Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pedagang Malioboro yang Nuthuk Harga Saat Libur Lebaran Siap-Siap Dapat Sanksi

JOGJABERITA

JOGJABERITA– Pemkot Yogya memastikan tak ada lagi pedagang-pedagang di Malioboro yang nuthuk harga saat momen libur lebaran. Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro Ekwanto menyebut pihaknya turut melakukan sidak dan pemantauan.

Terkait harga yang dipatok oleh para pedagang di Teras Malioboro. Ini juga termasuk mengecek kelengkapan lainnya, seperti ketersediaan daftar menu. Sehingga nantinya para pengunjung bisa mendapatkan kepastian terkait harga.

“Setiap di meja harus ada menu dari makanan tersebut. Jangan sampai pengunjung yang ingin menikmati Malioboro agak takut dan sebagainya,” kata Ekwanto, Sabtu (22/4).

Dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir membelanjakan uangnya di kawasan Malioboro. Apalagi, ramainya kunjungan wisatawan ini juga merupakan angin segar bagi para pedagang usai dihantam pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro akan melakukan verifikasi dan memastikan tak ada pedagang yang memberi harga nuthuk.

Bahkan, Ekwanto tak segan memberi sanksi berupa penutupan lapak jika nantinya ditemui adanya pedagang yang aji mumpung menaikkan harga dagangannya.

“Resiko nuthuk akan saya tutup nanti. Sanksinya agak berat. Jadi mudah-mudahan teman-teman saling mengingatkan satu sama lain,” ujarnya. (iin/eri)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *