
foto= suasana menajemen YIA penyambutan penumpang pertama tahun 2026.
NASIONALTERKINI.COM Yogyakarta, Manajemen Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menggelar kegiatan pelepasan penumpang terakhir tahun 2025 sekaligus penyambutan penumpang pertama tahun 2026. Kegiatan ini menjadi penanda penutupan operasional penerbangan sepanjang tahun 2025 serta bentuk apresiasi kepada para pengguna jasa bandara.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang digelar oleh manajemen bandara. Doa tersebut menjadi wujud belasungkawa dan solidaritas insan aviasi atas berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti kegiatan sebagai simbol empati dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Berdasarkan rekapitulasi trafik selama Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (15–31 Desember 2025), YIA mencatat total pergerakan sebanyak 225.118 penumpang dengan 1.468 pergerakan pesawat. Puncak arus penumpang terjadi pada 22 Desember 2025 dengan jumlah mencapai 16.540 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan berlangsung pada 4 Januari 2026 dengan estimasi sekitar 13.500 penumpang.

General Manager YIA, Ruly Artha, menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun ini tidak hanya menjadi penutup operasional penerbangan 2025, tetapi juga pengingat untuk terus mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kami ingin menutup tahun 2025 dengan rasa syukur, kepedulian, serta harapan agar di tahun 2026 pelayanan Bandara Internasional Yogyakarta semakin optimal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Ruly Artha.Kamis/01/01/2025
Sepanjang tahun 2025, YIA menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen YIA dalam menghadirkan pelayanan prima, pengelolaan bandara yang berkelanjutan, serta tata kelola operasional berstandar global.
Salah satu capaian utama adalah diraihnya Airport Service Quality (ASQ) Award dari Airports Council International (ACI) sebagai Best Airport of 2–5 Million Passengers in Asia-Pacific. Selain itu, YIA juga berhasil meningkatkan level World Airport Customer Experience Accreditation Programme ke Level 2, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan pengalaman pelanggan.Papar:Ruly
Di tingkat nasional, YIA menerima penghargaan The Most Improved Airport for Service dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA) atas peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pengguna jasa penerbangan.
Dalam aspek lingkungan, YIA meraih penghargaan kategori Inovasi Lingkungan Bidang Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air pada ajang Environmental & Social Innovation Award (ENSIA) 2025 yang diselenggarakan oleh ID Survey dan PT Sucofindo. Penghargaan ini diberikan atas inovasi pengelolaan air limbah yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Pada bidang kolaborasi dan sinergi pemangku kepentingan, YIA menerima Penghargaan KADIN DIY atas kontribusi aktif dalam mendukung pengembangan dunia usaha dan industri di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2020–2025.
Sementara itu, dalam aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, YIA mencatat capaian membanggakan dengan meraih nilai kepatuhan 94,1 persen dalam audit keamanan penerbangan oleh Direktorat Keamanan Penerbangan. Capaian ini menegaskan kesiapan dan kepatuhan YIA terhadap standar keselamatan penerbangan nasional.Jelas:Ruly
Prestasi juga diraih pada level kepemimpinan. General Manager YIA, Ruly Artha, dianugerahi Culture Leader Golden Champion atas perannya dalam membangun budaya kerja unggul dan berintegritas di lingkungan bandara.
Selain itu, YIA juga memperoleh sejumlah penghargaan strategis lainnya, antara lain:
- Penghargaan sebagai unit kerja terbaik dalam kontribusi implementasi National Logistics Ecosystem (NLE).
- Aero Revenue Safeguarding & Revenue Deepening Award 2025 atas kinerja optimal dalam pengamanan dan pengembangan pendapatan non-aeronautika.
- Penghargaan Airport with the Best CAP Response, sebagai apresiasi atas percepatan dan ketepatan tindak lanjut hasil temuan audit.
Memasuki tahun 2026, Bandara Internasional Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. YIA menegaskan perannya tidak hanya sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan di Indonesia.
Dengan semangat baru, Bandara Internasional Yogyakarta optimistis menatap tahun 2026 untuk terus memberikan layanan yang aman, berkelanjutan, dan berkelas dunia bagi seluruh pengguna jasa.
Tentang Bandara Internasional Yogyakarta
Bandara Internasional Yogyakarta merupakan bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia, berlokasi di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Bandara ini mulai beroperasi pada 1 Mei 2019 dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada 28 Agustus 2020. Dengan luas terminal sekitar 230.000 meter persegi, YIA memiliki kapasitas hingga 20 juta penumpang per tahun.Pubgkas:Ruly(Tyo)
Redaksi=terkininasional@gmail.com
