
NASIONALTERKINI.COM, Sleman Bupati Sleman Harda Kiswaya membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Klidon, Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Selasa :13/10/2026
Program selama 30 hari hingga 11 November 2026 itu menyasar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas masyarakat.
TMMD kali ini mencakup pengecoran jalan sepanjang 315 meter, pembangunan talud sepanjang 540 meter, pemasangan paving blok halaman masjid seluas 285 meter persegi, serta rehabilitasi dua rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain pembangunan fisik, kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pencegahan stunting melalui optimalisasi peran pos pelayanan terpadu (posyandu) dan pos pembinaan terpadu (posbindu) penyakit tidak menular.
Harda mengatakan, TMMD merupakan bentuk kerja sama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan, terutama di wilayah pedesaan. Ia mengapresiasi keterlibatan Kodim 0732/Sleman dan berbagai unsur masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Harda, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaatnya bagi kehidupan warga. Ia berharap hasil program itu dapat memperkuat kemandirian kalurahan, termasuk dalam ketahanan pangan, aksesibilitas, dan kesehatan lingkungan.
“Selaras dengan semangat Sengkuyung, saya mengajak masyarakat memperkuat gotong royong dan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Harda.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Sukoharjo didukung anggaran Rp 525 juta. Dana tersebut bersumber dari APBD Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp 75 juta dan APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 450 juta.
Masyarakat turut memberikan dukungan melalui swadaya logistik senilai Rp 30 juta dan pengerahan tenaga sekitar 20 orang setiap hari. Sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK) TNI diterjunkan untuk bekerja bersama warga selama pelaksanaan program.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur desa dapat meningkatkan akses warga sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat kalurahan.Pungkas:Harda(Tyo)
Redaksi +
terkininasional@gmail.com
