Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Room to Read dan Ashoka Mengajak Anak-anak Menjadi Pembaharu Melalui 12 Buku Cerita Bergambar

Room to Read dan Ashoka Mengajak Anak-anak Menjadi Pembaharu Melalui 12 Buku Cerita Bergambar

JOGJABERITA– Dua belas buku cerita bergambar Becoming a Changemaker: Menjadi Penggerak Perubahan akan diluncurkan Minggu (13/11) oleh tiga penerbit mayor dalam rangkaian acara Indonesia International Book Fair di Jakarta. 

Menurut OECD (Organization of Economic Co-operation and Development), perubahan cepat yang terjadi sekarang mengharuskan kita menyiapkan anak-anak yang mampu menghadapi perubahan. 


Mereka harus memecahkan masalah yang bahkan sekarang belum ada, menggunakan teknologi dan cara yang sekarang belum ditemukan.

Urgensi ini yang mendorong Ashoka untuk membangun gerakan Everyone a Changemaker: Semua Bisa Jadi Pembaharu. 


“Membaca sejak dini amat penting bagi kecintaan anak-anak terhadap pengetahuan dan literasi. Selain itu, kita juga harus membuka realitas dunia yang penuh masalah kepada anak-anak sambil mengajak mereka untuk tidak takut masalah, bahkan mampu menciptakan perubahan yang berguna bagi komunitasnya,” papar Nani Zulminarni, Direktur Ashoka Asia Tenggara yang kisahnya juga diangkat dalam salah satu buku di serial Becoming a Changemaker.


Nani Zulminarni menjelaskan  Changemaking; keterampilan menggerakkan perubahan menumbuhkan beragam keterampilan abad 21, seperti kolaborasi, fleksibilitas, kepemimpinan, mencetuskan inisiatif, kreativitas, dan banyak lagi. 

Buku-buku serial Becoming a Changemaker ini ditulis dalam genre nonfiksi naratif, yaitu kisah nyata yang dilukiskan dengan kaidah-kaidah cerita fiksi; dengan menggunakan penokohan, plot dan beragam elemen cerita, sehingga kisah-kisah ini menjadi seru dan menarik. 

Joel Bacha, Global Project Director Room to Read menegaskan komitmen Room to Read dalam memajukan gerakan literasi di dunia, untuk menumbuhkan minat baca dan keterampilan literasi pada anak-anak, maka tugas kita yang pertama adalah memberikan buku-buku bacaan yang menarik dan imajinatif, sehingga anak-anak suka membaca. 


Room to Read berkomitmen mendukung para penulis, ilustrator, dan penerbit buku anak di Indonesia agar terus mendapat tempat di hati anak-anak.

Di antara berbagai tokoh pembaharu yang diangkat dalam serial buku-buku ini, ada Butet Manurung, penggerak sekolah bagi anak-anak rimba; Tri Mumpuni, penggerak diciptakannya sumber energi terbarukan di desa-desa melalui mikro-hidro; Nani Zulminarni, penggerak gerakan perempuan kepala keluarga; Nabila Ishma, penggerak gerakan inklusi dan terciptanya ruang kreatif di sekolah untuk semua anak; serta banyak lagi para pembaharu muda dan dewasa dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Itrin yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.


“Buku-buku serial Becoming a Changemaker ini dapat dibeli di toko buku, diakses oleh sekolah dengan menggunakan dana BOS dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta dapat diakses secara gratis melalui pelantar digital www.literacycloud.org,”ujarnya. (ong/red)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *