
foto=Founder Asosiasi Sumber Daya Terapis Yogyakarta (ASDTY), IB Haryanto
NASIONALTERKINI.COM.Upaya menghidupkan kembali tradisi jamu sekaligus memperkenalkan gaya hidup sehat berbasis herbal terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan Pasar Jamu yang akan digelar di Plaza Ngasem, Kota Yogyakarta, pada Sabtu–Minggu, 18–19 April 2026, mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Beringharjo Sales yang berada di bawah naungan Disperindag Kota Yogyakarta melalui UPT Bisnis. Lebih dari 30 brand jamu lokal dijadwalkan berpartisipasi, menghadirkan berbagai produk herbal sekaligus layanan wellness dan terapi kesehatan.
Koordinator lokal brand, Kang DJ, menjelaskan bahwa Pasar Jamu tidak hanya menghadirkan penjualan produk herbal, tetapi juga berbagai aktivitas kesehatan holistik.Ujarnya:Jumat:17/04/2026 Saat di temui Di PLaza Yogyakarta

“Pasar jamu ini bagian dari rangkaian Beringharjo Sales. Lebih dari 30 lokal brand jamu akan berkolaborasi. Selain penjualan produk, ada juga wellness therapy, konsultasi spiritual, dan meditasi khusus hari Minggu,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkenalkan jamu kepada generasi muda dengan konsep yang lebih modern dan kekinian.
“Kita ingin jamu tidak lagi dianggap minuman tradisional yang kuno, tapi menjadi minuman sehat kekinian. Bisa dikemas sebagai booster drink, minuman ringan yang menyehatkan dan mudah diterima generasi sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, Founder Asosiasi Sumber Daya Terapis Yogyakarta (ASDTY), IB Haryanto, menyampaikan bahwa pihaknya mendapat kehormatan mengisi delapan stan dalam kegiatan tersebut. Stan tersebut terdiri dari empat stan pengobatan tradisional dan empat stan jamu herbal.
ASDTY sendiri merupakan komunitas terapis yang berdiri sejak 6 Juli 2022 dan kini memiliki sekitar 250 anggota yang tersebar di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
“ASDTY menaungi berbagai terapis dengan beragam keahlian. Kegiatan utama kami ada dua, yaitu pelatihan keterampilan tradisional dan kegiatan bakti kesehatan masyarakat yang rutin dilakukan setiap hari Rabu di Jalan Guru HA5 Nomor 901 Pandean, Umbulharjo,” jelas IB Haryanto.
Dalam Pasar Jamu nanti, ASDTY juga akan menghadirkan pengobatan massal gratis bagi masyarakat. Berbagai layanan terapi yang disediakan meliputi akupresur, akupuntur, bekam, hipnoterapi, hingga terapi stroke.
“Setiap kami mengadakan kegiatan, selalu ada pengobatan gratis. Bahkan beberapa pasien dari luar kota seperti Jakarta sudah mengonfirmasi hadir untuk mengikuti terapi dalam event ini,” katanya.
Kegiatan akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan pembukaan resmi sekitar pukul 08.00 WIB, dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.
IB Haryanto berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat kesehatan dari jamu dan terapi tradisional berbasis herbal lokal.
“Harapan kami masyarakat lebih memahami manfaat kesehatan, baik secara fisik maupun spiritual. Jogja punya kekayaan rempah luar biasa, dan para terapis di sini memiliki kemampuan mengolah herbal menjadi komoditas kesehatan yang tidak kalah dengan produk luar negeri,” ungkapnya.
Dengan konsep kolaborasi antara jamu, terapi, dan wellness, Pasar Jamu di Plaza Ngasem diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi baru bagi masyarakat untuk mengenal kembali kekayaan herbal Nusantara dalam balutan yang lebih modern dan menarik.Pungkas:Haryanto(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
