
NASIONALTERKINI. Suasana malam yang penuh inspirasi dan semangat kolaborasi menyelimuti gelaran PINTU Night 2024, sebuah acara eksklusif yang mempertemukan para desainer muda dan pelaku industri mode dari Yogyakarta dengan delegasi internasional dari Prancis, Korea Selatan, dan Jepang. Acara ini menjadi bukti bahwa mode tak hanya soal tren, tetapi juga tentang diplomasi kreatif dan jalinan kerja sama lintas negara.
Digagas sebagai bagian dari program inkubasi kreatif yang telah berjalan selama empat tahun, PINTU Night merupakan hasil kolaborasi yang difasilitasi oleh Institut Français Indonesia (IFI) Jogja, dengan dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap pertumbuhan industri mode lokal di kancah global

“Ini bukan sekadar acara temu bisnis, tapi ini adalah momentum untuk memperluas jaringan, membuka pintu kolaborasi, dan menciptakan ekosistem mode yang mendunia. Kami mempertemukan para delegasi dari Prancis, Korea Selatan, dan Jepang langsung dengan para pelaku mode di Jogja. Tujuannya agar mereka bisa berkenalan, saling memahami, dan melihat potensi kerja sama yang lebih jauh di masa depan,” ujar Inta Fitriya Devi, perwakilan dari Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta saat di temui di sela-sela Acara:Jum’at:25/07/2025 di Institut Prancis Indonesia -Yogyakarta
Alamat: Jl. Sagan No. 3, Yogyakarta

Ajang Berjejaring dan Penjajakan Kerja Sama
Dalam suasana yang hangat dan bersahabat, para tamu undangan, termasuk desainer muda, pengusaha fashion, serta komunitas kreatif, memiliki kesempatan langsung untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga menampilkan portofolio mereka kepada para delegasi asing. Tidak sedikit dari mereka yang mengungkapkan antusiasme atas potensi kerja sama, baik dalam bentuk residensi kreatif, pameran bersama, hingga produksi koleksi kolaboratif.

Lebih dari sekadar acara satu malam, PINTU Night merupakan bagian dari proses panjang yang telah berhasil mencetak sejumlah capaian penting. Salah satunya adalah pertukaran kunjungan antara Indonesia dan Prancis yang sudah berlangsung sejak tahun-tahun sebelumnya.
“Kami sudah mengirim desainer dari Indonesia ke Prancis untuk berkunjung dan belajar langsung dari pelaku industri mode di sana. Sebaliknya, delegasi dari Prancis juga sudah beberapa kali datang ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta, untuk melihat langsung potensi para desainer lokal kita,” tambah Inta.
Menuju Panggung Global: Paris Fashion Week
Capaian yang membanggakan dari program ini adalah partisipasi desainer muda asal Yogyakarta dalam Paris Fashion Week, salah satu ajang mode paling bergengsi di dunia. Kehadiran mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa identitas budaya Indonesia—termasuk wastra nusantara dan keunikan pendekatan mode lokal yang semakin mendapat tempat di mata dunia.
Melalui PINTU Night, peluang seperti ini diharapkan terus bertumbuh. Bukan mustahil, dalam waktu dekat akan lahir karya-karya kolaboratif antara desainer Jogja dengan rumah mode di Tokyo, Seoul, maupun Paris, yang tak hanya memperkuat eksistensi Indonesia di industri kreatif global, tetapi juga memperkaya narasi mode dunia dengan sentuhan budaya lokal.
Yogyakarta Sebagai Pusat Mode dan Kolaborasi Internasional
Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan, kini semakin mantap menapaki jalur sebagai pusat kreativitas dan mode yang inklusif dan mendunia. Program seperti PINTU Night menjadi salah satu langkah strategis yang memperkuat positioning ini, terutama bagi generasi muda yang ingin berkembang dalam bidang fashion dengan cakrawala global.
“Harapannya, tahun-tahun ke depan akan semakin banyak desainer muda yang bisa mengikuti jejak ini. Kita ingin menjadikan Yogyakarta sebagai kota mode yang bukan hanya kreatif, tapi juga terbuka terhadap kolaborasi internasional,” Papar: Inta Fitriya Devi
Dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi, PINTU Night 2024 menjadi lebih dari sekadar acara networking—ia adalah simbol dari harapan, kerja keras, dan masa depan industri mode Indonesia yang semakin gemilang.Tutup:Inta(Tyo)
