Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Kirab Budaya dan 160 Angkringan Gratis Meriahkan HUT ke-80 Sri Sultan HB X di Jantung Kota Yogyakarta Nasional
  • 33 Hotel di Indonesia Raih Penghargaan MICHELIN Keys, Bukti Pariwisata Naik Kelas Ekonomi
  • Festival Kuliner Tjap Legende Hadir di Sleman City Hall Sajikan Rasa Autentik Nusantara Daerah
  • Panen Padi Organik Sembada Merah Jadi Daya Tarik Agrowisata Sehat di Sleman Daerah
  • Wakil Bupati Sleman Resmikan Kandang Ayam Telur Sehat “Pandansari” Daerah
  • Patroli Kuda Polri Jadi Daya Tarik Wisatawan di Malioboro Daerah
  • Taman Pintar Sebagai Laboratorium Hidup“Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Nasional
  • Jogjavaganza Carnival Vol. 5 Hadir di Loman Park Hotel, Wadah Kreativitas HOTEL

JCWF 2025″Menghidupkan Kearifan Jawa sebagai Pengalaman Wellness yang Utuh”

Posted on November 2, 2025November 2, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada JCWF 2025″Menghidupkan Kearifan Jawa sebagai Pengalaman Wellness yang Utuh”

NASIONALTERKINI. Dari lembaran manuskrip kuno yang tersimpan rapi di keraton hingga rasa yang tersaji hangat di meja makan masa kini; dari liukan jemparingan yang hening hingga tembang mocopat yang meresap lembut ke relung batin—Jogja Culture Wellness Festival (JCWF) 2025 menghadirkan kembali kearifan Jawa sebagai pengalaman hidup yang utuh. Bukan sekadar festival, melainkan perjalanan pulang ke akar budaya untuk merawat tubuh, pikiran, dan jiwa.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya dengan tema “Local Wisdom for Wellness,” JCWF 2025 digelar sepanjang November di berbagai titik Yogyakarta. Festival ini menjadi ruang perjumpaan antara tradisi dan kesadaran baru; mempertemukan komunitas wellness, budayawan, seniman, pelaku pariwisata, hingga masyarakat yang rindu akan makna.

“Kami ingin menghadirkan kearifan lokal sebagai sumber kesejahteraan, bukan hanya bagi tubuh tapi juga bagi batin,” tutur Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara saat membuka festival di Mustika Yogyakarta Resort & Spa, Sabtu:01/11/2025

Putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X itu menegaskan, wellness tourism bukan sekadar fenomena global, namun jalan baru pariwisata berbasis nilai dan kesadaran.
“Jogja memiliki filosofi hidup yang menempatkan keseimbangan lahir dan batin sebagai inti kebahagiaan. Itu modal budaya yang tidak dimiliki semua tempat,” ujarnya.

Dari Naskah Kuno Menjadi Rasa yang Menghidupkan

Salah satu program paling menggugah adalah “Manuskrip to Table”—sebuah penjelajahan rasa yang menerjemahkan teks-teks tua Nusantara menjadi pengalaman kuliner. Naskah kuno tidak hanya dibaca atau dipajang; ia dihidupkan kembali melalui cita rasa, sehingga budaya tak berhenti sebagai warisan, tetapi menjadi kehadiran yang bisa dirasakan, dicicip, dan dinikmati.

Beberapa sajian merupakan rekonstruksi dari relief Candi Borobudur dan Prambanan, catatan serat kuno, serta resep tradisional Jawa yang hampir terlupakan:

  • Ikan beong dari perairan Kulon Progo,
  • Nasi jali yang tercatat dalam manuskrip klasik,
  • Aneka sambal dan racikan herbal yang disusun dari pengetahuan leluhur.

“Budaya bukan masa lalu yang diam. Ia hidup, bernafas, dan ingin kita alami hari ini,” ungkap GKR Bendara.

Wellness sebagai Pengalaman Budaya, Bukan Produk

Festival ini disusun sebagai laku dan perjalanan rasa. Setiap pekan mengangkat tema berbeda—Healthy Food, Healthy Living, Spiritual Wellness, hingga Inner Child Healing. Puncaknya, konser reflektif Punto Aji di Asram Jogja menjadi penutup dan ruang pelepasan batin, seolah menjadi titik pulang dari perjalanan jiwa selama sebulan penuh.

Peserta diajak keluar dari rutinitas dan kembali pada kearifan tubuh—melalui jemparingan, memanah tradisional yang mengandung filosofi olah rasa; hingga mocopat, nyanyian tembang Jawa yang dikemas sebagai meditasi untuk merawat kesadaran batin.

“Jawa telah lama menyimpan praktik wellness dalam tradisinya. Kita hanya perlu menyadari ulang bahwa akar keseimbangan itu ada dalam diri kita dan budaya kita sendiri,” tambah GKR Bendara.

Wellness sebagai Sebuah Laku Hidup

Selain program pengalaman, festival juga menghadirkan produk dan layanan berbasis wellness: jamu, aromaterapi, pangan organik, hingga seni penyembuhan tradisional. Namun esensi festival ini bukan pada transaksi, melainkan transformasi. Wellness bukan “tren” yang diikuti; ia adalah laku hidup.

Pasar wellness global memang bernilai besar, namun sifatnya mendalam, personal, dan intim. Tidak mengejar jumlah pengunjung, tetapi kualitas pengalaman dan keterhubungan—antara manusia, budaya, dan alam.

Karena itu, GKR Bendara menegaskan arah baru pariwisata Yogyakarta harus berbasis nilai, kedalaman, dan keberlanjutan.
“Jogja bisa menjadi laboratorium hidup bagi wellness berbasis budaya: tempat kita belajar bahwa kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian tumbuh dari keselarasan hidup.”(Tyo)

Nasional, Pariwisata, Seni Budaya

Navigasi pos

Previous Post: Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana Buka JCWF 2025 di Solo, GKR Bendara Resmikan Gelaran Perdana di Yogyakarta
Next Post: GKR Bendara Buka Resmi JCWF 2025 “Yogyakarta the City of Wellness”

Related Posts

  • Kompetisi Roket Air 2026 Labiaba Indonesia, Pelajar Jakarta hingga Bandung Barat Dominasi 6 Besar Nasional
  • Pesona Wastra dan Etika Berbusana Warnai Kolaborasi ERHA Ultimate dan Loman Park Hotel Fashion
  • Sayembara Karya Jurnalistik Sultan HB II Dibuka, Ajak Insan Pers Menapak Jejak Sang Raja Pejuang Nasional
  • Jogja Cultural Wellness Festival 2025 Dari Yogyakarta, Gerakan Kembali pada Keseimbangan Hidup Nasional
  • Langkah Cara Rizeqi Biar Kembali Bangkit Nasional
  • PT Garuda Mitra Sejati Gelar Buka Puasa Bersama 100 Awak Media Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Royal Darmo Malioboro Hotel Tawarkan Promo Spesial Ramadan dan Lebaran 2025 Daerah
  • GEMPAR Ramadhan, Pemkab Sleman Sambangi Lima Pasar Lewat Grebeg Takjil Daerah
  • Kartini Fest 2025: Meriahkan Hari Kartini dengan Lomba Fashion Show Fashion
  • Lirik, Lurik, Lerek Simfoni Wastra di Runway D’Lounge Fashion
  • Pastikan Program Penanggulangan Kemiskinan Tepat Sasaran, Pemkab Sleman Gelar Orientasi TPK Kalurahan dan Padukuhan Daerah
  • Siswa SMKN 3 Yogyakarta Antusias Sambut Hari Pertama Program Makanan Bergizi Gratis Daerah
  • Perempuan Harus Menjadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja Nasional
  • Gala Dinner JHW 2025 Jogja Jadi Tuan Rumah Board Meeting Internasional, Dihadiri Peserta dari 19 Negara Nasional

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme