Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas Nasional
  • Tim JTRC Joglo Resto Njeron Beteng Rally Team Siap Bersaing di Top Coffee PPMKI Jateng Tour 2025 Daerah
  • Wyndham Garden Yogyakarta Luncurkan Program Triple Play Daerah
  • Sacred Axis Healing Retreat Menyelaraskan Jiwa di Sepanjang Poros Sakral Yogyakarta Nasional
  • “Modest in Style to Ramadan”, Panggung Fashion Ramadan yang Elegan di Yogyakarta Fashion
  • MYLYF by Aryakamala Tampilkan Enam Koleksi “Equilibrium” yang Romantis dan Filosofis di Modest Style Runway 2026 Fashion
  • Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan Nasional
  • Sleman Raih Quattrick, Pertahankan Juara Umum Porda DIY XVII 2025 Daerah

Jogja Tetap Jadi Magnet Wisata, Pemerintah dan Industri Harus Kompak

Posted on April 21, 2025April 21, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Jogja Tetap Jadi Magnet Wisata, Pemerintah dan Industri Harus Kompak

NASIONALTERKINI.YOGYAKARTA – Meski daya beli masyarakat tengah menurun, Yogyakarta masih menjadi magnet utama pariwisata Indonesia. Ketua Dewan Penasehat Kadin DIY, Tazbir Abdullah, mengatakan bahwa kekuatan Yogyakarta sebagai destinasi wisata terletak pada kekayaan budaya dan ikon-ikonnya yang sudah mendunia, seperti Malioboro.

“Jogja ini punya dua angle—domestik dan internasional. Malioboro dan ikon-ikon lainnya menjadikan kota ini sebagai destinasi sejati,” ujar Tazbir, saat Senin:21/04/2025 ditemui di Narasa Resto & Caffe, Banguntapan Yogyakarta

Tazbir Abdullah

Namun, ia mengakui bahwa meski jumlah kunjungan wisatawan masih tinggi, tren pembelian produk oleh wisatawan cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kuncinya sekarang adalah kekompakan. Pemerintah dan pelaku industri harus jalan bareng. Hotel harus tahu peran masing-masing, pelaku wisata harus saling dukung. Jogja itu ikon, dan tidak akan jatuh terlalu dalam kalau kita solid,” tegasnya.

Tazbir juga menyoroti pentingnya promosi digital, termasuk peran media sosial yang kini semakin dominan. Menurutnya, hotel-hotel besar pun mulai beralih ke pendekatan promosi yang lebih strategis dan menjangkau pasar yang lebih luas secara daring.

Tak hanya itu, sektor seni rupa juga dinilainya punya potensi besar. “Banyak pameran seni digelar, tapi apakah sudah terhubung dengan ekosistem pariwisata? Apakah tamu hotel diajak ke galeri dan membeli karya seni?” ujarnya penuh harap.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemandu wisata, galeri seni, dan pelaku pariwisata untuk menjembatani wisatawan dengan kekayaan budaya lokal. “Pemerintah perlu mendukung dengan kebijakan, tapi jangan menunggu. Semua pihak harus bergerak,”

Agus Budi Rahman

Sementara itu, Agus Budi Rahman, pemerhati pariwisata, menyoroti sisi lain dari geliat pariwisata dan pembangunan Yogyakarta. Ia melihat bahwa di balik gemerlap kota, terdapat keresahan yang tak boleh diabaikan.

“Yogyakarta, kota yang dijuluki ‘istimewa’, nyaris tak pernah tidur. Tapi, di tengah lampu-lampu Malioboro dan angkringan yang mengepul, muncul pertanyaan: benarkah pemerintah dan industri berjalan seirama?” katanya saat ditemui di sebuah kafe di Yogyakarta.

Menurut Agus, laju pembangunan yang pesat kerap tidak selaras dengan aspirasi masyarakat lokal. Ia menyoroti menjamurnya hotel, gedung komersial, dan proyek-proyek besar yang tidak selalu berpihak pada rakyat kecil.

“Romantisme Yogyakarta yang ramah dan bersahaja kini berubah menjadi kegelisahan kolektif. Banyak warga merasa terpinggirkan dalam dinamika pembangunan,” ucapnya.

Identitas budaya Yogyakarta, tambahnya, mulai terkikis. Julukan “kota pelajar” pun terasa makin eksklusif, sulit dijangkau oleh kalangan berpenghasilan rendah. Sementara industri pariwisata dan properti tumbuh pesat, namun belum tentu sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat bawah.

“Kolaborasi antara pemerintah dan industri terlihat solid secara formal. Tapi pertanyaannya: ke mana arah pembangunan ini sebenarnya? Apakah semua pihak benar-benar satu visi, atau sekadar menari dalam irama kepentingan jangka pendek?” tanya Agus.

Ia mengajak semua pihak untuk kembali membuka ruang dialog, melibatkan masyarakat secara aktif, dan menjadikan pembangunan sebagai proses bersama.

“Yogyakarta harus bisa mencintai kemajuan tanpa mengorbankan jati dirinya. Keistimewaan sejati lahir dari keberanian untuk bertanya, berdialog, dan berjalan bersama,” pungkas:Agus;(Tyo)

Pariwisata

Navigasi pos

Previous Post: Jogja Tak Pernah Sepi, Tapi Apakah Pemerintah dan Industri Sudah Satu Hati?
Next Post: Tim JTRC Joglo Resto Njeron Beteng Rally Team Siap Bersaing di Top Coffee PPMKI Jateng Tour 2025

Related Posts

  • Jogja Tak Pernah Sepi, Tapi Apakah Pemerintah dan Industri Sudah Satu Hati? Ekonomi
  • Hunian Hotel di DIY Mulai Menggeliat Jelang Nataru 2025 Okupansi Capai 75 Persen Daerah
  • Royal Darmo Malioboro Suguhkan Malam Tahun Baru 2026 yang Meriah Daerah
  • Puluhan Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia, Liburan Natal ke Jogja Masih Terbuka Ekonomi
  • Gapura dan Taman Baru Percantik Kawasan Pathuk, Destinasi Wisata Kuliner Jogja Daerah
  • Gong Perdamaian di Taman Pintar Yogyakarta Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Keseruan Hari Pertama Prambanan Jazz Festival 2025 Penonton Memadati Candi, Musik dan Nostalgia Berpadu dalam “Sebelas Selaras” Daerah
  • Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Perkuat Industrialisasi Hijau Nasional Ekonomi
  • Transformasi Digital Indonesia: Dari Infrastruktur, Inovasi, hingga Ketahanan Keamanan Siber Berbasis AI Nasional
  • Launching Jogja Fashion Week 2026 Usung Tema “Roots To Resonance, Beyond Fashion
  • Pameran Alutsista TNI-Polri Hiburan Spektakuler dan Edukasi Patriotik untuk Masyarakat Ekonomi
  • Monjali Gelar Haul ke-18 Pahlawan Nasional HM Soeharto, Siapkan Acara Berkonsep Berbeda Nasional
  • TK dan SD Model Sleman Terima Hibah Bus Sekolah Daerah
  • Pemkab Sleman dan UTY Jalin Kerjasama Program Beasiswa Sleman Pintar Plus Plus, Buka Peluang Kuliah Gratis Warga Kurang Mampu Pendidikan

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme