Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Desak Perlindungan Monyet jadi Satwa Dilindungi Koalisi Primates Fightback Gelar Aksi Teatrikal

Desak Perlindungan Monyet jadi Satwa Dilindungi Koalisi Primates Fightback Gelar Aksi Teatrikal

JOGJABERITA – Organisasi peduli satwa monyet Koalisi Primates Fightback menggelar aksi teatrikal di Tugu Golong Gilig, Selasa (31/1). Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian monyet. Sekaligus menjadi desakan kepada pemerintah untuk menetapkan monyet sebagai satwa dilindungi.

Ketua Aksi Peduli Monyet Angelina Pane menyebut aksi teatrikal pantomim menggambarkan kerusakan habitat monyet di wilayah Gunungkidul. Ada perumpamaan ekskavator yang menghancurkan tempat hidup satwa monyet.


“Mereka tidak punya habitat dan makanan yang memadai. Pemerintah harus mengambil tindakan yang tidak mengeksploitasi atau menindas satwa liar,” kata Angelina ditemui di Tugu Golong Gilig, Selasa (31/1).

Dia mendesak pemerintah untuk turut memberi perhatian pada satwa monyet. Ini mengingat International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menjadikan dua jenis monyet berstatus in danger atau terancam punah.

Status ini terus dinaikkan beberapa dekade terakhir. Menurutnya, ini menjadi hal yang aneh ketika Indonesia justru tak membuat aturan hukum untuk melindungi satwa monyet.


“Kami telah menyampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar untuk menganggap serius hal ini dan tuntutan kami dipenuhi untuk menetapkan monyet sebagai satwa dilindungi,” ungkapnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah menjadi satu langkah positif dalam penghentian eksploitasi dan penindasan.”Apa kita tidak malu sebagai bangsa yang punya kekayaan alam satwa liat melimpah, justru membiarkan kepunahan dari spesies ini. Apa pemerintah akan tetap tutup mata,” ungkapnya. (eni/evi)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *