Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pelaku Gunakan Bom Molotov hingga Alat Setrum

JOGJABERITA

JOGJABERITA– Terduga pelaku yang diamankan karena menyerang kantor jasa kurir di Mertoyudan, ternyata merupakan mantan karyawan. Dia diketahui sudah keluar dari kantor JNE sejak satu tahun yang lalu. Saat ini, terduga pelaku tengah dimintai keterangan di Polsek Mertoyudan.

Kapolsek Mertoyudan AKP Winadi menjelaskan, sekitar pukul 12.30, terjadi ancaman karyawan jasa kurir. Terduga pelaku masuk ke kantor dan mengancam seluruh karyawan di sana. “Lalu, nyetrum pakai alat. Karyawan juga sempat teriak dan yang bersangkutan menyalakan bom molotov,” paparnya.

Berdasarkan keterangan dari perwakilan JNE, kata dia, motif sementara terduga pelaku yakni sakit hati. Dia menyebut, satu tahun lalu, terduga pelaku mengundurkan diri. “Karena diinformasikan sakit hati, akhirnya melakukan teror itu,” imbuhnya.

Bom molotov tersebut, lanjut dia, ada beberapa jenis dengan berbagai ukuran. Kemudian, sempat dilempar di lantai kantor. Namun, hanya beberapa bom yang meledak. Dia menyebut, tidak ada barang yang rusak saat kejadian tersebut.

Polisi masih mendalami kasus tersebut. Termasuk motif sebenarnya dari terduga pelaku. Selain itu, beberapa barang bukti seperti pecahan botol bom molotov, kendaraan, hingga alat setrum. Polisi juga masih menunggu hasil dari Tim inafis Polresta Magelang. (eti/wer)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *