
NASIONALTERKINI.COM. Yogyakarta. Suasana berbeda dirasakan 179 siswa baru SMK Muhammadiyah 2 Sleman saat mengikuti kunjungan industri ke Doni Tata Sport Plaza, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS/Fortasi) ini tidak sekadar memperkenalkan dunia balap, tetapi juga membuka wawasan para siswa mengenai beragam peluang karier di industri otomotif.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, menjelaskan bahwa kunjungan industri tahun ini sengaja dipilih ke sektor otomotif agar siswa memperoleh pengalaman belajar langsung dari sosok yang telah berkiprah hingga level internasional.

“Doni Tata Sport Plaza kami pilih karena lokasinya dekat dengan sekolah dan memiliki nilai edukasi yang tinggi. Kami ingin siswa melihat langsung bahwa dunia otomotif memiliki prospek yang luas dan dapat menjadi pilihan karier yang menjanjikan,” ujarnya.

Sebanyak enam kelas dengan total 179 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Menurut Ahmad Maftuhin, kehadiran Doni Tata diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, berprestasi, dan percaya diri sebagai lulusan SMK.

“Masih ada anggapan bahwa lulusan SMK memiliki keterbatasan. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa dengan kompetensi, disiplin, dan kemauan belajar, lulusan SMK mampu bersaing bahkan mencapai tingkat internasional,” katanya.
Dalam sesi pembekalan, mantan pembalap MotoGP Indonesia Doni Tata Pradita memperkenalkan berbagai profesi yang menopang sebuah tim balap profesional. Menurutnya, dunia motorsport tidak hanya membutuhkan pembalap, tetapi juga tenaga ahli di berbagai bidang.

“Kami mengenalkan bagaimana sebuah tim balap bekerja, mulai dari mekanik, engine builder, teknisi suspensi, teknisi elektronik, hingga manajemen tim. Anak-anak juga diperkenalkan dengan area paddock, pit lane, dan sistem kerja di dunia balap agar mereka memiliki gambaran mengenai profesi yang bisa dipilih setelah lulus,” jelasnya.
Doni menambahkan bahwa profesi mekanik balap memiliki jenjang karier yang jelas dan peluang yang terus berkembang. Seseorang dapat memulai dari bengkel kecil, kemudian berkembang menjadi mekanik tim nasional hingga berkesempatan menangani tim balap di tingkat Asia maupun dunia.
“Profesi mekanik bukan pekerjaan biasa. Dengan kemampuan dan pengalaman yang terus diasah, peluang kariernya sangat terbuka dan memiliki masa depan yang baik,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyalurkan minat terhadap balap secara benar dan bertanggung jawab. Menurutnya, lintasan balap adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan kemampuan, bukan jalan raya.
“Saya selalu mengajak anak-anak yang memiliki hobi balap untuk berlatih di sirkuit. Prestasi tidak lahir dari kebut-kebutan di jalan, tetapi dari latihan yang disiplin, kerja keras, dan komitmen yang kuat,” tegas Doni.

Melalui kegiatan ini, Doni berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni industri otomotif, baik sebagai pembalap, mekanik, teknisi, maupun profesi profesional lainnya yang mendukung kemajuan dunia motorsport Indonesia.
Bagi sekolah yang ingin memberikan pengalaman serupa kepada siswanya, Doni Tata Sport Plaza membuka program kunjungan industri dan pembekalan otomotif. Informasi serta pengajuan jadwal dapat dilakukan melalui akun Instagram Yamaha Doni Tata, Doni Tata Sport Plaza, maupun akun Instagram pribadi Doni Tata Pradita.Pungkasnya:(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
