Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Ageman Menyulam Makna, Menyapa Zaman dari Babaran Segaragunung Daerah
  • Yayasan Kanker Indonesia Kukuhkan Ketua Baru YKI Sleman 2026–2031 Daerah
  • Jogja Salah Satu Tujuan Pusat Fashion Dunia Bisnis
  • Strategi Pemasaran Pariwisata Berbasis Budaya Edukatif Untuk Daya Tarik Wisatawan Bisnis
  • Puluhan Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia, Liburan Natal ke Jogja Masih Terbuka Ekonomi
  • Peresmian Posbankum Digelar di Hotel Royal Ambarrukmo, Perluas Akses Keadilan bagi Masyarakat Desa Nasional
  • Dari Panggung Jalanan ke Mimbar Akademik, Gus Muwafiq: Ikhtiar Ilmu Pasti Berbuah Hasil Uncategorized
  • BS Resto Borobudur Magelang Hadir untuk Kuliner, Wedding, dan Event Fashion Show Bernuansa Alami Daerah

Jogja Menuju Pusat Fashion Dunia Dari Batik ke Panggung Global

Posted on September 10, 2025September 10, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Jogja Menuju Pusat Fashion Dunia Dari Batik ke Panggung Global

NASIONALTERKINI. Kota Yogyakarta melangkahnya sebagai pusat kreativitas dan kebudayaan dunia. Setelah ditetapkan sebagai World Batik City, kini muncul gagasan besar untuk mengangkat Jogja menjadi salah satu pusat fashion dunia. Sebuah gagasan yang tidak sekadar menghadirkan busana indah di panggung, tetapi juga menghidupkan denyut ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan meneguhkan jati diri budaya bangsa.Rabu:10/09/2025

Tazbir Abdulah, salah satu anggota tim Jogja Fashion Dunia, menegaskan bahwa ide ini berangkat dari potensi besar yang sudah dimiliki Jogja. “Jogja ini kan sudah menjadi kota batik dunia. Dari sisi batik saja kita punya kekuatan luar biasa: desainer banyak, pembatik banyak, inovasi melimpah. Tapi kalau hanya menjual batik sebagai kain biasa, nilai ekonominya terbatas. Yang kita dorong adalah transformasi: menjadikan batik dan busana lokal kita bagian dari fashion dunia, sehingga nilainya berlipat dan pergerakan ekonominya semakin luas,” ujarnya.

Budaya sebagai Sumber Daya Utama

Jogja bukanlah daerah dengan sumber daya alam melimpah seperti tambang atau perkebunan raksasa. Namun Jogja memiliki kekuatan yang tak kalah penting: sumber daya budaya. Dari batik, lurik, hingga ekoprint, setiap helai kain adalah narasi panjang tentang sejarah, kearifan lokal, dan kreativitas yang diwariskan lintas generasi.

“Kalau kita mampu menjadikan fashion Jogja bertaraf internasional, maka budaya kita tidak hanya dilestarikan, tapi juga diberdayakan. Di situlah ekonomi berbasis budaya bekerja. Kita tidak sekadar memproduksi, tetapi juga mencipta, mengolah, dan mengangkat nilai lokal ke level dunia,” lanjut Tazbir.

Integrasi Ekonomi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Untuk mewujudkan visi besar ini, diperlukan langkah nyata dan terukur. Tazbir menekankan perlunya integrasi antarinstansi pemerintah dan kolaborasi dengan masyarakat. Dinas Pariwisata, Perdagangan, Perindustrian, hingga Kebudayaan harus menyatu dalam satu visi. Demikian pula para desainer, pembatik, pengrajin lurik, hingga pelaku UMKM lokal harus bergerak bersama.

“Fashion dunia itu bukan sekadar soal panggung, tapi juga perdagangan. Ada dua arah yang harus ditempuh: pertama, merambah pasar internasional; kedua, menarik dunia datang ke Jogja. Jadi ini bukan kerja asal-asalan, tapi kerja serius yang terukur. Harus ada komitmen dari semua pihak, dan program yang jelas,” tegasnya.

Dari Jogja untuk Dunia

Fenomena Jogja Fashion Week yang hingga kini terus bertahan menjadi bukti nyata bahwa Jogja memiliki daya saing nasional. Jika Jakarta punya Jakarta Fashion Week, maka Jogja hadir sebagai panggung yang mengangkat wajah budaya sekaligus mode modern. Ke depan, dengan inisiatif Jogja Fashion Dunia, even-even serupa bisa diperluas hingga ke kabupaten dan kota, menciptakan ekosistem mode yang merata dan inklusif.

Dalam filosofi Jawa, busana tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga sebagai perwujudan jati diri, doa, dan harapan. Batik dengan motifnya mengandung simbol-simbol kehidupan, lurik dengan garisnya menyiratkan kesederhanaan dan keteguhan, sementara ekoprint menghadirkan harmoni antara manusia dan alam. Jika filosofi ini diolah dengan sentuhan kreativitas modern, Jogja bukan hanya memproduksi pakaian, melainkan menenun cerita budaya yang bisa dipakai dan dirayakan oleh dunia.

Menuju Gerbang Masa Depan

Tazbir menutup dengan keyakinan, bahwa langkah ini bukan sekadar mimpi. “Kalau kita serius, lima sampai sepuluh tahun ke depan Jogja bisa benar-benar menjadi pusat fashion dunia. Kuncinya adalah kerja bersama, terukur, dan selalu berlandaskan pada potensi budaya kita. Inilah jalan agar Jogja tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan kota budaya, tetapi juga kota fashion dunia.”

Gagasan besar ini ibarat membentangkan kain panjang. Benangnya adalah kreativitas, motifnya adalah budaya, dan warnanya adalah harapan. Ketika seluruh elemen bersatu, kain itu akan terjalin menjadi busana indah yang dikenakan dunia. Jogja, dengan segala kearifan dan potensinya, kini tengah menjahit jalannya menuju panggung global.Pungkas:Tazbir(Tyo)

Fashion, Liifestyle

Navigasi pos

Previous Post: Air Hujan, Sumber Kehidupan yang Menyatukan: GKR Bendara Apresiasi Komunitas Banyu Bening
Next Post: Wisata Panen Raya di Sleman Filosofi Padi dan Peran Perempuan Tani

Related Posts

  • Siswa SLB PGRI Trimulyo Tampil Percaya Diri Menggunakan Karya Griya Ageman Dengan Balutan Wastra Fashion
  • Dukungan 1O1 URBAN Heritage LYNN Prawirotaman Fashion on the Street 2025 Daerah
  • Zahirah Ayya Usung Filosofi Alam dan Kosmik lewat Brand Ayyalana Fashion
  • Fashion on The Street: NIXLY.ID dan BUCINI SHOES Usung Semangat “Retrovense Vanguard” Fashion
  • Sambut Lebaran, Bandara YIA Hadirkan Musik dan Tari Sambut Pemudik Fashion
  • Karya Terbaru Griya Ageman by Linda Susanti Gaun Batik Lukis dalam Tema “SANGKARA” Fashion

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Pelantikan Jagabaya dan Dukuh Baru, Condongcatur Perkuat Pelayanan Publik Daerah
  • Potensi Wellness Tourism di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Relevansinya dengan Penyelenggaraan Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Nasional
  • Wellness Bukan Sekadar Yoga Saja? Tapi Tentang Gaya Hidup Sehat Holistik & Industri Pariwisata Nasional
  • Emmy Thee:Tampil Dalam Acara”Kartini Tanpa Batas”di Galeria Mal Jogja Fashion
  • Wellness dan Budaya Jogja Menata Identitas Pariwisata Baru Liifestyle
  • Gapura dan Taman Baru Percantik Kawasan Pathuk, Destinasi Wisata Kuliner Jogja Daerah
  • Pemuda Pancasila DIY Matangkan Agenda Jelang Mubes XI di Jakarta Daerah
  • KLAMB 10 Tampilkan Koleksi Denim Batik Ramah Lingkungan di Galeria Mall Liifestyle

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme