foto=Sebanyak 686 Calon Taruna (Catar) Angkatan IV SMK Negeri 3 Yogyakarta akan mengikuti Upacara Pelantikan Taruna Tahun Pelajaran 2025/2026

NASIONALTERKINI.COM. YOGYAKARTA – Sebanyak 686 Calon Taruna (Catar) Angkatan IV SMK Negeri 3 Yogyakarta akan mengikuti Upacara Pelantikan Taruna Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Lapangan Indraprasta SMKN 3 Yogyakarta, Kamis (25/6/2026). Mengusung tema “Mengakar Karakter, Menjulang Potensi”, pelantikan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam membentuk lulusan vokasi yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Kepala SMK Negeri 3 Yogyakarta, Widada, menyampaikan bahwa program ketarunaan merupakan bagian penting dari pembinaan karakter siswa yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sepanjang tahun pelajaran 2025/2026. Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan, karakter, kesamaptaan jasmani, penguatan spiritual, hingga budaya kerja yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Pembinaan ketarunaan bertujuan membentuk peserta didik yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta budaya kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia industri,” ujar Widada.

Berdasarkan hasil pembinaan dan evaluasi yang dilakukan oleh para instruktur ketarunaan, sebanyak 686 siswa, terdiri atas 105 siswa perempuan dan 581 siswa laki-laki, dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dilantik sebagai Taruna dan Taruni Angkatan IV SMK Negeri 3 Yogyakarta.

Mereka berasal dari berbagai konsentrasi keahlian, yakni Teknik Konstruksi dan Perumahan, Teknik Pemesinan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Produksi dan Siaran Program Televisi.

Widada menjelaskan, evaluasi dilakukan pada aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial, serta kesiapan siswa dalam menerapkan budaya industri melalui disiplin waktu, budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), keselamatan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Atas terselenggaranya program tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, komite sekolah, orang tua dan wali murid, guru, tenaga kependidikan, hingga para instruktur ketarunaan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ketarunaan ini. Berkat kerja sama semua pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana yang telah ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia Pelantikan Taruna Angkatan IV, Faiz Mudhoki, menegaskan bahwa tema yang diusung tahun ini memiliki makna mendalam mengenai pentingnya karakter sebagai fondasi utama dalam mengembangkan potensi siswa.

“Karakter itu ibarat akar pohon. Jika akarnya kuat, pohon akan tumbuh tinggi, kokoh, dan tidak mudah roboh. Begitu juga siswa. Ketika disiplin, tanggung jawab, integritas, dan daya juang ditanamkan sejak awal, maka potensi yang mereka miliki akan berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Menurut Faiz, pelantikan taruna bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari proses pembentukan kepribadian dan pembiasaan positif yang terus ditanamkan kepada peserta didik. Melalui program ketarunaan, sekolah berupaya membangun budaya disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta ketahanan mental sebagai bekal menghadapi masa depan.

Rangkaian pelantikan akan diawali dengan berbagai penampilan ekstrakurikuler unggulan sekolah, seperti Tarung Derajat, Tari, Pramuka, dan Pasukan Tonti. Penampilan tersebut menjadi cerminan semangat, kreativitas, kedisiplinan, dan kekompakan siswa yang selama ini dibina di lingkungan sekolah.

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam pelantikan ini adalah prosesi penyematan evolet oleh orang tua kepada putra-putri mereka. Prosesi tersebut menjadi simbol dukungan, doa, dan harapan keluarga terhadap perjalanan pendidikan para calon taruna dalam membangun karakter dan meraih masa depan yang lebih baik.

Faiz berharap pelantikan ini menjadi titik awal bagi para siswa untuk semakin memahami tanggung jawabnya sebagai pelajar sekaligus generasi penerus bangsa.

“Kami ingin mereka tidak hanya menjadi taruna secara simbolis, tetapi benar-benar mengamalkan nilai-nilai ketarunaan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin dalam mengelola waktu, bertanggung jawab terhadap tugas, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga sikap di mana pun berada,” ungkapnya.

Program ketarunaan di SMK Negeri 3 Yogyakarta kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya. Menurut Faiz, program tersebut terus dipertahankan karena terbukti efektif dalam membangun karakter siswa di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

“Ketarunaan bukan sekadar tradisi, melainkan kebutuhan. Di tengah arus informasi yang bergerak cepat dan berbagai tantangan lingkungan, sekolah perlu membangun pagar karakter yang kuat bagi siswa. Program ketarunaan menjadi salah satu cara untuk mewujudkannya,” tegasnya.

Di tengah kebutuhan dunia industri yang semakin kompetitif, lulusan SMK tidak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, tetapi juga etos kerja, kedisiplinan, kemampuan berkolaborasi, serta integritas yang kuat. Melalui program ketarunaan, SMK Negeri 3 Yogyakarta berupaya mencetak lulusan yang unggul dalam kompetensi sekaligus kokoh dalam karakter.

Pelantikan Taruna Angkatan IV menjadi langkah nyata SMK Negeri 3 Yogyakarta dalam mewujudkan profil lulusan yang selaras dengan slogan sekolah, “Kompeten, Berkarakter, dan Berdaya Saing.”

Dikenal sebagai salah satu sekolah kejuruan tertua di Indonesia dengan nama lama STM 2 Jetis, SMK Negeri 3 Yogyakarta yang beralamat di Jalan Robert Wolter Monginsidi Nomor 2, Yogyakarta, terus berkomitmen melahirkan generasi vokasi yang siap berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa.Tutup:Faiz(Tyo)

Redaksi

terkininasional@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *