
Mustika Yogyakarta Resort & Spa | Sabtu, 22 November 2025 | 08.00–16.00 WIB
NASIONALTERKINI.COM.Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025 memasuki WEEK #4, yang akan digelar pada Sabtu, 22 November 2025, dan kembali membawa angin segar bagi dunia wellness di Yogyakarta. Mengusung tema “Natural Beauty, Family & Inner Child,” festival ini menghadirkan pengalaman yang memadukan keindahan alam, keharmonisan keluarga, serta perjalanan setiap individu untuk kembali merawat sisi terdalam dirinya.Kamis:20/11/2025

Dipimpin oleh GKR Bendara sebagai Chair Woman JCWF 2025, festival ini menekankan bahwa wellness bukan hanya tentang relaksasi, tetapi tentang bagaimana budaya, alam, dan manusia saling terhubung. Kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun menjadi fondasi penting dalam membangun kesejahteraan yang utuh—baik secara fisik, mental, maupun emosional.

Talkshow: Belajar Wellness dari Seni, Budaya, dan Alam
Dua talkshow utama menjadi magnet bagi peserta yang ingin memperluas pemahaman tentang wellness dari sudut pandang yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Talkshow I mengusung tema “Membangun Karakter Anak dengan Aktivitas Seni, Budaya, dan Alam.” Para narasumber menjelaskan bagaimana kegiatan sederhana seperti menari, melukis, hingga bermain di alam dapat membentuk kepekaan, keberanian, dan karakter anak.
Talkshow II, “Wellness Networking: Merangkai Pengalaman Wellness Berbasis Budaya,” mempertemukan berbagai praktisi dan akademisi. Mereka membahas pentingnya kolaborasi untuk menghadirkan ekosistem wellness yang inklusif—di mana masyarakat dapat belajar, terhubung, dan berkembang bersama.

Kedua sesi ini menghadirkan suasana dialog yang hangat dan inspiratif, memperkuat keyakinan bahwa wellness dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dekat dengan budaya kita sendiri.

Workshop: Wellness yang Bisa Diterapkan Setiap Hari
Rangkaian workshop menjadi ruang praktik yang paling ditunggu. Peserta dapat mencoba berbagai aktivitas seperti:
Head & hand massage untuk relaksasi cepat,
Tes kepribadian untuk mengenal diri lebih dalam,
Mindful brewing kopi & matcha yang mengajak peserta menyeduh dengan kesadaran penuh,

Workshop pengolahan sampah organik yang mengajarkan cara mengubah sisa dapur menjadi pupuk bermanfaat.
Program Mindful Brewing khususnya banyak menarik perhatian. Aktivitas menyeduh minuman—yang sering kita lakukan sehari-hari—dihadirkan sebagai momen untuk berhenti sejenak, bernapas, dan kembali hadir pada diri sendiri.
Sementara itu, workshop pengolahan sampah membawa pesan kuat bahwa wellness juga berarti menjaga bumi, karena kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan lingkungan.
Inner Child dan Kearifan Jawa
Tema Inner Child ditafsirkan melalui filosofi Jawa seperti mulih maring asal serta prinsip ngerti, ngrasa, nglakoni. Pesan yang diangkat: sebelum merawat dunia luar, seseorang perlu kembali menyapa ketenangan di dalam dirinya.
Pendekatan ini membuat JCWF WEEK #4 tidak hanya menjadi festival, tetapi juga ruang refleksi yang mengajak peserta memahami kembali siapa mereka, dari mana mereka berasal, dan apa yang mereka butuhkan untuk tumbuh.
Yogyakarta, Kota Wellness Berbasis Budaya
Dengan dukungan Yogyakarta Tourism Board dan para mitra, WEEK #4 semakin mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota yang mampu menghadirkan inovasi wellness berbasis budaya. Kolaborasi antara pakar, seniman, pendidik, dan komunitas menjadi kekuatan utama festival ini.
GKR Bendara menyampaikan Wellness adalah perjalanan kesadaran yang bertumpu pada hubungan harmonis antara manusia, budaya, dan alam.”
WEEK #4 menjadi wujud nyata dari pesan tersebut—hadir dengan program yang bersahabat, penuh makna, dan memberikan ruang bagi setiap orang untuk kembali terhubung dengan diri, keluarga, dan alam.Tutup:GKR Bendrara(Tyo)
