dengan uji kompetensi secara komprehensif. Mekanisme tersebut telah diterapkan bagi pejabat eselon II dan akan dilanjutkan untuk pejabat eselon III sebagai bagian dari penguatan manajemen aparatur sipil negara.

Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan program. Menurutnya, birokrasi yang adaptif dan profesional merupakan kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan berkualitas.Pungkas.Harda:(Aan)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Daerah, Umum | Tinggalkan komentar

Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Hasil Diumumkan 16 Juli

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)seleksi wawancara bagi calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 pada 10–15 Juli 2026

NASIONALTERKINI.COM. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai melaksanakan seleksi wawancara bagi calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 pada 10–15 Juli 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari proses akhir seleksi sebelum peserta ditetapkan mengikuti pelatihan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan wawancara dilakukan untuk menilai kesiapan serta komitmen calon peserta dalam mengikuti pelatihan sesuai bidang yang dipilih.

“Seleksi wawancara merupakan tahapan penting dalam proses seleksi calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3. Kami mengimbau seluruh calon peserta mengikuti seleksi sesuai jadwal dan menunjukkan kesiapan serta komitmennya untuk mengikuti pelatihan hingga selesai,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, hasil wawancara menjadi salah satu indikator dalam penetapan peserta yang berhak mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3. Proses tersebut juga bertujuan memastikan peserta yang terpilih memiliki motivasi dan kesiapan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.

Kemnaker mengimbau seluruh calon peserta mengikuti seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta mempersiapkan diri dengan baik agar dapat menunjukkan kompetensi, keseriusan, dan komitmen selama proses wawancara.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 16 Juli 2026 melalui platform Skillhub. Seluruh calon peserta diminta memantau akun Skillhub secara berkala untuk memperoleh informasi hasil seleksi dan jadwal pelaksanaan pelatihan.Pungkas:Darmawansyah(Aan)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Nasional, Pendidikan | Tinggalkan komentar

Konservasi Candi Prambanan Perkuat Kolaborasi Indonesia–India dan Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan pada Rabu:08/07/2026

NASIONALTERKINI.COM. Yogyakarta, 8 Juli 2026. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyambut kolaborasi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah India dalam program konservasi dan restorasi Candi Prambanan sebagai langkah strategis untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus menjaga kelestarian salah satu situs warisan dunia paling berharga.

Kolaborasi tersebut menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan India yang telah terjalin selama berabad-abad. Jejak sejarah kedua bangsa tercermin pada Candi Prambanan, kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu mahakarya arsitektur Hindu Siwa terbesar di dunia. Dibangun pada abad ke-9 pada masa Kerajaan Mataram Kuno, Prambanan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1991.

Komitmen bersama itu ditandai dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan pada Rabu:08/07/2026

Dalam kesempatan tersebut, Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan bahwa Candi Prambanan merepresentasikan warisan budaya bersama Indonesia dan India.

«”Warisan budaya bangsa ini mengingatkan kita pada kekayaan budaya yang juga kami miliki di India. Warisan budaya inilah yang menyatukan kedua negara. Selama lebih dari 1.200 tahun, masyarakat Indonesia telah melestarikan warisan ini dengan komitmen, ketekunan, dan pengabdian,” ujar Modi.»

Kunjungan kedua pemimpin negara tersebut menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral sekaligus menegaskan komitmen kedua negara untuk melaksanakan program konservasi jangka panjang terhadap kawasan Candi Prambanan.

Program konservasi akan difokuskan pada restorasi 224 candi perwara atau candi pendamping di kompleks Prambanan. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan ilmiah yang mencakup penelitian arkeologi, dokumentasi digital, rekonstruksi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kapasitas konservasi antara Indonesia dan India.

Sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata sekaligus induk perusahaan pengelola Candi Prambanan melalui InJourney Destination Management (IDM), InJourney menilai kolaborasi ini sejalan dengan misinya mengembangkan destinasi pariwisata berkelas dunia melalui pelestarian budaya, penguatan kerja sama internasional, serta penciptaan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan warisan budaya dapat menjadi media efektif untuk mempererat hubungan antarbangsa sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

Menurut Maya, Candi Prambanan saat ini menjadi salah satu destinasi heritage paling diminati di Indonesia dengan rata-rata sekitar 2,4 juta kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara setiap tahun.

“Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nation branding Indonesia sebagai destinasi budaya kelas dunia yang mampu mengelola warisan budaya secara berkelanjutan melalui kemitraan internasional. Kami optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan daya tarik Indonesia, khususnya di pasar India yang memiliki lebih dari 1,4 miliar penduduk, sekaligus mendorong pertumbuhan wisatawan mancanegara yang berkualitas,” ujar Maya.

Ia menambahkan, pelestarian warisan budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan UMKM, berkembangnya ekonomi kreatif, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Sementara itu, Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, menegaskan seluruh proses konservasi akan tetap mengacu pada prinsip keaslian, keutuhan, dan pendekatan ilmiah sesuai standar UNESCO.

“Keberhasilan kerja sama ini tidak hanya diukur dari jumlah candi perwara yang berhasil dipugar, tetapi juga dari meningkatnya kapasitas konservator Indonesia, berkembangnya praktik konservasi berbasis ilmu pengetahuan, serta tetap terjaganya nilai universal Candi Prambanan sebagai warisan dunia,” kata Esti.

Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, mengatakan sejak ditetapkan sebagai pusat rumah ibadah umat Hindu Indonesia dan dunia pada 2022, kawasan Candi Prambanan tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata dan situs arkeologi, tetapi juga berkembang menjadi ruang diplomasi budaya, spiritualitas, pendidikan, serta kerja sama internasional.

Menurutnya, India merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Data menunjukkan wisatawan asal India yang berkunjung ke kawasan Candi Prambanan rata-rata mencapai hampir 4.000 orang setiap tahun. Angka tersebut masih memiliki peluang untuk terus ditingkatkan melalui promosi dan penguatan kerja sama bilateral.

“Kunjungan Perdana Menteri India diharapkan menjadi katalis bagi meningkatnya minat wisatawan India untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Candi Prambanan. Percepatan pemugaran kawasan ini juga diharapkan semakin memperkuat daya tarik Prambanan sebagai destinasi budaya kelas dunia yang memiliki kedekatan historis dan kultural dengan India,” ujar Febrina.(Tyo)

Redaksi=

terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Ekonomi, Nasional, Pariwisata | Tinggalkan komentar

Bupati Sleman Ajak Masyarakat Kendalikan Penyakit Kronis Lewat Gerak Sehat Prolanis

foto:kegiatan Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis)

NASIONALTERKINI.COM. Pemerintah Kabupaten Sleman bersama BPJS Kesehatan terus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit kronis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (10/7).

Kegiatan yang diikuti peserta Prolanis ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup penyandang penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus, melalui aktivitas fisik, edukasi kesehatan, serta pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menegaskan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sakit, tetapi harus dimulai melalui kebiasaan hidup sehat setiap hari. Menurutnya, pendekatan promotif dan preventif menjadi langkah penting untuk menekan risiko komplikasi sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui Gerak Sehat Prolanis ini kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk rutin berolahraga, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus mendukung berbagai program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Harda.

Beragam kegiatan diselenggarakan dalam Gerak Sehat Prolanis, mulai dari senam bersama, GSP 335 (Gerak Sehat Prolanis 335/Interval Walking Training), edukasi kesehatan, mentoring bersama dokter spesialis penyakit dalam dr. R. Bowo Pramono, Sp.PD., K-EMD., hingga layanan pemeriksaan kesehatan yang didukung Laboratorium Mitra BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman, mengatakan Prolanis dirancang sebagai program pendampingan kesehatan yang berkelanjutan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menderita penyakit kronis. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengutamakan pencegahan melalui edukasi dan perubahan perilaku hidup sehat.

“Program Prolanis merupakan bentuk pendekatan proaktif BPJS Kesehatan agar peserta mampu mengendalikan kondisi kesehatannya, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan dan kualitas hidup tetap terjaga,” kata Irfan.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat, Program Prolanis diharapkan semakin memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus memperkuat implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Sleman.pungkas:Irfan(Aan)

Redaksi=

terkininasional@gmail.com

Ditulis pada Daerah, Umum | Tinggalkan komentar