
NASIONALTEKINI. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, resmi mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat Kapanewon pada Senin:17/11/2025 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman Yogyakarta
Sebanyak 86 anggota FKDM dikukuhkan dan langsung mengikuti seminar kewaspadaan dini bersama para pemangku kepentingan.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kabag Operasional Polresta Sleman Kompol Masnoto, serta Kasdim Kodim 0732/Sleman Mayor CKE. Hermanto, Hadir pula para Panewu, Kapolsek, dan Danramil se-Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Danang menyampaikan apresiasi kepada FKDM serta para tokoh masyarakat yang selama ini menjadi penjaga harmoni di wilayahnya. Ia menegaskan pentingnya forum kewaspadaan dini sebagai ruang untuk merawat keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat. Danang juga mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai Pancasila harus senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Saya berharap masyarakat Sleman dapat terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga pembangunan dapat berlangsung dengan baik di Kabupaten Sleman,” ujar Danang.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa FKDM harus mampu menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan keamanan—mulai dari konflik sosial, bencana, hingga kerawanan lain yang dapat berkembang menjadi persoalan besar jika tidak diantisipasi.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri, melaporkan bahwa pengukuhan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan peran aktif tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan dini. Ia menegaskan bahwa stabilitas wilayah hanya dapat terjaga ketika seluruh unsur bekerja bersama.
“Tujuan dari pengukuhan FKDM dan seminar ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya keamanan sekaligus memperkuat stabilitas wilayah di Sleman,” jelasnya.
