Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A Nasional
  • Pemkab Sleman Intensif Awasi Jajanan di Lapangan Pemda, Pastikan Bebas Bahan Berbahaya Daerah
  • Mindful Tourism di Daerah Istimewa: Menapaki Jalan Pariwisata yang Berakar, Berdaya, dan Berkelanjutan Daerah
  • Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni Magang di 21 Balai Pelatihan Vokasi Nasional
  • Syawalan & Temu Kangen ESPERO 82″SMP2 Yogyakarta Daerah
  • Sebanyak 800 Pecinta Burung Kicau DIY–Jateng Ikuti Festival Kajari Sleman Cup 2025 Daerah
  • Nang, Neng, Nong Harmoni Gamelan dan Kebersamaan dalam Nada Gundul-Gundul Pacul OPINI PEMBACA
  • Bupati dan Wakil Bupati Sleman Periode 2024-2030 Resmi Dilantik Di Istana Negara Daerah

Mindful Tourism di Yogyakarta Menuju Pariwisata Kesadaran Berkelanjutan

Posted on Juni 12, 2025Juni 12, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Mindful Tourism di Yogyakarta Menuju Pariwisata Kesadaran Berkelanjutan

NASIONALTERKINI. Pariwisata sering kali hanya dipandang sebagai sarana hiburan atau penggerak ekonomi. Namun, di tengah cepatnya perkembangan industri ini, kita sering lupa bahwa pariwisata juga membawa dampak—baik bagi alam, budaya, maupun masyarakat. Untuk itulah, konsep mindful tourism atau “pariwisata yang sadar” hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman.

Dalam acara diskusi bertajuk “Mindful Tourism di Daerah Istimewa: Menuju Pariwisata yang Berakar, Berdaya, dan Berkelanjutan” yang berlangsung di De Mangol View, Gunungkidul, Kamis (12/06/2025), Sekretaris DPD PUTRI DIY, Agus Budi Rachman, menegaskan pentingnya membawa kesadaran penuh dalam setiap perjalanan.

Kita harus mulai bertanya, bukan sekadar bagaimana membangun pariwisata, tapi bagaimana kita benar-benar hadir dalam setiap perjalanan kita,” ujar Agus.

Apa Itu Mindful Tourism?

Mindful tourism berasal dari kata “mindfulness” yang artinya hadir sepenuhnya—bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara hati dan pikiran. Dalam pariwisata, ini berarti wisatawan tidak hanya datang untuk berfoto atau bersenang-senang, tetapi juga benar-benar menghargai tempat yang dikunjungi, berinteraksi dengan masyarakat, dan menjaga lingkungan.

Yogyakarta sebagai Daerah Istimewa punya modal kuat untuk itu. Nilai-nilai lokal seperti hamemayu hayuning bawana (merawat keindahan dunia) dan eling lan waspada (sadar dan waspada) selaras dengan prinsip pariwisata yang sadar. Pariwisata seperti ini tidak menjual budaya secara dangkal, tetapi menghidupi makna-maknanya.

Pariwisata yang Memberdayakan

Agus juga menjelaskan bahwa pariwisata seharusnya tidak hanya menguntungkan investor besar, tapi juga mengangkat kehidupan masyarakat lokal. Ketika wisatawan datang dengan sikap menghargai, terjadi hubungan yang lebih sehat antara tamu dan tuan rumah. Komunitas lokal diberi ruang untuk tampil, mendapatkan penghasilan, dan tetap menjaga identitas budayanya.

Pariwisata yang berdaya bukan soal uang semata, tapi bagaimana semua pihak merasa dihargai dan dilibatkan,” tambah Agus.

Berkelanjutan Itu Bukan Sekadar Label

Banyak tempat wisata saat ini menggunakan istilah “berkelanjutan” sebagai label promosi. Namun bagi Agus, keberlanjutan harus menjadi tindakan nyata sehari-hari. Misalnya, memilih transportasi yang ramah lingkungan, tidak merusak alam, serta menghormati tempat-tempat suci dan bersejarah.

Di Yogyakarta, konsep ini bisa diwujudkan lewat pelibatan warga dalam perencanaan wisata, perawatan kawasan alam, serta penguatan cerita-cerita lokal yang penuh makna. Situs seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang refleksi yang mengandung pesan spiritual dan kearifan lokal.

Mindful tourism bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tapi juga tentang bagaimana kita memaknai perjalanan. Dalam suasana Yogyakarta yang penuh nilai budaya dan spiritual, perjalanan bisa menjadi pengalaman yang menyembuhkan—baik bagi wisatawan, masyarakat lokal, maupun alam.

Pariwisata sadar adalah bentuk doa yang diam. Sebuah cara untuk menghormati alam, budaya, dan masa depan kita bersama,Papar: Agus

Labirin adalah simbol kuno dari perjalanan hidup manusia—berliku, membingungkan, dan penuh pilihan. Tidak seperti sebuah teka-teki atau puzzle, labirin klasik hanya memiliki satu jalan menuju pusat, tanpa persimpangan yang salah. Ini mencerminkan keyakinan bahwa meski hidup tampak kompleks, ada satu jalan yang tepat jika kita berjalan dengan kesabaran dan kesadaran.Pungkas:Agus(Tyo)

Daerah, Pariwisata

Navigasi pos

Previous Post: ARTJOG 2025: “Motif: Amalan” Digelar Mulai 20 Juni di JNM
Next Post: Polda DIY Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-79

Related Posts

  • Kesadaran – Aksi – Agen Membangun Ekologi Partisipatif dalam Pengelolaan Sampah di DIY Daerah
  • PHRI Magelang Dorong Kolaborasi dan Peningkatan Layanan Wisata Borobudur Nasional
  • THE GREAT PILGRIMAGE: Transformasi Global dan Kebangkitan Wisata Kesadaran 2025–2043 Nasional
  • Sultan Tekankan Integritas dalam Pengelolaan Dana Kalurahan dan Kelurahan Daerah
  • Lanny Amborowati Hadirkan “Urban Kebaya” di Pembukaan JIBB 2025 Daerah
  • Wellness dan Budaya Jogja Menata Identitas Pariwisata Baru Liifestyle

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Ngopi Asyik di Loman Park Hotel: Sensasi Angkringan, Live Musik, dan Harga Ramah Kantong Uncategorized
  • Penutupan “Srawung Rasa Nuswantara”: Saat Manusia Diajak Kembali Mengenali Dirinya Umum
  • GKR Bendara Wellness Dari Jogja Untuk Dunia Nasional
  • Pemkab Sleman Intensif Awasi Jajanan di Lapangan Pemda, Pastikan Bebas Bahan Berbahaya Daerah
  • Karya Terbaru Griya Ageman by Linda Susanti Gaun Batik Lukis dalam Tema “SANGKARA” Fashion
  • Amaranta Prambanan Yogyakarta Hadirkan Paket Spesial Berbuka Puasa Ramadan 2025 Bisnis
  • Semangat Kartini Mengaspal, Lady Bikers Jogja Gelar “Ngawiji” di Taman Embung Giwangan Daerah
  • Agung Sagung Saraswathi Dharmaputri Cucu Raja Pemecutan yang Membawa Pesona Bali ke Panggung Budaya Nasional Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme