Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Libur Panjang Isra’ Mi’raj dan Imlek, Daop 6 Siapkan 25 Perjalanan KA

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menuturkan Daop 6 Yogyakarta siap melayani masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang peringatan Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh tanggal 8 Februari dan Tahun baru Imlek yang jatuh tanggal 10 Februari.

NASIONALTERKINI– Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menuturkan Daop 6 Yogyakarta siap melayani masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang peringatan Hari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh tanggal 8 Februari dan Tahun baru Imlek yang jatuh tanggal 10 Februari.

Pada periode 7 hingga 11 Februari, Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 25 perjalanan KA jarak jauh reguler keberangkatan awal dari stasiun di wilayah Daop 6 dengan total tempat duduk sebanyak 85.788 tempat duduk atau rata-rata 14.298 tempat duduk per hari.

Masyarakat dapat melakukan pengecekan ketersediaan tiket dan pemesanan tiket KA melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel pemesanan tiket KA resmi lainnya.

“Daop 6 mengimbau calon pelanggan agar merencanakan perjalanannya dengan baik pada masa libur panjang ini. Tentukan tanggal perjalanan dengan sebaik mungkin karena penjualan berlangsung cepat di masa peak season seperti sekarang ini,”katanya melalui keterangan tertulis Selasa (6/2).

Krisbiyantoro menjelaskan jika tiket pada tanggal yang diinginkan sudah habis, calon pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Adapun kota tujuan favorit masyarakat pada libur panjang ini adalah Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang, Madiun, Surabaya, dan Malang. Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai KA keberangkatan awal dari stasiun Daop 6 seperti Lodaya, Sancaka, Mataram, Progo, Gajahwong, Bengawan, Bogowonto, dan lainnya.

“Daop 6 juga mengimbau kepada pelanggan untuk membawa barang secukupnya mengingat pada peak season stasiun akan lebih padat. Selain karena faktor keselamatan dan kenyamanan, membawa barang yang melebihi batas ketentuan juga akan dikenakan tarif tambahan,”katanya. (edu/dfy)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *