Skip to content
Nasional Terkini

Nasional Terkini

Sajian Berita Terkini Dan Terpercaya

  • Uncategorized
    • Uncategorized
  • Daerah
  • Bisnis
  • Pariwisata
    • Umum
      • Checkout
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Seni Budaya
  • Liifestyle
  • Fashion
  • Kuliner
  • Uncategorized
  • Toggle search form
  • Jelang Nataru 2025–2026, BULOG DIY Jamin Ketersediaan Beras dan Harga Terkendali Bisnis
  • Menyatu Dalam Hening Menemukan Diri di Kaki Gunung Slamet Daerah
  • Pemkab Sleman Intensif Awasi Jajanan di Lapangan Pemda, Pastikan Bebas Bahan Berbahaya Daerah
  • PENUTUPAN JOGJA CULTURAL WELLNESS FESTIVAL (JCWF) 2025SAMBUTAN KETUA JCWF 2025 – GKR BENDARA Nasional
  • HABIS GELAP TERBITLAH TERANG Ingsun II: RUPA DATU by Ayu Ghia Sugandhi Tampil di Kartini Tanpa Batas 2025 Fashion
  • Presiden Prabowo Tekankan Profesionalisme dan Soliditas TNI–Polri dalam Rapim di Istana Negara Nasional
  • Ramada by Wyndham Yogyakarta Hadirkan Merapi Coffee & Lounge, Ruang Nongkrong Baru dengan Panorama Alam Bisnis
  • Lewat Lomba dan Pameran Foto, Disperindag Sleman Gaungkan Wajah Baru Pasar Godean Bisnis

Zulfa Faiz, Ibu Rumah Tangga yang Mewakili Suara Seni di ARTJOG 2025

Posted on Juni 21, 2025Juni 21, 2025 By adminterkini Tak ada komentar pada Zulfa Faiz, Ibu Rumah Tangga yang Mewakili Suara Seni di ARTJOG 2025

Foto: Zulfa Faiz “Dengan Karyanya di P.ameran ARTJOG 2025

ASIONALTERKINI. Yogyakarta – Di ruang-ruang kontemplatif Jogja National Museum, ARTJOG 2025 resmi dibuka—pameran seni tahunan yang menyentuh batin lewat karya visual. Tahun ini, ARTJOG mengangkat tema “Amalan”. Dalam dunia seni, amalan bisa berupa sikap, pilihan, atau cara seniman berhubungan dengan sekitarnya. Karya-karya di ARTJOG dipandang sebagai bentuk sumbangan bagi kehidupan bersama—bukan soal untung rugi, tapi soal memberi makna.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Zulfa Faiz, seorang ibu rumah tangga yang karyanya lolos kurasi dan tampil dalam pameran prestisius ini. Siapa sangka, karya yang ditampilkan berawal dari sesuatu yang sangat personal dan bahkan “tak sengaja.”
“Lukisan ini lahir 25 tahun lalu—polos, spontan. Tapi justru di sanalah awal perjalanan karya-karya saya dimulai.
— Zulfa Faiz, Jumat, 20 Juni 2025, di Pameran ARTJOG 2025 di Jogja National Museum

Zulfa Faiz

Dari lukisan inilah, Zulfa mulai merangkai sebuah narasi yang melingkar. Ia menyebut proses kreatifnya sebagai sebuah lingkaran penuh—kembali ke titik awal, namun dengan cara pandang yang telah ditempa oleh waktu dan pengalaman. Meski ia mengaku baru “beberapa bulan aktif” berkarya, seperti halnya hidup, kedalaman proses seringkali lebih bermakna dibanding panjangnya perjalanan.
Zulfa adalah salah satu murid Klinik Rupa Dokter Rudolfo, sebuah ruang belajar seni non-formal yang membuka jalan bagi mereka yang mencintai seni tanpa harus melalui jalur akademik. Di klinik ini, seni tidak dituntut menjadi profesi, melainkan dijalani sebagai panggilan batin.

“Yang paling nikmat justru ketika seni menjadi hobi yang hidup,“Banyak dari mereka datang dengan kecintaan pada gambar, tapi terbentur batas sosial atau ekonomi. Kami hanya menyediakan ruang untuk mereka tumbuh.”di klinik Dokter Rudolfo
ARTJOG kali ini menjadi panggung bagi karya-karya seni hasil proses panjang ujar Zulfa, Zulfa dulu pernah ikut pameran di Sarinah pada tahun 2022.ujar Hartanto, salah satu mentor di Klinik Rupa, menyebut proses pendampingan berlangsung lebih dari enam bulan dan melibatkan pembinaan teknis sekaligus spiritual.
“Kami tak hanya mengajarkan teknik menggambar, tapi juga mendampingi mereka dalam perjalanan menemukan diri lewat karya,” tuturnya.


Zulfa mulai belajar secara serius sejak 2019 di bawah bimbingan Pak Tanto. “Awalnya saya menggambar hanya karena senang. Tapi setelah masuk kelas, saya belajar teknik dasar, kesabaran, dan keberanian untuk menatap diri sendiri. Hasilnya ya ini—sebuah potret diri, sekaligus potret perjalanan,” katanya lirih.


Tema besar karya Zulfa tahun ini adalah self-portrait—bukan hanya lukisan wajah, melainkan cermin batin. Baginya, karya itu adalah pembuktian diam-diam: bahwa dirinya masih ada, masih berkarya, dan masih mencintai proses menjadi pelukis.

ARTJOG 2025 kembali menegaskan bahwa seni bukan milik segelintir elite, tetapi milik siapa saja yang jujur menyuarakan isi hati dan berani belajar dari luka. Ia tumbuh di banyak ruang—dalam dapur, di ruang tamu, di studio kecil yang sunyi—dan berbicara dengan bahasa yang pelan tapi menggugah.
Karena, seperti yang pernah dikatakan Nietzsche, “Kita punya seni agar kita tidak mati karena kebenaran.” Dan di Jogja, seni terus menemukan rumahnya—tahun demi tahun, karya demi karya, jiwa demi jiwa.Pungkas:Yulfa(Tyo)

Nasional, Seni Budaya, Umum

Navigasi pos

Previous Post: Pelukan Hangat untuk Lansia, Ditlantas Polda DIY Bawa Kebahagiaan ke Panti Wreda HANNA
Next Post: Zulfa Faiz, Ibu Rumah Tangga yang Mewakili Suara Seni di ARTJOG 2025

Related Posts

  • Pemkab Sleman Lepas 479 Atlet, Siap Berlaga di POPDA DIY 2026 Nasional
  • Jogja Fashion Week 2025: Mengusung Tema Berkelanjutan untuk Masa Depan Fashion Fashion
  • Syawalan & Temu Kangen ESPERO 82″SMP2 Yogyakarta Daerah
  • MYLYF by Aryakamala Tampilkan Enam Koleksi “Equilibrium” yang Romantis dan Filosofis di Modest Style Runway 2026 Fashion
  • Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas Nasional
  • Royal Darmo Malioboro Hadirkan Malam Nataru Bertema Hawaiian Night Party Kuliner

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Selly Sagita: Perhiasan Perak Bukan Sekadar Logam, tetapi Hasil Proses Panjang Bernilai Tinggi
  • Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A
  • Gelaran “Helai Masa: Bala Maharddhika Show”
  • JKP Jadi Instrumen Strategis Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025

Categories

  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Fashion
  • HOTEL
  • Kuliner
  • Liifestyle
  • Nasional
  • Olah Raga
  • OPINI PEMBACA
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Umum
  • Uncategorized
  • Wellness
  • Kirab Budaya dan 160 Angkringan Gratis Meriahkan HUT ke-80 Sri Sultan HB X di Jantung Kota Yogyakarta Nasional
  • Bukti Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A Nasional
  • Wyndham Garden Yogyakarta Luncurkan Program Triple Play Daerah
  • Siswa SMK Yogyakarta Siap Adu Kreativitas di Lomba Masak Menu Prancis Daerah
  • Langkah Cara Rizeqi Biar Kembali Bangkit Nasional
  • MYLYF by Aryakamala Tampilkan Enam Koleksi “Equilibrium” yang Romantis dan Filosofis di Modest Style Runway 2026 Fashion
  • HABIS GELAP TERBITLAH TERANG Ingsun II: RUPA DATU by Ayu Ghia Sugandhi Tampil di Kartini Tanpa Batas 2025 Fashion
  • Wujudkan Tertib Adminduk, Pemkot Yogya Luncurkan Mesin ADM di Rejowinangun Daerah

Copyright © 2026 Nasional Terkini.

Powered by PressBook News Dark theme