
foto=Founder dan Managing Director Loman Park Hotel, Handono S. Putro
NASIONALTERKINI.COM. Yogyakarta. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis, kebutuhan akan kesehatan dan keseimbangan hidup atau wellness menjadi semakin penting. Berangkat dari pemahaman tersebut, Loman Park Hotel Yogyakarta menghadirkan berbagai program yang mengedepankan konsep wellness sebagai bagian dari pengalaman menginap yang menyeluruh.
Founder dan Managing Director Loman Park Hotel, Handono S. Putro, mengatakan bahwa saat ini dunia menghadapi kondisi yang sulit diprediksi. Karena itu, pihaknya berupaya memahami kebutuhan dasar manusia, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan.
“Wellness dulu identik dengan layanan medis atau pengobatan. Namun kini konsep wellness berkembang menjadi upaya preventif untuk menjaga tubuh, pikiran, dan jiwa tetap sehat serta seimbang. Inilah yang menjadi perhatian kami di Loman Park Hotel,” ujar Handono.Sabtu:30/05/2026

Menurutnya, hotel saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga menjadi ruang untuk memulihkan energi, mengurangi stres, dan menghadirkan ketenangan bagi para tamu. Dengan area hijau yang luas dan suasana yang asri, Loman Park Hotel berupaya menghadirkan pengalaman yang membuat tamu pulang dengan perasaan lebih segar dan nyaman.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Jogjavaganza Carnival, sebuah festival kreatif yang menggabungkan unsur wellness, ekonomi kreatif, budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa wellness adalah kebutuhan yang bersifat multifaktor. Tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental, sosial, budaya, hingga spiritual. Semua itu saling terhubung,” katanya.
Melalui Jogjavaganza Carnival, Loman Park Hotel juga ingin mendorong tumbuhnya ekonomi hijau (green economy) dan praktik keberlanjutan (sustainability) yang melibatkan masyarakat serta pelaku ekonomi kreatif lokal.
NACIS, Filosofi Wellness Ala Loman Park Hotel
Handono menjelaskan, seluruh konsep wellness di Loman Park Hotel dirangkum dalam filosofi NACIS, yang menjadi implementasi dari tagline hotel, Care About Convenience, yakni menghadirkan kenyamanan yang menyeluruh bagi setiap tamu.
Huruf N (Nature) mencerminkan komitmen hotel terhadap kelestarian lingkungan. Loman Park Hotel menerapkan konsep green hotel melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan limbah secara berkelanjutan, serta kolaborasi dengan masyarakat dalam membangun rantai pasok yang ramah lingkungan.
Salah satu contohnya adalah penggunaan telur dari peternakan ayam yang dipelihara secara alami dan tidak dieksploitasi secara berlebihan. Selain itu, berbagai limbah organik juga diolah kembali menjadi produk bernilai guna.
“Limbah kopi kami olah menjadi sabun, limbah teh menjadi pewangi alami, bahkan kulit nanas yang biasanya dibuang kami manfaatkan menjadi minuman fermentasi yang menyegarkan,” jelasnya.
Huruf A (Art) menunjukkan komitmen hotel dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas lokal. Sebagai kota budaya, Yogyakarta memiliki kekayaan seni yang terus diakomodasi melalui berbagai pameran, pertunjukan, dan kolaborasi dengan para seniman.
Selanjutnya, C (Culture) menjadi wujud upaya pelestarian budaya lokal. Beragam aktivitas budaya seperti jemparingan, pengenalan tradisi Jawa, hingga berbagai kegiatan berbasis kearifan lokal menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada para tamu.
Sementara itu, I (Immersive) diwujudkan melalui pengalaman yang mendalam dan bermakna. Konsep ini menghadirkan keterlibatan langsung dengan alam, budaya, komunitas, dan aktivitas lokal sehingga tamu dapat merasakan Yogyakarta secara lebih autentik, bukan sekadar sebagai tempat singgah.
Adapun huruf terakhir, S (Spiritual) menjadi fondasi utama dari seluruh konsep wellness yang dikembangkan.
“Kami percaya bahwa keseimbangan hidup tidak hanya berasal dari tubuh yang sehat, tetapi juga dari kedekatan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Handono.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti kerja bakti membersihkan masjid setiap pekan hingga kajian umum gratis yang rutin diselenggarakan setiap hari Rabu dan terbuka bagi masyarakat.
Melalui pendekatan wellness yang menyentuh aspek alam, seni, budaya, pengalaman yang mendalam, dan spiritualitas, Loman Park Hotel berharap dapat menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Harapan kami, wellness tidak hanya menjadi tren, tetapi menjadi gaya hidup yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong terciptanya ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Handono.Naskah ini sudah disatukan dan diperbaiki dengan filosofi NACIS (Nature, Art, Culture, Immersive, Spiritual) sebagai konsep wellness. Tutup:Handono(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
