Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Mirror Mirror On The Wall Art Exhibition By Bunga Jeruk& Camelia Mitasari Hasibuan

oplus_1024

NASIONALTERKINI.Duet seniman muda Bunga Jeruk & Camelia Miyasari Hasibuan Pameran bersama di Artotel Suites Bianti.Acara pembukaan pameran Rabu 26/06/2024 Jam 13.39wib. di Artotel Suites Bianti di Jln Urip Sumoharjo No:37 Klitren Gondokusuman Yogyakarta.

Seniman yang satu ini Bunga Jeruk seniman lukis kontemporer yang lahir pada tahun 1972. lulus dari Fakultas Seni Rupa & Desain ISI Yogyakarta pada tahun 1996. Karya-karyanya terkenal dengan warna-warna yang cerah, ceria, dan sering terlihat kekanak-kanakan. Inspirasi Bunga banyak berasal dari pengalaman pribadinya saat masih anak-anak, isu gender, serta kritik sosial.tututnya

Karya Bunga Jeruk tidak terbatas pada lukisan di atas kanvas atau kertas, tetapi juga mencakup media alternatif seperti kayu, kain satin, besi, dan seni instalasi. Dalam penggunaan cat, ia sering menggunakan cat minyak dan cat air. Beberapa lukisan terkenal karyanya adalah “Si Pandai Memasak” (1999), “Menonton Sultan” (1996), dan “Pernah Menjadi Anak-Anak” (2004).Bunga Jeruk telah memamerkan karyanya di berbagai negara seperti Australia, Jerman, Singapura, Cina, Rusia, dan Jepang.Papar;Bunga Jeruk.

Sementara seniman lukis muda Camelia Mitasari Hasibuan yang akrap di panggil Camelia ini lahir di Gunung Kidul pada tahun 1993. Ia menempuh pendidikan Seni Rupa di SMSR sebelum melanjutkan pendidikan di ISI Yogyakarta dan lulus pada tahun 2011. Mita berasal dari keluarga seniman, di mana ayahnya adalah seorang pelukis aliran surealisme yang lulus dari ASRI Yogyakarta pada tahun 1985.

Aliran surealisme menjadi ciri khas karya Camelia yang banyak ia pelajari dari sang ayah. Tema-tema yang sering muncul dalam karyanya meliputi alam, lingkungan, flora, dan fauna. Cat minyak adalah medium utama yang ia gunakan dalam proses kreatifnya. Melalui lukisannya, Mita berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan peduli terhadap kelestarian alam.

Camelia telah menerima beberapa penghargaan, di antaranya Gold Winner dalam kategori Emerging Artist dalam UOB Painting of The Year 2013 dan Best Work dalam Basoeki Abdullah Art Award pada tahun 2013. Pada tahun 2017, Mita menjadi seniman termuda yang lolos seleksi dalam Beijing International Art Biennale dan memamerkan karyanya di sana. Baru-baru ini, ia diundang dalam program RESIDENCE D’ARTIST yang diselenggarakan oleh Life School, sebuah sekolah antar-budaya Prancis di Jakarta. Kini, Camelia masih aktif berpartisipasi dalam pameran baik di dalam maupun luar negeri.Pungkas .Camelia (Tyo)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *