NASIONALTERKINI. Malam pembukaan pameran lukisan Painting Explorer di Loman Park Hotel Jogja berlangsung hangat, meriah, dan sarat kejutan emosional yang menyentuh hati. Pameran yang digelar mulai 28 Juni hingga 20 September 2025 ini bukan sekadar ajang seni rupa biasa, tetapi juga merupakan wujud nyata komitmen Loman Park Hotel—yang berlokasi di Jl. Affandi, Jl. Kolombo, Gejayan, Sleman—dalam mendukung pelestarian seni dan budaya.

Dalam sambutannya, Handono S. Putro, Founder & Managing Director Loman Park Hotel, berbagi cerita inspiratif yang mencerminkan filosofi layanan hotelnya. Ia menceritakan sebuah momen spesial ketika tim hotel menyiapkan kejutan untuk tamu VIP asal luar negeri—seorang pelancong dunia yang jarang pulang ke rumah. Dengan penuh empati, mereka mencari dan mencetak foto istri dan anak sang tamu, lalu meletakkannya di kamar yang akan ditempati, disertai pesan mengharukan: “Aku merindukanmu di rumah.” Sang tamu pun terharu dan meneteskan air mata. “Di hotel manapun ia belum pernah mengalami pengalaman sepersonal itu,” ujar Handono bangga. “Kami percaya, pelayanan terbaik adalah yang mampu menyentuh hati.”Sabtu:28/06/2025 di Loman Park Hotel Yogyakarta

Suasana malam itu semakin istimewa karena sekaligus menjadi syukuran atas prestasi Deni, sang kurator pameran yang baru saja meraih penghargaan Silver Play Button dari YouTube. “Mas Deni ini bukan cuma pelukis, sekarang mulai nyanyi juga—luar biasa!” seloroh Handono, yang langsung disambut tawa hangat para tamu.

Acara juga dihadiri tokoh-tokoh penting dunia seni dan budaya Yogyakarta, seperti K.R.T. Dr. Sugiharto Soeleman, pendiri Jogja Gallery dan pegiat konservasi alam; serta Rain Rosidi, kurator independen dari ISI Yogyakarta yang menyampaikan orasi seni. Sebelumnya, pembukaan diawali dengan doa oleh Ustaz Taufik, menghadirkan suasana spiritual yang kental bertepatan dengan momen Tahun Baru Islam.

Loman Park Hotel telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat menginap. Ia menjadi ruang ekspresi seni dan budaya. “Setiap pagi saat sarapan, kami hadirkan pertunjukan tari Jawa kontemporer untuk tamu. Setiap akhir pekan juga ada kegiatan jemparingan (memanah tradisional Mataram) yang terbuka untuk umum,” ungkap Handono.

Painting Explorer merupakan pameran kedua dari lima agenda seni visual yang telah dirancang Loman Park Hotel. Selain karya lukisan, pameran ini juga menampilkan pendekatan teknologi digital sebagai medium edukasi dan berbagi pengetahuan seni secara interaktif dan inovatif.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan Painting Explorer. Semoga pameran ini disambut baik oleh masyarakat dan membawa keberkahan,” ujar Handono menutup sambutan, yang langsung disambut tepuk tangan para tamu.

Loman Park Hotel benar-benar menjelma sebagai oase kreatif di tengah kota budaya, menghadirkan seni dalam setiap langkah dan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan dalam setiap momen.Acara dbuka oleh:
K.R.T. Dr. Sugiharto Soeleman (Pendiri Jogja Gallery & Konservator Alam,dan Orasi Seni:
Rain Rosidi (Kurator Independen – ISI Yogyakarta) dan di hibur Live Music:
Radif Salim Gitaris Jemmiah Mesin Tua.Pungkas :Handono(Tyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *