
NASIONALTERKINI.COM. KULON PROGO. Membangun generasi muda yang cerdas tidak cukup hanya melalui prestasi akademik. Pembentukan karakter, integritas, dan kesadaran untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba juga menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan. Semangat inilah yang diusung PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyelenggarakan Program InJourney Airports Berintegrasi, Bersih, dan Berbudi (BERSINAR) 2026 di SMK Negeri 1 Temon, Kabupaten Kulon Progo, Rabu:29/07/2026

Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas siswa dan guru dari SMK Negeri 1 Temon serta SMA Negeri 1 Temon mengikuti kegiatan edukatif yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan sehat, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi masa depan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Yogyakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN) Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Yogyakarta.
Para peserta mendapatkan materi mengenai dunia kebandarudaraan, keselamatan penerbangan, edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, pembacaan Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR), hingga pemeriksaan tes urin sebagai langkah deteksi dini dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, mengatakan bahwa dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Menurutnya, melalui Program TJSL, YIA ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan kebandarudaraan, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu memperkuat karakter generasi muda agar memiliki keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba sekaligus memperoleh wawasan baru tentang dunia penerbangan. Bekal pengetahuan ini diharapkan dapat membentuk generasi yang sehat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Program BERSINAR menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan sektor kesehatan dapat melahirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.paparnya
Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh serta mendukung implementasi Asta Cita dalam membangun sumber daya manusia unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, YIA berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang lahirnya generasi yang berkarakter kuat, bebas dari narkoba, serta mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan dan bangsa.Pungkas:Thamrin(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
