Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemkot Yogya Siapkan Kantong Parkir, Imbau Tak Ada Lagi Parkir Nuthuk

JOGJABERITA

JOGJABERITA– Pemkot Yogya menyiapkan sejumlah kantong-kantong parkir untuk menampung kebutuhan parkir selama libur lebaran. Tak hanya pemerintah, kantong parkir juga turut disiapkan oleh pihak swasta.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Yogya Harry Purwanto menyebutkan ada 7 titik kantong parkir milik pemerintah. Diantaranya kantong parkir Senopati, Ngabean, dan Abu Bakar Ali. Ada juga di selatan Pasar Beringharjo, kantong parkir Malioboro III di Jalan Ketandan Wetan, dan di kantong parkir Beskalan.

“Seluruhnya mampu menampung 684 mobil dan 3.282 motor,” kata Harry saat jumpa pers di Balai Kota Yogya, Jumat (14/4).

Sementara untuk parkir swasta atau mandiri tersebar di 6 titik. Diantaranya di parkir Gembiraloka Jalan Veteran dan Jalan Kebun Raya.

Ada juga di kantong parkir Spraga di Jalan Ahmad Dahlan, sebelah utara Hotel Cavinton, sebelah utara dan selatan Hotel Grand Zuri, serta Malioboro Mall Jalan Mataram.

“Untuk parkir swasta total mampu menampung 45 bus, 824 mobil, dan 150 motor,” tambahnya.

Kapolresta Yogya Kombes Pol Saiful Anwar berharap tak ada lagi aduan masyarakat terkait parkir nuthuk. Dia mengimbau pengelola parkir swasta untuk mematuhi aturan.

Saiful juga meminta pengelola parkir untik memasang banner terkait tarif parkir. Tarif minimal parkir motor ditetapkan Rp 2 ribu. Sementara mobil Rp 5 ribu.

Pengelola parkir swasta diperkenankan untuk menaikkan harga parkir. Namun, maksimal hanya 5x dari harga yang telah ditentukan.

“Batas maksimal 5x dan itu kami harapkan pada petugas parkir khususnya swasta atau yang mandiri yang dikelola masyarakat tolong betul-betul dipatuhi.

Bagi masyarakat yg mungkin dikenakan parkir melebihi itu silahkan bisa melaporkan. Akan kami tindak tegas karena akan mempengaruhi citra Yogya,” ungkapnya. (isa)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *