
NASIONALTERKINI.COM. Kehadiran Miss Universe Singapore 2026, Vion Tan, di Yogyakarta pada 30–31 Oktober 2026 membawa warna tersendiri. Tak sekadar menjalani kunjungan sebagai pemegang gelar kecantikan, perempuan muda ini juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih dekat dunia seni, fashion, budaya, sekaligus berbagi inspirasi dan kepedulian sosial.
Memiliki latar belakang keluarga Indonesia dan Singapura, Vion memandang kedua negara bukan sekadar bertetangga secara geografis, melainkan memiliki kedekatan budaya dan nilai kekeluargaan. Kunjungannya ke Yogyakarta menjadi ruang untuk mempererat hubungan tersebut melalui pertemuan, pembelajaran, dan pertukaran pengalaman.

Di balik penampilannya sebagai Miss Universe Singapore 2026, Vion memiliki perjalanan yang menarik. Ia menempuh pendidikan di bidang Real Estate Business, pernah berkecimpung di industri keuangan, serta memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan lingkungan, khususnya konservasi lebah dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya ekosistem.

Baginya, gelar kecantikan bukan hanya tentang penampilan dan kepercayaan diri di atas panggung. Lebih dari itu, sebuah platform dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan, menginspirasi perempuan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Mengenal Dunia Modeling Bersama Arby Vembria
Salah satu agenda menarik dalam kunjungan Vion di Yogyakarta adalah pertemuannya dengan Arby Vembria, model profesional sekaligus mentor modeling Indonesia.
Melalui Arby Vembria Modeling School, Vion mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi pembelajaran dan pengembangan kemampuan catwalk. Pertemuan ini menjadi pengalaman profesional yang mempertemukan dua sosok dari dunia modeling lintas negara.
Keterhubungan profesional Vion dan Arby juga terjalin melalui Upfront Models Singapore. Kolaborasi tersebut membuka ruang pertukaran pengalaman dan memperluas wawasan mengenai perkembangan industri modeling di Indonesia dan Singapura.
Bagi Vion, mengenal dunia modeling di Indonesia menjadi pengalaman tersendiri. Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam industri kreatif, termasuk fashion, seni, dan pengembangan talenta muda.
Pertemuan dengan Arby Vembria sekaligus memperlihatkan bahwa dunia modeling tidak berhenti pada kemampuan berjalan di atas runway. Disiplin, pembawaan diri, karakter, ekspresi, serta kemampuan membangun kepercayaan diri menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang model.
Dari Panggung Kecantikan Menuju Ruang Inspirasi

Pada Jumat (30/10/2026), Vion mengunjungi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, termasuk Fakultas Seni Rupa dan Desain serta Galeri R.J. Katamsi.


Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Vion untuk mengenal lebih dekat perkembangan seni dan kreativitas generasi muda Indonesia. Ia juga ingin berbagi motivasi mengenai keberanian memiliki mimpi besar, memulai langkah, dan menjalani proses untuk mencapai tujuan.
Menurut Vion, setiap orang memiliki perjalanan dan tantangan masing-masing. Karena itu, penting untuk terus belajar, berani mencoba, serta tidak kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri.
Ia berharap pertemuan dengan mahasiswa tidak sekadar menjadi agenda kunjungan, tetapi juga memberikan semangat bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membawa potensi mereka ke tingkat yang lebih luas.
Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Rumah Yatim
Tak hanya berkegiatan di lingkungan seni dan modeling, Vion juga menyempatkan diri mengunjungi Rumah Yatim Kaliurang pada Sabtu (31/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia berbagi kebahagiaan dengan anak-anak sekaligus memberikan bingkisan yang dibuatnya sendiri. Perhatian khusus Vion terhadap anak-anak menjadi salah satu alasan di balik kegiatan sosial tersebut.

Baginya, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Kehadiran, perhatian, kesediaan mendengarkan, dan berbagi kebahagiaan dapat menjadi hal sederhana yang memberikan kesan mendalam.
Vion ingin anak-anak tetap berani bermimpi dan percaya bahwa latar belakang kehidupan tidak menentukan batas masa depan mereka. Setiap anak memiliki potensi dan berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh serta berkembang.
Jatuh Hati pada Kekayaan Budaya Indonesia
Kunjungan ke Yogyakarta juga menjadi pengalaman bagi Vion untuk mengenal kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia lebih dekat.
Ia melihat Indonesia memiliki potensi besar melalui seni, tradisi, kuliner, pariwisata, hingga industri kreatif yang berkembang di berbagai daerah. Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang memperlihatkan kekayaan tersebut.
Ketertarikannya terhadap Indonesia juga hadir melalui pengalaman mengenal kuliner khas Nusantara, termasuk gudeg dan sayur lodeh, yang menjadi bagian dari kekayaan cita rasa Jawa.
Vion berharap hubungan masyarakat Singapura dan Indonesia dapat terus berkembang melalui pertukaran budaya, pariwisata, pendidikan, serta industri kreatif.
Dengan latar belakang keluarga Indonesia dan Singapura, ia membawa pesan bahwa perbedaan kewarganegaraan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk saling menghormati, mendukung, dan tumbuh bersama.
Kecantikan yang Memiliki Makna
Rangkaian kunjungan Vion Tan di Yogyakarta memperlihatkan sisi lain dari dunia pageant. Di balik mahkota dan panggung kecantikan, terdapat kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui pertemuan dengan Arby Vembria, kunjungan ke ISI Yogyakarta, hingga berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Rumah Yatim Kaliurang, Vion menunjukkan bahwa perjalanan seorang pemegang gelar kecantikan dapat diisi dengan berbagai pengalaman yang bermakna.
Pesan yang dibawanya sederhana, tetapi penting: perempuan harus percaya pada kemampuannya, generasi muda berani mengejar mimpi, anak-anak mendapatkan perhatian dan kesempatan, serta masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan sesama.
Pada akhirnya, kecantikan bukan hanya tentang bagaimana seseorang tampil di hadapan publik, tetapi juga bagaimana ia menggunakan kesempatan dan pengaruh yang dimiliki untuk memberikan inspirasi serta dampak positif bagi orang lain.
Catatan penyuntingan: Saya sengaja menonjolkan pertemuan dengan Arby Vembria agar sisi fashion dan modeling lebih terasa, tidak tenggelam oleh rangkaian kegiatan sosial. Berita ini juga tidak mengubah kunjungan menjadi sekadar profil Miss Universe, tetapi tetap memiliki nilai jurnalistik dan human interest.Pungkas:Vion(Tyo) Redaksi=
terkininasional@gmail.com
