
foto=Peserta Pelatihan Pemandu Wisata yang diselenggarakan DPD PUTRI (DIY)
NASIONALTERKINICOM. Peserta Pelatihan Pemandu Wisata yang diselenggarakan DPD Perkumpulan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti praktik lapangan di Gembira loka Zoo,Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pelatihan untuk mengasah kemampuan peserta dalam memandu wisatawan secara profesional melalui teknik interpretasi dan storytelling di destinasi wisata.

Pada sesi praktik lapangan, seluruh peserta diajak berkeliling kawasan Gembira Loka Zoo menggunakan kereta keliling. Selama perjalanan, peserta memperoleh pengalaman langsung memandu rombongan wisatawan, menyampaikan informasi secara komunikatif, membangun interaksi dengan pengunjung, serta mengenalkan koleksi satwa dan berbagai fasilitas yang dimiliki kebun binatang.

Asisten Manajer Departemen Pemasaran Gembira Loka Zoo, Yosi, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata, khususnya para pemandu wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.Ujarnya Kamis:09/07/2026 saat di temui di Gembira loka Zoo Jam:08.30wib

“Melalui pelatihan ini kami berharap kualitas pemandu wisata di berbagai destinasi wisata di Yogyakarta semakin meningkat. Kemampuan storytelling yang baik akan menjadi nilai tambah bagi wisatawan sekaligus memperkuat citra positif pariwisata Yogyakarta,” ujarnya.

Menurut Yosi, pemandu wisata memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kepada wisatawan. Oleh karena itu, setiap pemandu perlu memiliki kompetensi yang baik agar informasi yang disampaikan tidak hanya akurat, tetapi juga menarik, mudah dipahami, serta mampu memberikan pengalaman wisata yang berkesan.

“Kami berharap setiap destinasi wisata memiliki standar pelayanan dan kompetensi pemandu wisata yang baik. Hal tersebut akan memberikan manfaat bagi wisatawan: Paparnya.

Selama praktik lapangan, peserta dipandu oleh Farahdhila, Staf Edukasi Gembira Loka Zoo, yang memberikan contoh langsung teknik storytelling di setiap zona satwa. Ia menjelaskan berbagai koleksi satwa, karakteristiknya, hingga kisah-kisah menarik yang dapat disampaikan kepada wisatawan agar penyampaian informasi menjadi lebih hidup dan mudah diingat.
Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai koleksi satwa lainnya, seperti orangutan Kalimantan, harimau Sumatra, anjing liar Afrika (African wild dog), rubah merah, serta beragam koleksi burung.
Di Zona Reptil, Farahdhila memperkenalkan koleksi buaya muara, Keberadaan satwa berusia lebih dari satu abad tersebut menjadi salah satu materi storytelling yang menarik untuk disampaikan kepada wisatawan.
Selain mengenalkan koleksi satwa, peserta juga mempelajari jalur kunjungan wisata, lokasi fasilitas umum, area kuliner, serta berbagai titik favorit pengunjung. Materi tersebut dinilai penting agar seorang pemandu wisata mampu memberikan informasi secara lengkap sekaligus membantu wisatawan menikmati pengalaman berkunjung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.
Melalui praktik lapangan ini, peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara di depan wisatawan, tetapi juga mengasah keterampilan menyampaikan informasi secara komunikatif, akurat, dan menarik. DPD PUTRI DIY berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemandu wisata yang profesional, memiliki kompetensi sesuai standar industri, serta mampu memberikan pengalaman wisata yang berkualitas sehingga semakin memperkuat daya saing pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta.Tutup:Farah(Tyo)
Redaksi=
terkininasional@gmail.com
