foto=Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Daerah Istimewa Yogyakarta

NASIONALTERKINI.COM.Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar acara Syawalan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 di Gedung Juang 45, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan kembali semangat perjuangan bagi generasi penerus bangsa

Ketua:Dewan Harian Daerah DHD Badan Pembudayaan Kejuangan 45 DIY, Ir.Bambabang Wisaksono MT. menyampaikan bahwa kegiatan Syawalan kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari lahir organisasi. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan semangat perjuangan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurut Bambang, momentum Syawalan menjadi kesempatan untuk kembali mempererat hubungan antaranggota, mengingat selama bulan Ramadan aktivitas organisasi cenderung berkurang. Selain itu, ia menilai saat ini organisasi kemasyarakatan menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan masa sebelumnya.

Dulu organisasi kemasyarakatan dibina untuk melahirkan calon-calon pemimpin bangsa. Sekarang tantangannya lebih berat, kegiatan semakin terbatas. Karena itu, Syawalan dan ulang tahun organisasi ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali kebersamaan dan semangat perjuangan,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, DHD Badan Pembudayaan Kejuangan 45 memiliki peran sebagai pelestari nilai-nilai perjuangan 1945. Semangat tersebut, kata dia, harus terus dihidupkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, bukan hadiah dari bangsa lain.

Bambang menekankan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia selaras dengan cita-cita nasional, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan masyarakat adil dan makmur, menjaga keamanan, serta berpartisipasi dalam perdamaian dunia.

“Jiwa dan semangat 45 harus terus di-refresh. Generasi pelaku 1945 sebagian besar sudah tiada. Sekarang tanggung jawab itu ada pada generasi penerus untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan tersebut,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan seperti korupsi, ketidakadilan, dan penyimpangan nilai kebangsaan merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa belum selesai.

“Untuk apa kita merdeka kalau masyarakat belum sejahtera? Para pejuang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan. Maka generasi sekarang harus melanjutkan perjuangan dengan mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Bambang berharap melalui kegiatan Syawalan dan peringatan HUT ke-66 ini, semangat juang 1945 dapat terus ditularkan kepada generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lelah mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Semangat 45 harus menjadi ‘virus positif’ yang menular kepada generasi muda, agar mereka memahami tujuan kemerdekaan dan bersama-sama membangun Indonesia yang adil, makmur, aman, dan sejahtera,” paparnya

Acara Syawalan dan peringatan HUT ke-66. Dewan Harian Daerah(DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 DIY berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, diikuti para anggota, generasi penerus pejuang, serta tokoh masyarakat yang hadir untuk memperkuat komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa.(Tyo)

Redakasi=

terkininasional@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *