Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Hewan Ternak Sudah Divaksin , Warga Kalinongko Kidul Tak Lagi Khawatir

Basuki Salah satu Warga Dusun Kalinongko Kidul Kapanewon Prambanan Sleman mengatakan Menyusul kemunculan kasus Antraks, berharap sosialisasi maupun edukasi tentang penyakit hewan ternak kembali digiatkan seperti pemberian vaksin maupun pengobatan dan vitamin ke hewan ternak ruminansia. "Terjadinya kasus Antraks menjadi pengalaman tersendiri untuk lebih berhati-hati. Saya berharap agar sosialisasi ataupun edukasi tentang penyakit hewan ternak ruminansia termasuk dampak yang ditimbulkan untuk kembali digiatkan,"ucapnya Sabtu Basuki menambahkan Sementara itu untuk vaksin sudah dilakukan oueh petugas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman. Vaksin tersebut dilakukan setelah diketahui beberapa hewan ternak ruminansia milik warga mati secara beruntun.Adapun kegiatan vaksin dilakukan dengan cara disuntikkan ke bagian tubuh dua jenis hewan ruminansia baik sapi maupun kambing. Sementara untuk aktifitas di kandang warga merawat hewan ternak seperti biasa tanpa ada rasa khawatir. "Saya merasa sudah tidak khawatir untuk merawat satu ekor kambing jenis peranakan kambing etawa mulai dari memberi pakan dan minum, sementara untuk hewan ternak ruminansia berupa sapi milik orang tuanya juga sudah dilakukan pemeliharaan seperti biasanya,"katanya.

NASIONALTERKINI– Basuki Salah satu Warga Dusun Kalinongko Kidul Kapanewon Prambanan Sleman mengatakan Menyusul kemunculan kasus Antraks, berharap sosialisasi maupun edukasi tentang penyakit hewan ternak kembali digiatkan seperti pemberian vaksin maupun pengobatan dan vitamin ke hewan ternak ruminansia.

“Terjadinya kasus Antraks menjadi pengalaman tersendiri untuk lebih berhati-hati. Saya berharap agar sosialisasi ataupun edukasi tentang penyakit hewan ternak ruminansia termasuk dampak yang ditimbulkan untuk kembali digiatkan,”ucapnya Sabtu  (16/3).

Basuki menambahkan Sementara itu untuk vaksin sudah dilakukan oleh petugas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman. Vaksin tersebut dilakukan setelah diketahui beberapa hewan ternak ruminansia milik warga mati secara beruntun.

Adapun kegiatan vaksin dilakukan dengan cara disuntikkan ke bagian  tubuh dua jenis hewan ruminansia baik sapi maupun kambing. Sementara untuk aktifitas di kandang warga merawat hewan ternak seperti biasa  tanpa ada rasa khawatir.

“Saya merasa sudah tidak khawatir untuk merawat satu ekor kambing jenis peranakan kambing etawa mulai dari memberi pakan dan minum, sementara untuk hewan ternak ruminansia berupa sapi milik orang tuanya juga sudah dilakukan pemeliharaan seperti biasanya,”katanya. (wes/edt)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *