
NASIONALTERKINI.COM. YOGYAKARTA. Jogja Fashion Week (JFW) 2026 menjadi panggung bagi SHADEC untuk memperkenalkan diri sebagai brand busana muslim yang mengusung perpaduan fashion, kenyamanan, kepraktisan, dan konsep sustainable. Peluncuran perdana SHADEC berlangsung di Yogyakarta, Jumat (14/8/2026).

Hadir dalam semangat JFW 2026 yang kembali menggali akar budaya Yogyakarta, SHADEC menawarkan perspektif bahwa busana muslim tidak sekadar soal penampilan, tetapi juga bagaimana pakaian dapat mendukung perempuan menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Konsep “berpakaian muslim yang sustainable” menjadi salah satu semangat yang dibawa SHADEC. Koleksinya dirancang agar dapat digunakan secara praktis dalam berbagai kesempatan, tanpa meninggalkan unsur kesopanan dan nilai-nilai dalam berbusana muslim.

Salah satu koleksi yang diperkenalkan adalah Marble, busana bergaya outer yang dipadukan dengan hijab instan. Desain ini menyasar perempuan yang menginginkan tampilan modis sekaligus praktis, termasuk mereka yang baru mulai mengenakan hijab.
“Yang paling penting adalah nyaman dan mudah dipakai. Kami ingin busana ini bisa menjangkau siapa saja, termasuk teman-teman yang sedang belajar berhijrah,” ujar perwakilan SHADEC.
Marble menggunakan material cotton rayon yang ringan, adem, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Karakter kain yang tidak terlalu tipis membuatnya nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.
Kepraktisan menjadi perhatian utama dalam desain. Hijab dibuat mudah dikenakan tanpa membutuhkan banyak jarum atau peniti, sementara potongan busana yang longgar memberikan keleluasaan bagi pemakainya.
Detail busana juga mempertimbangkan kebutuhan muslimah saat beraktivitas dan beribadah. Bagian lengan, misalnya, dibuat lebih fleksibel sehingga tetap nyaman ketika digunakan untuk berwudu.
Menariknya, konsep Marble juga terinspirasi dari kebutuhan perempuan saat menjalankan ibadah umrah. Hijab dapat dibuat lebih panjang dan disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.
Bagi SHADEC, sustainable fashion bukan hanya tentang material, tetapi juga bagaimana sebuah pakaian memiliki fungsi panjang, nyaman digunakan, dan dapat menjadi bagian dari keseharian pemakainya.
Dalam pengembangan koleksi, SHADEC melibatkan berbagai masukan untuk menentukan model, warna, hingga karakter busana. Hasilnya adalah koleksi yang berusaha menjawab kebutuhan perempuan masa kini: sopan, nyaman, praktis, dan tetap stylish.
Selain memperkenalkan koleksi, SHADEC juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai afiliator. Promosi produk dapat dilakukan melalui media sosial maupun platform penjualan dengan membagikan tautan produk.
Kehadiran SHADEC di JFW 2026 menjadi langkah awal brand tersebut untuk memperluas pasar sekaligus menawarkan warna baru dalam perkembangan fesyen muslim Indonesia.
Dengan membawa semangat “Muslim Wear yang Sustainable”, SHADEC ingin membuktikan bahwa berpakaian sesuai nilai-nilai muslim tetap dapat dilakukan dengan nyaman, modern, praktis, dan relevan dengan gaya hidup perempuan masa kini.(Redaksi)
Terkininasional@gmail.com
