Sasmista Mandala by Irun Maulana dalam Modest in Style to Ramadan”, Panggung Fashion Ramadan di Yogyakarta

foto=Karya fashion Designer Irun Maulana

NASIONALTERKINI.COM.YOGYAKARTA Atmosfer Ramadan yang hangat sekaligus penuh gaya akan terasa berbeda di Yogyakarta. House of LMAR berkolaborasi dengan Grand Diamond Hotel Yogyakarta menghadirkan perhelatan fashion bertajuk “Modest in Style to Ramadan”, sebuah panggung yang mempertemukan kreativitas para desainer modest fashion dengan nilai-nilai spiritual yang lembut dan reflektif.Sabtu 14/03/2026

Salah satu karya yang mencuri perhatian dalam pergelaran ini adalah koleksi dari desainer Irun Maulana yang mengangkat tema “Sasmita Mandala.”

Dalam filosofi mandala, selalu terdapat satu titik pusat—sebuah titik yang tenang, namun menjadi asal dari setiap garis yang bergerak dan kembali. Bagi Irun Maulana, titik itu adalah tauhid, pusat dari segala makna dan arah kehidupan.

Koleksi Sasmita Mandala lahir dari perjalanan batin seorang desainer yang ditempa oleh keheningan pesantren—ruang di mana kreativitas tidak sekadar diciptakan, tetapi juga ditirakati. Setiap garis dalam motif mandala bukan sekadar ornamen estetis, melainkan jejak perenungan panjang, doa, kesabaran, serta disiplin proses kreatif.

Kerumitan pola yang terajut rapi menghadirkan pesan bahwa keindahan sejati tidak pernah lahir secara instan. Ia tumbuh dari ketekunan, kejujuran, dan kedalaman makna.

Lingkaran mandala dalam koleksi ini melambangkan keutuhan dan perlindungan. Filosofi tersebut diterjemahkan Irun Maulana ke dalam siluet panjang coat pardesu bergaya Turki, yang memancarkan kesan anggun sekaligus tegas. Siluet ini menjadi representasi dari konsep iffah—penjagaan martabat dan kehormatan perempuan muslimah.

Busana dalam koleksi ini tidak hadir untuk berteriak mencari perhatian. Ia justru berdiri tenang, memancarkan kemewahan yang lembut melalui kesantunan bentuk, detail motif, dan kedalaman filosofi.

Pola mandala yang berulang dan terus meluas juga menjadi bahasa tentang resiliensi. Kreativitas mungkin pernah ditiru atau direduksi menjadi sekadar bentuk tanpa makna. Namun seperti lingkaran mandala yang terus berputar, energi penciptaan tidak pernah berhenti. Ia tumbuh, melingkar, dan melahirkan tafsir baru yang semakin matang.

Melalui Sasmita Mandala, Irun Maulana menghadirkan sebuah pengingat sederhana namun mendalam: bahwa segala sesuatu yang lahir dari niat yang lurus akan selalu menemukan jalannya.

Dari ruang sunyi pesantren menuju panggung fashion, karya ini menunjukkan bahwa kemewahan sejati bukan terletak pada apa yang tampak di permukaan, melainkan pada makna yang dijaga dan nilai yang terus dihidupkan dalam setiap karya.Tutup:Irun(Tyo)

Redaksi=

terkininasional@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *