Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kondisi Geopolitik Timur Tengah Memanas, Panglima TNI:TNI AU Dapat Bersikap Adaptif

Kondisi Geopolitik di Timur Tengah Memanas, Panglima TNI:TNI AU Dapat Bersikap Adaptif

oppo_0

NASIONALTERKINI– Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menuturkan, TNI Angkatan Udara sebagai pengawal dirgantara nasional hendaknya dapat bersikap adaptif. Kita ketahui bersama bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah saat ini tengah memanas. Sedangkan pada tataran regional, Laut China Selatan hingga saat ini masih memiliki konflik yang belum dapat diselesaikan hingga tuntas.

“Kondisi global dan regional ini secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan dampak pada negara kita. Karenanya TNI Angkatan Udara hendaknya dapat bersikap adaptif,” tuturnya usai memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Udara (AU) Ke-78 di Lapangan Ksatrian Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU) Adisutjipto Yogyakarta, Senin (22/4).

Agus menuturkan, sikap adaptif terhadap segala perkembangan lingkungan strategis yang perlu dilakukan TNI AU, termasuk juga pada bidang teknologi, demi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai implementasi dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis, TNI AU secara bertahap telah meningkatkan kemampuan alutsista.

Beberapa contoh peningkatan ini ialah dengan diakuisisinya sejumlah alutsista modern, antara lain: Pesawat Tempur Rafale, Pesawat Angkut C-130 J Super Hercules, Helikopter H 225 M Caracal, Pesawat Terbang Tanpa Awak Anka, Radar GM 403, Rudal Nassam dan persenjataan lainnya. Selain itu, dilakukan pula program upgrade Falcon Star e-MLU pesawat F-16 dan modernisasi pesawat C-130 H Hercules.

“Saya berharap peningkatan kemampuan alutsista ini menjadikan TNI Angkatan Udara tidak hanya lebih unggul, melainkan juga lebih disegani di kawasan. Dan modernisasi alutsista yang sudah berjalan, diharapkan dapat menjadi titik tolak TNI Angkatan Udara untuk mematangkan konsep Postur dan Renstra 2025-2044, sebagai bekal pertahanan matra udara menuju Indonesia emas 2045,” imbuhnya.

Untuk lingkup nasional, Agus juga mengungkapkan harapannya agar TNI Angkatan Udara yang menjadi bagian dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat, dapat mengedepankan faktor humanis untuk membantu kesulitan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan kemanusiaan. Dan pada momentum peringatan HUT ke-78 TNI Angkatan Udara ini, Agus menegaskan agar semua prajurit TNI, termasuk Angkatan Udara dapat bekerja dengan niat ibadah, loyal, tulus dan ikhlas.

“Wujudkan TNI yang PRIMA dan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis). Pertahankan tingkat kesiapan operasi dan kemampuan pemeliharaan seluruh alutsista dengan tetap mengedepankan budaya safety. Serta lakukan terobosan-terobosan yang inovatif dan kreatif sesuai dengan marwah TNI Angkatan Udara yang sarat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi,” paparnya. (eng/cyu)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *